facebook

Cinta Laut, LPDP Lakukan Transplantasi Karang dan Pemberdayaan Masyarakat di Kepulauan Seribu

Fabiola Febrinastri | Iman Firmansyah
Cinta Laut, LPDP Lakukan Transplantasi Karang dan Pemberdayaan Masyarakat di Kepulauan Seribu
LPDB melakukan transplantasi koral sebagai upaya mewujudkan cinta lingkungan laut. (Dok: LPDP)

Ada juga webinar bertema Penanggulangan Sampah Laut, yang dilakukan 21 Mei 2022.

Suara.com - Sebagai upaya untuk mewujudkan kecintaan terhadap lingkungan laut yang mencakup hampir wilayah Indonesia, peserta Persiapan Keberangkatan (PK) angkatan 181 Bhumi Amerta dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) mengadakan proyek sosial bertajuk "Kebun Laut Lestari untuk Keberlanjutan Kehidupan".

Kegiatan yang dilakukan adalah pemberdayaan masyarakat dan penananaman koral, pada 14–15 Mei 2022, di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. Pada 14 Mei 2022, kegiatan yang dilaksanakan berupa workshop dan pelatihan peningkatan kapasitas masyarakat melalui komunitas di Kepulauan Seribu.

Workshop dan pelatihan ini meliputi pelatihan Bahasa Inggris untuk pariwisata; workshop manajemen organisasi, literasi dan pengelolaan keuangan, serta workshop digital marketing berbasis smartphone, yang ditujukan kepada Smiling Coral Indonesia (SCI) bersama 7 kelompok masyarakat yang bergerak di bidang lingkungan hidup kelautan.

Pada Minggu, 15 Mei 2022, kegiatan dilanjutkan dengan transplantasi karang dan pembersihan sampah di area pantai dan laut sekitar Pulau Pramuka. Menurut BPS pada 2021, tingkat kerusakan terumbu karang di DKI Jakarta mencapai 40,88%.

Selain itu, ada juga webinar bertema Penanggulangan Sampah Laut, yang dilakukan 21 Mei 2022. 

Proyek sosial ini dihadiri  27 orang perwakilan Angkatan 181 dan 18 orang tim LPDP. Kegiatan dihadiri dan dibuka langsung secara luring oleh Direktur Investasi LPDP, Muhammad Oriza.

"Tema keberlanjutan yang diangkat LPDP PK181 selaras dengan target Indonesia bebas emisi karbon di 2060. Sebuah tantangan yang tidak mudah karena untuk menjaga terumbu karang saja harus sistematis dan berkelanjutan," ujarnya.

PK Angkatan 181 Bhumi Amerta juga akan melaksanakan webinar tentang Penanggulangan Sampah Laut, yang rencananya akan diselenggarakan di awal Juni 2022. Acara ini akan menghadirkan Divers Clean Action (DCA), peneliti, dan pelaku usaha.

DCA merupakan organisasi masyarakat sipil kepemudaan yang aktif dalam membersihkan sampah laut, sekaligus meriset sampahnya sebagai database sampah laut nasional. Adapun peneliti berasal dari bidang sampah laut dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.

Sementara, pelaku usaha yang akan menjadi narasumber adalah CEO PT Mallsampah. Webinar ini ditargetkan dapat menggaet 300 orang, baik dari dari Awardee PK-181 LPDP, pemerhati isu lingkungan laut, dan masyarakat umum.