Gerakan Sembuhkan Bumi, Ratusan Pelajar Cileungsi Lakukan Aksi Tanam Pohon Massal

Rima Sekarani Imamun Nissa

Kamis, 20 Oktober 2022 | 13:37 WIB
Gerakan Sembuhkan Bumi, Ratusan Pelajar Cileungsi Lakukan Aksi Tanam Pohon Massal
Ratusan pelajar Cileungsi lakukan aksi tanam pohon massal, Rabu (19/10/2022). (Istimewa)

Suara.com - Ratusan pelajar Cileungsi meramaikan aksi tanam pohon massal sebagai bagian dari Gerakan Sembuhkan Bumi (Gembumi). Aksi ini diharapkan bisa menginspirasi anak muda lainnya untuk turut menjaga bumi dari ancaman krisis lingkungan.

Pemanasan global yang terjadi beberapa tahun terakhir mengancam timbulnya berbagai persoalan lingkungan. Berdasarkan pengamatan BMKG, tahun 2020 menjadi tahun terpanas kedua dengan kenaikan suhu rata-rata permukaan mencapai 0,7°C dari rata-rata periode referensi tahun 1981-2010.

Persoalan tersebut lantas memotivasi M. Taqiyudin Ibadurrahman (Taqi), siswa kelas XI SMAN 1 Cileungsi, sekaligus penerima beasiswa pendidikan SCG Sharing the Dream 2022 untuk menciptakan perubahan dengan menggagas kegiatan bakti lingkungan bertajuk "Gerakan Sembuhkan Bumi". Aksi penghijauan massal ini sejalan dengan advokasi ESG 4 Plus SCG untuk mencapai Net-Zero Emission di tahun 2050.

M. Taqiyudin Ibadurrahman (Taqi), siswa kelas XI SMAN 1 Cileungsi, sekaligus penerima beasiswa pendidikan SCG Sharing the Dream 2022 menginisiasi kegiatan bakti lingkungan bertajuk “Gerakan Sembuhkan Bumi”. (Istimewa)
M. Taqiyudin Ibadurrahman (Taqi), siswa kelas XI SMAN 1 Cileungsi, sekaligus penerima beasiswa pendidikan SCG Sharing the Dream 2022 menginisiasi kegiatan bakti lingkungan bertajuk “Gerakan Sembuhkan Bumi”. (Istimewa)

Taqi percaya bahwa untuk membangun kesadaran dibutuhkan pemahaman dan pengalaman yang seimbang. Jadi, proyek ini terdiri dari GEducationz, sesi edukasi tentang pentingnya menjaga lingkungan, dilanjutkan GActionz, aksi penghijauan melalui aktivitas penanaman massal oleh 346 siswa SMAN 1 Cileungsi dan 10 karyawan PT SCG Indonesia dan PT Keramika Indonesia Assosiasi Tbk (KIA Ceramics) yang merupakan salah satu perusahaan SCG di lini Cement-Building Materials, pada Rabu (19/10/2022) kemarin.

"Kami menanam tanaman hias jenis Taberna montana, Brekele, Loro pitalum, Epipremnum aureum (sirih gading), Sambang dara, Grasena, dan Lokan ayu yang masing-masingnya akan tumbuh dalam kurun waktu 3-10 bulan. Kami berharap, aksi ini bisa menginspirasi anak muda lainnya untuk menjaga bumi dari ancaman krisis lingkungan. Sebagai penggagas program ini, saya merasa dukungan dari SCG sangat membantu kami dalam merealisasikan ide ini dengan baik," jelas Taqi, dikutip dari siaran pers.

Ke depannya, para siswa memiliki tanggung jawab untuk merawat tanaman tersebut yang akan dipantau oleh dewan guru dan SCG. Tanaman hias ini nantinya juga didistribusikan ke lingkungan sekitar sehingga manfaatnya dapat dirasakan seluas-luasnya oleh masyarakat setempat.

Presiden Direktur PT SCG Indonesia, Chakkapong Yingwattanathaworn, memaparkan, "Taqi merupakan satu dari ratusan anak muda berprestasi yang tumbuh dalam program berbasis ESG 4 Plus (Environmental, Social, dan Governance) yang dijalankan SCG sebagai perusahaan terkemuka di ASEAN. Community project ini juga sejalan dengan semangat Kurikulum Merdeka dari Kemendikbudristek untuk mendukung generasi muda belajar dari isu-isu aktual yang ada di masyarakat dan menjadi problem solver bagi sekitarnya."

Selain mengajak 346 siswa untuk berpartisipasi dalam aksi penanaman massal, Taqi juga sukses mengundang antusiasme 859 pelajar di sekitar Cileungsi untuk menjadi peserta sesi edukasi secara hybrid.

Turut hadir Co-Founder Teens Go Green Indonesia, Bambang Sutrisno sebagai pemateri. "Menanam pohon atau tanaman hias dapat menjadi salah satu cara menjaga lingkungan yang mudah dilakukan siapa saja karena tanaman mampu menyerap karbondioksida dari penggunaan bahan bakar fosil," jelasnya.

baca juga

Sementara itu, Direktur PT. Keramika Indonesia Assosiasi, Gunarso, menyebut KIA Ceramics sangat optimis terhadap kekuatan anak muda dalam melakukan perubahan bagi lingkungan.

"Semoga langkah baik ini dapat menginspirasi ribuan anak muda di luar sana," kata Gunarso.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menuju NZE, Toyota Terus Kembangkan Teknologi Multi-Pathway untuk Kendaraan Ramah Lingkungan

Menuju NZE, Toyota Terus Kembangkan Teknologi Multi-Pathway untuk Kendaraan Ramah Lingkungan

Otomotif | Rabu, 12 Oktober 2022 | 07:41 WIB

Nadine Chandrawinata Terpilih Sebagai Influencer yang Bahas Isu Keberlanjutan Selama Presidensi G20 Indonesia

Nadine Chandrawinata Terpilih Sebagai Influencer yang Bahas Isu Keberlanjutan Selama Presidensi G20 Indonesia

Lifestyle | Selasa, 11 Oktober 2022 | 10:50 WIB

4 Sikap Ini Ditunjukkan oleh Orang yang Suka Membuang Sampah Sembarangan

4 Sikap Ini Ditunjukkan oleh Orang yang Suka Membuang Sampah Sembarangan

Your Say | Senin, 10 Oktober 2022 | 14:06 WIB

Terkini

Pemerintah Dorong Perluasan MBG ke Wilayah Sulit Akses

Pemerintah Dorong Perluasan MBG ke Wilayah Sulit Akses

News | Minggu, 13 September 2026 | 15:04 WIB

Tak Perlu Mesin POS Mahal, 5 Tablet LTE Ini Cocok untuk Kasir Cafe dan UMKM

Tak Perlu Mesin POS Mahal, 5 Tablet LTE Ini Cocok untuk Kasir Cafe dan UMKM

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:50 WIB

60 Hari Tak Diguyur Hujan, Karhutla Padang Sugihan Picu Kekhawatiran Habitat Gajah

60 Hari Tak Diguyur Hujan, Karhutla Padang Sugihan Picu Kekhawatiran Habitat Gajah

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 14:49 WIB

Polda Metro Jaya Benarkan Ada Laporan Dugaan Kekerasan Seksual yang Dilakukan Anak Artis RSO

Polda Metro Jaya Benarkan Ada Laporan Dugaan Kekerasan Seksual yang Dilakukan Anak Artis RSO

News | Minggu, 13 September 2026 | 14:46 WIB

6 Zodiak yang Paling Pintar Mengelola Keuangan dan Hobi Investasi

6 Zodiak yang Paling Pintar Mengelola Keuangan dan Hobi Investasi

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 14:40 WIB

Tone Deaf Berkedok Self-Care: Tak Semua Orang Bisa Menjauh dari Bad News

Tone Deaf Berkedok Self-Care: Tak Semua Orang Bisa Menjauh dari Bad News

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:40 WIB

Nissan Pixo EV: Mobil Listrik Murah Terbaru Calon Rival BYD Dolphin

Nissan Pixo EV: Mobil Listrik Murah Terbaru Calon Rival BYD Dolphin

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 14:38 WIB

Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?

Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 14:24 WIB

Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus

Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:20 WIB

103 Penumpang Kapal Virgo Dievakuasi Usai Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Orang Meninggal

103 Penumpang Kapal Virgo Dievakuasi Usai Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Orang Meninggal

News | Minggu, 13 September 2026 | 14:20 WIB

×