Peduli Kesehatan, Super Indo Hadirkan Indikator Kandungan Gula pada Produk Minuman

Ririn Indriani

Jum'at, 27 Januari 2023 | 14:10 WIB
Peduli Kesehatan, Super Indo Hadirkan Indikator Kandungan Gula pada Produk Minuman
Peduli Kesehatan, Super Indo menghadirkan Indikator Kandungan Gula pada Produk Minuman, Kamis (26/01/2023). (Suara.com/Ririn Indriani)

Suara.com - Memeringati Hari Gizi Nasional 2023 yang jatuh pada 25 Januari, Supermarket "Super Indo" meluncurkan Indikator Kandungan Gula pada produk minuman dalam kemasan.

Inisiatif ini merupakan komitmen supermarket tersebut untuk menjalankan bisnis yang lebih bertanggung jawab dan membuat perbedaan yang positif.

Indikator kandungan gula ini bertujuan mengedukasi dan mengajak pelanggan untuk mengkontrol jumlah konsumsi gula harian serta membantu pelanggan dalam mengambil keputusan dalam mengkonsumsi makanan dan minuman.

Pada 2021, International Diabetes Federation (IDF) mencatat 537 juta orang dewasa atau 1 dari 10 orang hidup dengan diabetes di seluruh dunia, dan menyebabkan 6,7 juta kematian atau 1 kematian setiap 5 detik.

IDF juga menyebutkan bahwa Indonesia berada di posisi kelima dengan jumlah pengidap diabetes sebanyak 19,47 juta, dengan prevalensi diabetes sebesar 10,6%.

Permenkes Nomor 30 Tahun 2013, memberikan anjuran mengenai konsumsi gula per orang per hari adalah 10% dari total energi (200 kkal).

Konsumsi tersebut setara dengan gula 4 sendok makan atau 50 gram per orang per hari.

“Tujuan kami adalah menjadikan makanan sehat dapat diakses dan terjangkau di mana saja, kapan saja. Kami melihat pergerakan ketertarikan yang lebih baik dalam hal kesehatan, kesejahteraan, dan keberlanjutan di market," kata Johan Boeijenga, President Director Super Indo.

Konsumen, lanjut dia, tidak hanya ingin makan lebih sehat, tetapi juga berperan untuk keberkelanjutan – dan mencari retailer yang bisa membantunya mengakses produk yang sehat, berkelanjutan, dan terjangkau.

baca juga

Untuk itulah supermaketnya, kata Johan Boeijenga, melakukan inovasi dengan menghadirkan Indikator Kandungan Gula pada produk minuman dalam kemasan sebagai bentuk kepeduliannya terhadap gizi masyarakat Indonesia.

Peduli kesehatan, Super Indo menghadirkan Indikator Kandungan Gula pada Produk Minuman. (Suara.com/Ririn Indriani)
Peduli kesehatan, Super Indo menghadirkan Indikator Kandungan Gula pada Produk Minuman. (Suara.com/Ririn Indriani)

Lawrence Haddad, Direktur Eksekutif Global Alliance for Improved Nutrition (GAIN) mengatakan pola makan tidak sehat berkontribusi terhadap peningkatan tingkat obesitas dan kelebihan berat badan yang mengkhawatirkan di mana-mana, sehingga menghambat begitu banyak keluarga dan masyarakat untuk mencapai potensi mereka.

"Upaya Super Indo memungkinkan pelanggan untuk memilih pola makan yang lebih dan inisiatif ini dapat ditiru oleh semua peritel. Semoga inisiatif baik ini akan terus berlanjut," imbuhnya.

Sambutan positif tersebut dikemukakan pula oleh dr. Esti Widiastuti, MScPH, Ketua Tim Kerja Penyakit Diabetes Melitus dan Gangguan Metabolik, Direktorat P2PTM Kementerian Kesehatan.

Ia berharap inisiatif tersebut diharapkan dapat mendorong perubahan perilaku sehingga dan memberikan edukasi terkait batasan konsumsi gula dan tentunya memberikan pemahaman kepada masyarakat.

“Upaya untuk memberikan informasi kepada masyarakat mengenai kandungan gula pada minuman kemasan merupakan salah satu upaya yang didorong kepada industri, kepada pelaku usaha termasuk retail untuk dapat mengedukasi sekaligus menyampaikan informasi dan pada akhirnya memberikan opsi kepada masyarakat untuk dapat memilih produk pangan yang lebih sehat," jelas Direktur Kesehatan dan Gizi Masyarakat, Kementerian PPN/Bappenas, Pungkas Bahjuri Ali, S.TP, MS, Ph.D.

Jika konsumen akan mengonsumsi minuman dalam kemasan, kata Dr. Rimbawan, Pakar Nutrisi dari IPB University, harus lebih cermat dalam memilih alternatif minuman yang lebih sehat.

"Salah satu caranya dengan menjadi konsumen yang cerdas dengan membaca informasi nilai gizi pada label kemasan pangan. Saya sangat mendukung dan mengapresiasi langkah ini untuk mengedukasi masyarakat terkait dengan pengelompokan kandungan gula dalam setiap produk minuman dalam kemasan yang dipasang di rak dan label harga," terangnya.

Yuvlinda Susanta, General Manager of Corporate Affairs & Sustainability Super Indo mengatakan sistem navigasi kandungan gula atau “Indikator Gula” yang dipasang di semua gerainya, dimulai dengan minuman dan saat ini ada 5 kategori: Jus, Minuman Siap Saji, Minuman Ringan, Tonik, dan Air minum dalam kemasan.

"Pada tahap selanjutnya kami akan memasukkan juga produk-produk Dairy sesuai rekomendasi BPOM, dan dalam waktu dekat kami targetkan adanya sistem navigasi nutrisi pada produk makanan," imbuhnya.

Dengan adanya navigasi kadar gula di rak, pelanggan akan tertarik untuk memeriksa kadar gula pada label nutrition fact di setiap produk, sehingga membantu mereka dalam mengambil keputusan.

Panduan kandungan gula pada minuman kemasan dibuat untuk mengetahui kadar gula yang terkandung per 100ml Indikator warna pada label harga mengacu pada kandungan gula yang tertera pada label di setiap produk.

Adapun indikator yang telah ditetapkan untuk setiap kandungan gula per 100 ml dikategorikan menjadi 4 warna meliputi:

  1. Warna kuning (kandungan gula ≤ 0,5 gr)
  2. Warna Jingga Muda (kandungan gula 0,5 - 6 gr), 3)
  3. Warna Jingga (kandungan gula 6 - 12 gr)
  4. Warna Jingga Tua (kandungan gula > 12 gr)

"Dengan 4 kategori warna tersebut dapat disimpulkan bahwa semakin gelap warnanya maka semakin tinggi kandungan gulanya," kata Yuvlinda.

Parameter indikator tersebut, lanjut dia, dirumuskan berdasarkan rekomendasi asupan gula harian menurut WHO dan Kemenkes, serta regulasi BPOM No. 1 Tahun 2022 tentang Pengawasan Klaim pada Label dan Iklan Pangan Olahan (khususnya poin klaim kandungan gula), juga regulasi BPOM No. 26 Tahun 2021 terkait Informasi Nilai Gizi pada Label Pangan Olahan (khususnya persyaratan zat gizi gula Pilihan Lebih Sehat untuk minuman).

“Pelanggan akan sangat mudah menemukan indikator gula ini di dalam gerai kami, karena informasi tersebut tertera pada label harga disetiap produk minuman," jelasnya.

Untuk menjaga konsistensi, indikator gula juga dipasang dalam aplikasi belanja onlinenya, yaitu Super Ninja.

"Kami meyakini, persoalan konsumsi gula merupakan persoalan serius dan multidimensi, sehingga diperlukan kepedulian dan edukasi secara terus menerus. Dalam momen yang baik ini, kami mengajak semua pihak, untuk berkolaborasi guna menciptakan ekosistem yang lebih baik bagi Indonesia dan menginspirasi retailer lain untuk melakukan hal serupa," tutup Yuvlinda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Cara Mudah Turunkan Gula Darah Ala Cut Memey: Cegah Diabetes dan Sakit Kronis!

3 Cara Mudah Turunkan Gula Darah Ala Cut Memey: Cegah Diabetes dan Sakit Kronis!

Health | Jum'at, 27 Januari 2023 | 10:29 WIB

Masih Pagi Udah Ngantuk? Inilah Penyebabnya Menurut dr. Zaidul Akbar

Masih Pagi Udah Ngantuk? Inilah Penyebabnya Menurut dr. Zaidul Akbar

Cianjur | Senin, 23 Januari 2023 | 16:00 WIB

Dua Makanan Jahat Ini Sebabkan Badan Cepat Gemuk Menurut Dr Zaidul Akbar

Dua Makanan Jahat Ini Sebabkan Badan Cepat Gemuk Menurut Dr Zaidul Akbar

Cianjur | Sabtu, 21 Januari 2023 | 13:28 WIB

Kata dr. Zaidul Akbar, Buah yang Diberi Garam dan Bahan Herbal Seperti Akar Alang-alang, Serai dan Biji-bijian, Baik untuk Lambung dan Ginjal

Kata dr. Zaidul Akbar, Buah yang Diberi Garam dan Bahan Herbal Seperti Akar Alang-alang, Serai dan Biji-bijian, Baik untuk Lambung dan Ginjal

Cianjur | Selasa, 17 Januari 2023 | 15:00 WIB

Tak Cukup Hanya dengan Pengecekan Gula Darah Saja, Diabetes Juga Perlu Pemeriksaan Holistik Untuk Cegah Komplikasi

Tak Cukup Hanya dengan Pengecekan Gula Darah Saja, Diabetes Juga Perlu Pemeriksaan Holistik Untuk Cegah Komplikasi

Health | Senin, 16 Januari 2023 | 20:17 WIB

Peringatan! Ini Dampaknya Jika Si Kecil Suka Sekali Konsumsi Minuman Manis

Peringatan! Ini Dampaknya Jika Si Kecil Suka Sekali Konsumsi Minuman Manis

Poptren | Minggu, 15 Januari 2023 | 10:30 WIB

Terkini

Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas

Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara

Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan

Video | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan

Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan

Banten | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31 WIB

AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta

AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok

Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata

Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor

Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor

Bogor | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali

Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:12 WIB

×