Produsen Air Kemasan Kritisi Rencana Label BPA pada Galon Isi Ulang oleh Badan POM

Risna Halidi | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Senin, 20 Juni 2022 | 20:10 WIB
Produsen Air Kemasan Kritisi Rencana Label BPA pada Galon Isi Ulang oleh Badan POM
Ilustrasi galon. (Elements Envanto)

Suara.com - Rencana Badan Pengawas Obat dan Makanan atau Badan POM untuk menerapkan label BPA atau Bisfenol A pada pada galon isi ulang dikritisi oleh Danone Indonesia, selaku produsen minuman kemasan Aqua.

Corporate Communications Danone Indonesia - Arif Mujahidin mengatakan, zat kimia BPA yang digunakan saat membuat kemasan galon isi ulang tidak larut dalam air sehingga tidak membahayakan yang mengonsumsi air galon.

"BPA itu tidak larut dalam air, tapi larut dalam alkohol. Jadi lebih banyak yang harus diedukasi dan tidak tercampur baur. Jadi bukan seperti membuat nasi goreng lalu BPA-nya ditambahin, ini kan nggak, dan ini sudah puluhan tahun," ujar Arif ditemui di Jakarta Pusat, Senin (20/6/2022).

BPA adalah bahan kimia yang ditambahkan ke banyak produk komersial, termasuk wadah makanan dan produk kebersihan. Pada 1950-an ahli kimia menyadari BPA dapat dicampur dengan senyawa lain untuk menghasilkan plastik polikarbonat yang kuat dan tangguh.

Penelitian pada hewan menunjukan paparan BPA yang tinggi dikaitkan dengan infertilitas, diabetes tipe 2, obesitas, penyakit jantung, dan tekanan darah tinggi.

Ia menambahkan, bahwa banyak orang salah paham dan keliru mengartikan kandungan BPA dalam kemasan galon. Bahkan menurutnya banyak kemasan makanan dan minuman lain dibuat menggunakan bahan kimia, sehingga baik kemasan galon, botol plastik, maupun kemasan gelas memiliki potensi bahaya.

"Bahwa setiap kemasan ada lebih dari 100 kemasan, dan semua kemasan itu ada potensi bahaya dari zat yang dari proses produksi kemasan," paparnya.

Arif juga mengkritisi dasar penelitian luar negeri yang disebut jadi dasar utama rencana kebijakan ini diambil. Ia mempertanyakan relevansi atau kesesuaian penelitian dengan kondisi Indonesia yang sebenarnya.

"Penelitian di luar negeri juga harus diteliti. Apakah penelitiannya dengan galon? Ini kan adanya di Indonesia," ungkapnya.

Meski saat ini kebijakan label BPA di galon isi ulang masih sebatas rencana. Tapi jika memang sudah diputuskan, Arif memastikan pihaknya akan mematuhi aturan tersebut.

"Peraturannya kan belum keluar, kalau itu memang diregulasi pastinya akan mengikuti regulasi. Tapi ya intinya bahwa kita tidak mengonsumsi kemasannya, yang kita konsumsi airnya," tutupnya.

Adapun pelabelan BPA itu dimuat di dalam rancangan revisi peraturan Badan POM No. 31/2018 tentang Label Pangan Olahan yang belum mendapatkan pengesahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rencana Pelabelan BPA Pada Galon Dikhawatirkan Berimbas Pada Pelaku UMKM, Kenapa?

Rencana Pelabelan BPA Pada Galon Dikhawatirkan Berimbas Pada Pelaku UMKM, Kenapa?

Lifestyle | Senin, 20 Juni 2022 | 12:43 WIB

Disebut Mengandung BPA, Amankah Mengonsumsi Air Dalam Kemasan Galon Untuk Kesehatan?

Disebut Mengandung BPA, Amankah Mengonsumsi Air Dalam Kemasan Galon Untuk Kesehatan?

Health | Jum'at, 17 Juni 2022 | 14:30 WIB

Pakar ITB Sebut Banyak Masyarakat Salah Mengartikan Bahaya BPA, Bagaimana Penjelasannya?

Pakar ITB Sebut Banyak Masyarakat Salah Mengartikan Bahaya BPA, Bagaimana Penjelasannya?

Health | Jum'at, 17 Juni 2022 | 09:22 WIB

Terkini

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB