Suara.com - Ajang balap internasional, Word Superbike (WSBK) kembali digelar di Sirkuit Mandalika, Lombok pada 3-5 Maret 2023. Untuk mememberikan pelayanan maksimal untuk acara ini, PT Angkasa Pura Logistik (APLog), Angkasa Pura I dan Bea Cukai saling bersinergi.
Pihak Angkasa Pura I Bandara Lombok misalnya telah melakukan pembenahan. Salah satunya dengan melakukan perluasan terminal penumpang dari kapasitas 3,5 juta orang per tahun menjadi 7 juta orang per tahun.
![Logistik World Superbike saat tiba di Bandara Lombok. [APLog]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2023/03/03/81196-logistik-world-superbike.jpg)
"Perpanjangan Runway Bandara Lombok yang sebelumnya memiliki panjang 2.750 meter juga telah diperpanjang menjadi 3.300 meter. Tujuannya agar pesawat kargo dan penumpang besar bisa ditampung dan dilayani di bandara ini," imbuh General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Lombok, Rahmat Adil Indrawan, dalam keterangan yang diterim Suara.com.
Sementara itu, untuk urusan logistik PT Angkasa Pura Logistik (APLog) kembali dipercaya oleh MGPA selaku panitia.
APLog bertanggung jawab menangani kargo spare part dan alat pendukung race equipment lainnya, baik saat penanganan kedatangan kargo juga kepulangan kargo WSBK Mandalika 2023.

Kedatangan kargo dilakukan bertahap, baik melalui jalur laut, darat, maupun udara. Enam container sudah tiba di Lombok.
"Dilanjutkan kedatangan kargo melalui jalur udara, dengan total proses inbound sekitar 200 ton," kata Direktur Operasi APLog Troficiendy S.
Seluruh barang kemudian diperiksa tim Bea dan Cukai. Untuk ajang WSBK, Bea dan Cukai memberikan berbagai intensif fikasl. Alasannya karena acara ini merupakan bagian dari event internasional yang diselenggarakan di KEK.
Bea Cukai juga memberikan kemudahan prosedural kepabeanan, seperti pemeriksaan fisik di luar kawasan pabean dan penerapan sistem aplikasi Pemberitahuan Pabean Kawasan Ekonomi Khusus (PPKEK), yang terintegrasi dengan sistem Indonesia National Single Window (INSW) untuk mendukung kelancaran kelancaran dan kecepatan arus barang.