4. Perencanaan dan Durasi Traveling
Sekitar 27 persen responden merencanakan perjalanan sekitar 3–7 hari sebelum keberangkatan. Disusul hampir 24 persen responden merencanakan perjalanan 1–2 minggu sebelum keberangkatan. Sementara 23 persen responden lainnya merencanakan perjalanannya dalam waktu 1–3 hari. Mayoritas responden mengutamakan pencarian referensi harga hotel dan tiket transportasi (sebesar 85 persen), serta variasi tempat wisata dan kuliner di destinasi tujuan (sebesar 67 persen) dalam perencanaan traveling.
Dalam melakukan pemesanan untuk perjalanan, pemesanan melalui Online Travel Agent (OTA) diminati oleh 87 persen responden survei. Di sisi lain, sekitar 38 persen responden juga mengandalkan aplikasi atau situs resmi hotel dan penyedia layanan perjalanan lainnya untuk kebutuhan traveling mereka.
5. Pengalokasian Budget untuk Traveling
Mayoritas responden atau sekitar 82 persen, mengalokasikan budget secara rinci untuk kebutuhan traveling, mencakup biaya transportasi, akomodasi, konsumsi, dan kebutuhan lainnya. Adapun rentang alokasi budget yang dikeluarkan responden untuk satu kali perjalanan yaitu sekitar Rp1 juta–Rp3 juta (sebesar 36 persen) dan Rp3 juta–Rp5 juta (sebesar 25 persen).
Dengan dominannya rentang budget Rp1 juta sampai Rp5 juta, Pegipegi melihat fenomena frugal travel –yang salah satu prinsipnya bepergian dengan biaya minim– akan menjadi tren masa depan industri pariwisata. Hal ini didukung dengan temuan sebelumnya dalam penelitian Pegipegi terhadap harga median hotel, di mana pengeluaran untuk akomodasi berkisar direntang Rp250 ribu hingga Rp500 ribu. Oleh karena itu, banyak layanan akomodasi yang menawarkan harga inap per malam di rentang tersebut.
6. Fasilitas Akomodasi Favorit Masyarakat
Pegipegi juga menemukan bahwa kamar yang nyaman, lokasi yang strategis serta pelayanan staf yang baik, merupakan tiga aspek utama yang diperhatikan travelers ketika menginap di hotel. Disusul aspek lainnya secara berurut, yakni harga terjangkau, AC dingin, akses Wi-Fi lancar, kamar mandi bersih, sarapan enak, parkiran luas, kasur nyaman, fasilitas lengkap, dan kolam renang tersedia.
Temuan ini berdasarkan pengolahan data internal Pegipegi terkait ulasan positif (dengan nilai di atas 8) yang diberikan para pengguna hotel bintang dua hingga bintang lima di destinasi populer, seperti Jakarta, Surabaya, Malang, Bogor, Bekasi, Tangerang, Bali, Semarang, dan Yogyakarta. Periode ulasan yang diambil dalam dua bulan terakhir, yaitu 01 September–21 November 2022.
7. Destinasi Domestik dan Internasional Populer
Berdasarkan data internal Pegipegi, destinasi domestik populer di tahun 2022 adalah Bandung, Yogyakarta, Jakarta, Malang, Bali, Semarang, Surabaya, Bogor, Solo, Banjarmasin, Medan, Makassar, Batam, dan Pekanbaru. Tren destinasi domestik ini masih mirip dengan data Travel Report 2021, lantaran kota-kota ini memiliki beragam destinasi menarik dengan dukungan layanan akomodasi serta akses transportasi yang memadai dan bervariasi.
Sedangkan untuk destinasi internasional adalah Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, Jepang, dan Australia. Perjalanan internasional mulai diminati masyarakat seiring dibukanya perbatasan sejumlah negara serta regulasi perjalanan yang semakin fleksibel untuk para turis.