Mengenal Ozonisasi untuk Pemurnian Air Minum, Ini Mineral Aman dan Berbahaya

Fabiola Febrinastri

Minggu, 05 Maret 2023 | 18:03 WIB
Mengenal Ozonisasi untuk Pemurnian Air Minum, Ini Mineral Aman dan Berbahaya
Ilustrasi Air Bersih. (Envato)

Suara.com - Air minum dalam kemasan (AMDK) mengandung mineral-mineral yang terbawa dari dalam tanah, yang menjadi tempat sumber airnya. Selain mineral, di dalam air tanah bisa juga terdapat berbagai bakteri yang ikut terambil, saat air diambil dari sumbernya.

Anggota Perhimpunan Ahli Teknologi Pangan Indonesia (PATPI), Hermawan Seftiono, mengatakan, untuk meminimalisir mineral yang tidak dibutuhkan dan bakteri, air tanah membutuhkan proses pemurnian.

"Ada 3 proses pemurnian yang dilakukan untuk pemurnian air tanah, diantaranya proses ozonisasi yang menggunakan sinar ultra violet atau UV, dan menggunakan membran filter. Target ozonisasi adalah membunuh mikroba di dalam air tanah,” katanya.

Ketua Program Studi Ilmu Teknologi Pangan Universitas Trilogi menambahkan ada beberapa mineral yang baik untuk kesehatan dan ada pula berbahaya. Mineral yang baik untuk kesehatan misalnya Natrium dan Magnesium, sementara Bromida (Br) dan logam berat seperti Arsen, Merkuri, beresiko bagi kesehatan.

“Itu sebabnya ada batas-batas aman dari zat-zat berbahaya ini, yang diizinkan ada dalam produk pangan. Semuanya itu sudah diatur oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan atau BPOM,” ujarnya.

Hermawan menjelaskan, kenapa Br dalam air tanah bisa berubah menjadi Bromat, yang merupakan zat berbahaya. Menurutnya, dalam proses ozonisasi, ozon bersifat sebagai oksidator yang bisa mereduksi mineral. Bromida sendiri mengandung unsur Brom (Br) yang bermuatan negatif.

”Ketika diozonisasi, Brom yang bermuatan negatif bisa bereaksi dengan ozon atau O3 dan terbentuklah yang namanya senyawa Bromat atau BrO3,” tuturnya.

Sesuai peraturan BPOM, kadar Bromat yang diizinkan sekitar 0,01 ppm, sementara organisasi kesehatan dunia menyebutkan, kadar Bromat yang bisa ditoleransi untuk air minum dalam kemasan hanya 4 mg.

Makanya, kata Hermawan, semua industri AMDK diwajibkan untuk memberikan data analisis kandungan Bromat di laboratorium.

“Perlu dilakukan pengujian air tanahnya dan harus dianalisis dalam periode waktu tertentu. Hal itu bertujuan untuk mencegah, jangan sampai air tanah yang akan digunakan berisiko, karena mengandung mineral yang berbahaya,” tukasnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Permintaan Air Minum Dalam Kemasan Diprediksi Meningkat di Bulan Puasa, Kenapa?

Permintaan Air Minum Dalam Kemasan Diprediksi Meningkat di Bulan Puasa, Kenapa?

Lifestyle | Kamis, 02 Maret 2023 | 12:54 WIB

Syarat Air Kemasan Layak Minum

Syarat Air Kemasan Layak Minum

Tantrum | Rabu, 01 Februari 2023 | 14:02 WIB

Sudah Ada PDAM Tapi Kok Air Keran di Indonesia Tidak Bisa Diminum Langsung, Kenapa Ya?

Sudah Ada PDAM Tapi Kok Air Keran di Indonesia Tidak Bisa Diminum Langsung, Kenapa Ya?

Lifestyle | Kamis, 22 Desember 2022 | 14:00 WIB

Pasar Air Minum Kemasan Masih Sangat Terbuka

Pasar Air Minum Kemasan Masih Sangat Terbuka

Tantrum | Rabu, 21 Desember 2022 | 17:53 WIB

Bisnis Air Minum Kemasan RI Tokcer, Tumbuh 10%

Bisnis Air Minum Kemasan RI Tokcer, Tumbuh 10%

Bisnis | Jum'at, 16 Desember 2022 | 19:32 WIB

Kapasitas Produksi Air Minum Kemasan 30 Miliar Liter Per Tahun

Kapasitas Produksi Air Minum Kemasan 30 Miliar Liter Per Tahun

Tantrum | Kamis, 10 November 2022 | 06:57 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×