Kampanye Adopsi Hutan untuk Kurangi Emisi Karbon Hingga 400.000 Ton

Vania Rossa | Suara.com

Jum'at, 01 Juli 2022 | 13:54 WIB
Kampanye Adopsi Hutan untuk Kurangi Emisi Karbon Hingga 400.000 Ton
Konservasi Hutan di Bengkulu. (Uniqlo)

Suara.com - Sebagai bagian dari tujuan target keberlanjutan dan rencana aksi perusahaan dalam mengurangi emisi CO2 sebesar 20% pada tahun 2030 dan nol bersih pada tahun 2050 melalui konservasi hutan, perusahaan ritel global asal Jepang, UNIQLO Indonesia bekerja sama dengan Hutan Itu Indonesia (HII) dan KKI Warsi mengkampanyekan konservasi hutan melalui program “Adopsi Hutan”.

Tujuan proyek ini adalah untuk memelihara dan melestarikan pohon-pohon yang ada, yang mencakup 1,000 ha di hutan Lemo Nakai, Bengkulu, Sumatera Bagian Selatan.

Melalui kerjasama ini, UNIQLO Indonesia dapat berkontribusi membantu Pemerintah Indonesia dalam mengurangi emisi CO2 dengan mempertahankan cadangan karbon yang tersimpan di hutan Lemo Nakai yang diperkirakan sebanyak 400,000 ton CO2.

“Sangat penting untuk melestarikan hutan lindung untuk mengurangi krisis iklim. Sejalan dengan tujuan yang ditetapkan Perjanjian Paris tentang Perubahan Iklim untuk pengurangan emisi gas rumah kaca pada tahun 2050, ini adalah upaya lanjutan Fast Retailing untuk mengurangi pelepasan gas rumah kaca oleh toko-toko kami, di seluruh rantai pasokan, dan dalam penggunaan produk kami,” ujar Yugo Shima, Co-Chief Operating Officer PT Fast Retailing Indonesia, mengutip siaran pers resmi.

Hutan Itu Indonesia (HII) adalah organisasi non pemerintah yang secara aktif melakukan kampanye untuk meningkatkan kesadaran generasi muda akan hutan Indonesia, dengan mengangkat kekayaan dan peran hutan.
Sedangkan KKI Warsi merupakan lembaga swadaya masyarakat yang berfokus pada pelestarian sumber daya alam serta memastikan pengelolaan yang berkelanjutan.

Keduanya dipilih sebagai mitra UNIQLO dalam proyek ini karena kredibilitas dan rekam jejak mereka dalam menggalang berbagai aktivitas konservasi hutan di Indonesia.

HII dikenal sebagai juru kampanye konservasi hutan terkemuka dengan saluran hubungan yang kuat dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, dikombinasikan dengan KKI Warsi dan pengalamannya sebagai mitra konservasi dalam melaksanakan program pengurangan emisi karbon melalui program REDD+ (Pengurangan Emisi dari Deforestasi dan Degradasi Hutan).

Kampanye Adopsi Hutan ini bukanlah seruan untuk sekedar menanam pohon, tapi lebih kepada proyek pelestarian hutan hujan primer yang terancam punah khususnya di hutan Lemo Nakai melalui program intervensi REDD+.

Konservasi Hutan di Bengkulu. (Uniqlo)
Konservasi Hutan di Bengkulu. (Uniqlo)

Proyek ini bertujuan untuk menghindari deforestasi dengan memelihara dan melindungi pohon hutan yang ada dari kebakaran hutan, konversi hutan atau dari praktik pengelolaan hutan yang dapat melepaskan stok karbon ke atmosfer, dengan cara melibatkan masyarakat setempat.

Metode yang dilakukan dalam program ini adalah dengan menghindari penebangan pohon sembarangan, menangani kebakaran hutan, serta melalui penyuluhan kepada masyarakat lokal untuk tetap menjaga hutan dengan baik alih-alih membuka hutan untuk keuntungan ekonomi mereka.

Hutan Lemo Nakai sendiri adalah habitat bagi 63 jenis burung, 12 jenis amfibi dan reptil, dan juga salah satu penghasil gambir (bahan utama batik). Selain itu, hutan ini dianggap sebagai hutan bernilai karbon tinggi di Bengkulu karena sebagian besar pohon di sana telah berumur lebih dari 15 tahun, puluhan tahun atau bahkan seratus tahun, dengan diameter lebih dari 50 cm per pohon yang menghasilkan stok karbon yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan pohon-pohon muda dengan diameter lebih kecil.
Patut diketahui juga bahwa satu pohon tua berusia 10-15 tahun yang tumbang tidak akan bisa digantikan dengan penanaman satu bibit pohon karena 1 pohon bisa membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk tumbuh, sehingga program “Adopsi Hutan” akan jauh lebih efektif dibandingkan dengan penanaman bibit pohon.

Program Adopsi Hutan Lemo Nakai ini akan berlangsung selama tiga tahun mulai dari bulan Juli 2022 hingga Desember 2024, hal ini menjadi komitmen UNIQLO dalam inisiatif keberlanjutan dan mendukung komunitas serta planet yang lebih baik melalui pakaian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daerah Penjaga Hutan Harusnya Dapat Kompensasi Dunia, Gubernur Sumbar: Masyarakat Sekitar Hutan Miskin

Daerah Penjaga Hutan Harusnya Dapat Kompensasi Dunia, Gubernur Sumbar: Masyarakat Sekitar Hutan Miskin

Sumbar | Kamis, 30 Juni 2022 | 18:06 WIB

Kurangi Emisi Karbon, Pemprov DKI Lakukan Pemadaman Listrik Serentak di Akhir Pekan

Kurangi Emisi Karbon, Pemprov DKI Lakukan Pemadaman Listrik Serentak di Akhir Pekan

Jakarta | Kamis, 30 Juni 2022 | 16:29 WIB

Perusahaan Sawit di Mempawah Tolak Kesepakatan, Mediasi Petani Plasma Tak Membawa Hasil

Perusahaan Sawit di Mempawah Tolak Kesepakatan, Mediasi Petani Plasma Tak Membawa Hasil

Kalbar | Rabu, 29 Juni 2022 | 15:54 WIB

Terkini

Mengenal Inovasi dan Manfaat Lelang bagi Perekonomian Nasional

Mengenal Inovasi dan Manfaat Lelang bagi Perekonomian Nasional

Press Release | Senin, 19 Agustus 2024 | 07:00 WIB

Rakhano Rilis "Sempat Tak Sempat", Lagu Galau yang Bikin Susah Move On

Rakhano Rilis "Sempat Tak Sempat", Lagu Galau yang Bikin Susah Move On

Press Release | Senin, 19 Agustus 2024 | 02:47 WIB

Paramount Land Gelar Pesta Rakyat 'Sinergi dalam Satu Harmoni'

Paramount Land Gelar Pesta Rakyat 'Sinergi dalam Satu Harmoni'

Press Release | Minggu, 18 Agustus 2024 | 21:30 WIB

Edukasi dan Promosi Kelestarian Hutan, FSC Forest Week di Indonesia Resmi Diluncurkan

Edukasi dan Promosi Kelestarian Hutan, FSC Forest Week di Indonesia Resmi Diluncurkan

Press Release | Sabtu, 17 Agustus 2024 | 18:05 WIB

Pastry Chef Audrey Tampi Gelar Demo Masak Eksklusif di Jakarta

Pastry Chef Audrey Tampi Gelar Demo Masak Eksklusif di Jakarta

Press Release | Sabtu, 17 Agustus 2024 | 17:20 WIB

Custom Desain Cincin Pernikahan Jadi Tren, Buat Cinta Makin Jadi Lebih Bermakna

Custom Desain Cincin Pernikahan Jadi Tren, Buat Cinta Makin Jadi Lebih Bermakna

Press Release | Sabtu, 17 Agustus 2024 | 15:10 WIB

Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-79 dengan Tingkatkan Nasionalisme dan Eratkan Kebersamaan antar Karyawan

Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-79 dengan Tingkatkan Nasionalisme dan Eratkan Kebersamaan antar Karyawan

Press Release | Sabtu, 17 Agustus 2024 | 10:05 WIB

Rayakan HUT RI, Pergikuliner Festival Ruang Rasa Hadirkan Ragam Kuliner Indonesia di Central Park

Rayakan HUT RI, Pergikuliner Festival Ruang Rasa Hadirkan Ragam Kuliner Indonesia di Central Park

Press Release | Sabtu, 17 Agustus 2024 | 09:11 WIB

Rayakan Hari Kemerdekaan Bersama Lebih dari 6000 Siswa dengan Berbagi Es Krim Gratis di Seluruh Indonesia

Rayakan Hari Kemerdekaan Bersama Lebih dari 6000 Siswa dengan Berbagi Es Krim Gratis di Seluruh Indonesia

Press Release | Sabtu, 17 Agustus 2024 | 07:50 WIB

Terinspirasi HUT RI di IKN, The House of Arwuda Luncurkan Parfum Independence

Terinspirasi HUT RI di IKN, The House of Arwuda Luncurkan Parfum Independence

Press Release | Jum'at, 16 Agustus 2024 | 19:05 WIB