Perkuat Koordinasi Pengembangan NLE, Bea Cukai Gelar Leaders Talk: Accelerating NLE Together

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 09 September 2022 | 11:49 WIB
Perkuat Koordinasi Pengembangan NLE, Bea Cukai Gelar Leaders Talk: Accelerating NLE Together
Leaders Talk: Accelerating NLE Together. (Dok: Bea Cukai)

Suara.com - Menjalankan Instruksi Presiden Nomor 5 Tahun 2020 tentang Penataan Ekosistem Logistik Nasional, Bea Cukai bersama kementerian dan lembaga negara lainnya terus berupaya bersama untuk meningkatkan kinerja logistik, daya saing perekonomian nasional, dan memperbaiki iklim investasi. Mewujudkan hal tersebut, Kamis (8/9/2022), Bea Cukai mengundang 15 kementerian dan lembaga terkait untuk berkoordinasi dan bersinergi dalam pengembangan National Logistics Ecosystem (NLE) melalui kegiatan yang bertajuk “Leaders Talk: Accelerating NLE Together”.

Direktur Jenderal Bea Cukai, Askolani, selaku Ketua Tim Pelaksana NLE menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh kementerian dan lembaga yang selama ini telah bekerja sama dan berkolaborasi mendukung pengembangan NLE.

“Mari kita optimalkan tugas, fungsi, dan kewenangan masing-masing secara terkoordinasi dan terintegrasi untuk melaksanakan penataan ekosistem logistik nasional yang semakin kuat di masa yang akan datang,” katanya.

Sesuai Instruksi Presiden Nomor 5 Tahun 2020, perbaikan logistik nasional terdiri dari empat pilar, yaitu simplifikasi proses bisnis pemerintah dan swasta, kolaborasi antar platform logistik, adanya kemudahan atas pembayaran transaksi logistik hingga pembiayaannya, dan perbaikan logistik di sisi penataan tata ruang di pelabuhan.

“Simplifikasi proses bisnis dapat diwujudkan melalui adanya sistem single submission perizinan, pengangkut, dan Quarantine-Customs. Sedangkan kolaborasi antar platform logistik dapat berupa platform DO Online, SP2 Online, truk, gudang, depo kontainer, dan platform logistik lainnya,” terang Askolani.

Ia menambahkan, kerja sama yang kuat dan aktif telah mempercepat penerapan beberapa program NLE. Pada 2021, percepatan penerapan Program NLE telah dilakukan di 10 pelabuhan di Indonesia dan akan bertambah 4 pelabuhan pada tahun ini, sehingga sampai saat ini, penerapan Program NLE telah mencapai 14 pelabuhan di seluruh Indonesia.

Kegiatan yang turut dihadiri oleh Kementerian Perhubungan, Kementerian Perdagangan, Kementerian Pertanian, Kementerian Kesehatan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Hukum dan HAM, serta Kementerian BUMN. 

Meskipun telah mencapai hal yang luar biasa dalam kurun waktu 2 tahun penerapannya, program NLE tidak lepas dari berbagai tantangan dalam mencapai efisiensi logistik nasional. Mengantisipasi hal ini, dalam pertemuan yang dilakukan di kantor pusat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai tersebut menghasilkan komunike bersama untuk menguatkan dukungan terhadap pencapaian NLE dari semua kementerian dan lembaga.

Komunike bersama merupakan level baru yang lebih tinggi dalam hal kerja sama dan sinergi antar kementerian dan lembaga. Dalam komunike tersebut, segala tantangan dan kendala dalam penerapan NLE telah dikomunikasikan bersama untuk mendapat solusi yang terbaik.

baca juga

“Melalui kegiatan leaders talk dan berbagai kerja sama ini diharapkan dapat mencapai sasaran  dalam penguatan engagement program NLE oleh kementerian dan lembaga terkait di tingkat pusat, dapat mengirim pesan kolaborasi kepada unit vertikal antar kementerian dan lembaga di daerah, serta memberi keyakinan dan harapan positif kepada entitas logistik dan publik,” pungkas Askolani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bersama BNN, Bea Cukai Musnahkan Narkotika Hasil Penindakan Periode Juli-Agustus 2022

Bersama BNN, Bea Cukai Musnahkan Narkotika Hasil Penindakan Periode Juli-Agustus 2022

Press Release | Kamis, 08 September 2022 | 11:00 WIB

Bea Cukai Resmikan Fasilitas Kepabeanan Kawasan Berikat (KB) di Makassar dan Tegal

Bea Cukai Resmikan Fasilitas Kepabeanan Kawasan Berikat (KB) di Makassar dan Tegal

Press Release | Selasa, 06 September 2022 | 10:00 WIB

Bea Cukai Fasilitasi Ekspor Produk Boga hingga Cangkang Kelapa Sawit

Bea Cukai Fasilitasi Ekspor Produk Boga hingga Cangkang Kelapa Sawit

News | Senin, 05 September 2022 | 15:15 WIB

Bea Cukai Palangka Raya Tertibkan Pakaian Bekas Impor, Mengapa?

Bea Cukai Palangka Raya Tertibkan Pakaian Bekas Impor, Mengapa?

Kaltim | Senin, 05 September 2022 | 02:20 WIB

Dukung Green Industry, Bea Cukai Kanwil Jakarta Berikan Izin Khusus

Dukung Green Industry, Bea Cukai Kanwil Jakarta Berikan Izin Khusus

Press Release | Jum'at, 02 September 2022 | 07:20 WIB

Operasi Gabungan Bea Cukai dan Polri Gagalkan Penyulundupan Sabu dalam Barang Penumpang dan Barang Kiriman

Operasi Gabungan Bea Cukai dan Polri Gagalkan Penyulundupan Sabu dalam Barang Penumpang dan Barang Kiriman

Banten | Kamis, 01 September 2022 | 17:38 WIB

Terkini

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo

Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan

Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:44 WIB

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:31 WIB

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:24 WIB

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:11 WIB

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:09 WIB

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:01 WIB

×