Soal Keamanan Air dalam Galon, Dosen Kimia UI: Belum Ada Penelitian yang Buktikan Itu Berbahaya

Fabiola Febrinastri

Minggu, 09 Oktober 2022 | 12:12 WIB
Soal Keamanan Air dalam Galon, Dosen Kimia UI: Belum Ada Penelitian yang Buktikan Itu Berbahaya
Ilustrasi minum air putih (Shutterstock)

Suara.com - Peneliti sekaligus dosen di Departemen Kimia FMIPA Universitas Indonesia (UI) Dr. rer. nat. Agustino Zulys, MSc mengatakan, hingga kini belum ada satu penelitian pun yang membuktikan bahwa air dalam kemasan galon berbahan polikarbonat (PC) berbahaya bagi kesehatan. 

Menurut Agus, untuk meneliti migrasi bisphenol-A atau BPA dari kemasan ke dalam air, maka analisanya harus menggunakan alat-alat yang cukup sensitif dan akurat atau valid.

“Untuk penelitian terkait kesehatan, belum ada. Kalaupun ada, belum ada juga yang menyimpulkan bahwa itu berbahaya. Sama halnya seperti mikroplastik. Di Indonesia sendiri, belum ada standar acuan berapa yang diperbolehkan dan bagaimana metode untuk mengidentifikasi BPA. Ini masih dalam riset saja, bahwa BPA itu ada di galon polikarbonat,” ucapnya.

Menurut Agus, acuan migrasi BPA yang dipakai BPOM saat ini berdasarkan dari luar negeri, yang sudah meneliti migrasi sesuai ambang batasnya.

“Berapa batas ambangnya dan metode yang dipakai tiap negara beda. Penelitian migrasi BPA itu belum seperti penelitian rutin seperti kadar besi, kadar PH, dan lain-lain yang sudah baku,” katanya.

Agus mengatakan, kalau terkait BPA dalam air minum dalam kemasan (AMDK) galon, kadar PC-nya belum bisa dikatakan berbahaya atau tidak secara hukum. 

Menurutnya, diperlukan penelitian yang independen yang bisa memberikan gambaran yang lebih utuh, baik secara kualitatif dan kuantitatif terkait migrasi BPA ke dalam air galon berbahan polikarbonat. Selain itu, dari pihak regulator, pemerintah dan lembaga-lembaga yang meregulasi tentang migrasi BPA ini juga perlu membuatkan semacam panduan untuk proses pemeriksaan BPA yang baku. 

Terkait kemungkinan BPA mampu bermigrasi dalam suhu ruangan, dia mengatakan perlu diteliti lebih lanjut.

“Kalaupun itu terjadi, mengingat BPA merupakan prekursor dari polimerisasinya, jumlahnya juga sangat kecil, hanya 0,0001 persen saja mungkin,” ucapnya.

Sebelumnya, pakar teknologi pangan IPB, Eko Hari Purnomo juga mengatakan, kecil kemungkinan ada migrasi atau perpindahan BPA dari kemasan galon ke dalam air. BPA tidak larut dalam air.

“BPA ini hanya larut dalam pelarut organik seperti alkohol, eter, ester, keton, dan sebagainya,” katanya.

Hal senada disampaikan pakar teknologi produk polimer/plastik yang juga Kepala Laboratorium Green Polymer Technology Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI), Assoc. Prof. Dr. Mochamad Chalid, S.Si., M.Sc. Eng. Dia menegaskan, bahan baku dan desain material kemasan galon relatif aman untuk air minum.

“Tentunya produsen telah melakukan antisipasi itu,” ungkapnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BPOM Temukan Kontaminasi BPA Air Kemasan di 6 Daerah di Indonesia

BPOM Temukan Kontaminasi BPA Air Kemasan di 6 Daerah di Indonesia

Tantrum | Kamis, 15 September 2022 | 17:36 WIB

Adu Sehat Dua Kemasan Plastik Air Minum

Adu Sehat Dua Kemasan Plastik Air Minum

Tantrum | Selasa, 26 Juli 2022 | 16:01 WIB

Jangan Salah Beli Air Kemasan Galon, Begini Tips Hindari Galon Air Mineral Palsu

Jangan Salah Beli Air Kemasan Galon, Begini Tips Hindari Galon Air Mineral Palsu

Press Release | Minggu, 24 Juli 2022 | 16:31 WIB

Produsen Air Kemasan Kritisi Rencana Label BPA pada Galon Isi Ulang oleh Badan POM

Produsen Air Kemasan Kritisi Rencana Label BPA pada Galon Isi Ulang oleh Badan POM

Health | Senin, 20 Juni 2022 | 20:10 WIB

Sebaiknya Pilih Air Minum Kemasan Berbahan Polikarbonat atau PET? Ini Kata Peneliti IPB

Sebaiknya Pilih Air Minum Kemasan Berbahan Polikarbonat atau PET? Ini Kata Peneliti IPB

Tekno | Jum'at, 25 Maret 2022 | 10:20 WIB

Dokter Spesialis Anak: Tidak Ada Hubungan Autisme dengan Air Galon Polikarbonat

Dokter Spesialis Anak: Tidak Ada Hubungan Autisme dengan Air Galon Polikarbonat

Press Release | Selasa, 28 Desember 2021 | 15:30 WIB

Terkini

AI Khusus Desain Chip Diklaim Tingkatkan Kualitas Hasil hingga 30 Persen

AI Khusus Desain Chip Diklaim Tingkatkan Kualitas Hasil hingga 30 Persen

Tekno | Kamis, 05 November 2026 | 08:16 WIB

AHY: Publik Berhak Tahu Siapa yang Perintahkan Listyo Sigit Sadap Presiden Prabowo

AHY: Publik Berhak Tahu Siapa yang Perintahkan Listyo Sigit Sadap Presiden Prabowo

News | Kamis, 05 November 2026 | 08:10 WIB

Dasco: Kabar Saya  Jadi Cawapres adalah Pengalihan Isu Penyadapan Presiden

Dasco: Kabar Saya Jadi Cawapres adalah Pengalihan Isu Penyadapan Presiden

News | Kamis, 05 November 2026 | 08:09 WIB

Harga Minyak Dunia Anjlok 8 Persen Dipicu Pemilu Sela AS

Harga Minyak Dunia Anjlok 8 Persen Dipicu Pemilu Sela AS

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 08:03 WIB

Setahun Pascabencana, Pembangunan Jalan dan Jembatan di Aceh Tengah Dikebut

Setahun Pascabencana, Pembangunan Jalan dan Jembatan di Aceh Tengah Dikebut

Foto | Kamis, 05 November 2026 | 08:00 WIB

Didukung IMI, SRX Cup Jadi Supporting Race FIA Rallycross World Cup 2026 Jakarta

Didukung IMI, SRX Cup Jadi Supporting Race FIA Rallycross World Cup 2026 Jakarta

Sport | Kamis, 05 November 2026 | 07:55 WIB

Kasus ISPA akibat Karhutla Tembus 401 Ribu, Riau Sempat Catat 23 Kasus Sehari

Kasus ISPA akibat Karhutla Tembus 401 Ribu, Riau Sempat Catat 23 Kasus Sehari

Riau | Kamis, 05 November 2026 | 07:54 WIB

Penyebab Baterai HP Boros Meski Jarang Digunakan, Ini Cara Mengatasinya

Penyebab Baterai HP Boros Meski Jarang Digunakan, Ini Cara Mengatasinya

Tekno | Kamis, 05 November 2026 | 07:53 WIB

OJK Bongkar 3 Skandal Besar, Saham BOGA dan PANR Digoreng Habis-habisan

OJK Bongkar 3 Skandal Besar, Saham BOGA dan PANR Digoreng Habis-habisan

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 07:51 WIB

4 Sleeping Moisturizer Atasi Kulit yang Kering dan Kemerahan Hanya Semalam

4 Sleeping Moisturizer Atasi Kulit yang Kering dan Kemerahan Hanya Semalam

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 07:50 WIB

×