Sebanyak 51 KUA di Indonesia Dipilih untuk Dorong Pemberdayaan Ekonomi Umat Lewat Zakat dan Wakaf

Fabiola Febrinastri

Rabu, 12 Juli 2023 | 16:55 WIB
Sebanyak 51 KUA di Indonesia Dipilih untuk Dorong Pemberdayaan Ekonomi Umat Lewat Zakat dan Wakaf
Lokalatih Agent of Change Ekonomi Syariah Pendamping Penyuluh KUA Pemberdayaan Ekonomi Umat, Jakarta, Rabu (12/7/2023). (Dok: Istimewa)

Suara.com - Sebanyak 51 KUA di seluruh Indonesia dipilih untuk menerima program pemberdayaan ekonomi. Program ini merupakan bagian dari revitalisasi KUA, yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas penyuluh agama islam PNS/non PNS sebagai agen perubahan ekonomi syariah di bidang zakat dan wakaf, menghasilkan rekomendasi ide-ide perubahan yang inovatif dan inspiratif, menghasilkan dokumen rencana aksi yang nyata dan dituangkan dalam perjanjian kerjasama antara penyuluh dan direktur pemberdayaan zakat dan wakaf.

Program ini telah memberikan bantuan modal usaha yang bersumberkan dari APBN, berupa uang Rp10 juta kepada 10 keluarga penerima manfaat, dengan target calon pengantin/keluarga muda, keluarga terdampak Covid-19, duafa yang memiliki potensi ekonomi serta kelompok binaan penyuluh agama Islam.

"Total dana bantuan modal usaha yang telah digulirkan berjumlah Rp5,1 miliar dan telah terbina 510 usaha UMKM, dengan berbagai bidang usaha, antara lain makanan dan minuman, jasa, perdagangan, perikanan, pertanian/agribisnis, peternakan dan home industri," ujar Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam, Kamaruddin Amin, dalam acara Lokalatih Agent of Change Ekonomi Syariah Pendamping Penyuluh KUA Pemberdayaan Ekonomi Umat dengan tema "Menuju Generasi Emas 2045 : Zakat Wakaf Memajukan Bangsa, Agent of Change Bergerak UMKM Berdaya," di Holiday Inn, Kemayoran, Jakarta, Rabu (12/7/2023).

Selain memiliki tujuan dalam penguatan akses pendampingan dan pemberdayaan ekonomi umat di tingkat kecamatan, program ini diharapkan dapat meningkatkan tingkat partisipasi masyarakat melalui berzakat dan berwakaf, serta dapat diimplementasikan melalui peningkatan literasi zakat dan wakaf.

Penyuluh agama Islam memiliki peran yang penting untuk menunjang kesuksesan program tersebut. Peran dan kiprah penyuluh menjadikan dasar Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf menginisiasi Agent of Change Ekonomi Syariah dalam bidang zakat dan wakaf sejak tahun 2019, serta telah dilakukan pengukuhan kepada 34 Agent of Change Ekonomi Syariah tersebar di seluruh provinsi di Indonesia. 

Kementerian Agama hadir dengan program program inovatif yang membawa pembaharuan, yakni KUA Pemberdayaan Ekonomi Umat, Kampung Zakat, Inkubasi Wakaf Produktif, Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf serta Literasi Zakat dan Wakaf. Dengan membawa semangat Kementerian Agama Baru yaitu mewujudkan perbaikan manajemen pelayanan dan tata kelola birokrasi, penguatan moderasi beragama serta mengokohkan persaudaraan.

Dengan potensi pengumpulan zakat nasional sebesar Rp327 triliun per tahun dan potensi pengumpulan wakaf uang nasional sebesar 180 triliun pertahun, Indonesia menjadi negara paling dermawan di dunia menurut World Giving Index tahun 2022.

Agent of Change Ekonomi Syariah dapat melakukan langkah-langkah:
1. Berkontribusi nyata dalam melaksanakan tugas dan fungsi layanan zakat dan wakaf.
2. Memiliki program kerja, target dan sasaran dalam melaksanakan tugas dan fungsi layanan zakat dan wakaf.
3. Menerapkan prinsip prinsip kolaboratif dan kerjasama dan membangun jejaring yang kuat dengan Stakeholder/Lembaga/institusi terkait internal maupun eksternal.
4. Memiliki pengaruh yang positif, berkarakter, loyal dan integritas yang tinggi, serta menjadi contoh atau teladan di grassroot.
5. Optimalisasi Kompetensi dan Pengembangan Kemampuan beradaptasi dengan perubahan Teknologi Informasi.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

HSI Buka Jalan Menuju Pertumbuhan Produk Halal dan Ekonomi Syariah di Indonesia

HSI Buka Jalan Menuju Pertumbuhan Produk Halal dan Ekonomi Syariah di Indonesia

Bisnis | Rabu, 28 Juni 2023 | 15:08 WIB

Sri Mulyani Ingin Indonesia Jadi Pusat Ekonomi Syariah Dunia

Sri Mulyani Ingin Indonesia Jadi Pusat Ekonomi Syariah Dunia

Bisnis | Minggu, 28 Mei 2023 | 14:21 WIB

Indonesia Diminta Manfaatkan Momen KTT ASEAN untuk Promosikan Ekonomi Syariah

Indonesia Diminta Manfaatkan Momen KTT ASEAN untuk Promosikan Ekonomi Syariah

Bisnis | Rabu, 10 Mei 2023 | 10:54 WIB

TWB 2023 Jadi Langkah Perkuat Ekonomi Syariah di Lingkungan Akademisi

TWB 2023 Jadi Langkah Perkuat Ekonomi Syariah di Lingkungan Akademisi

Jawa Tengah | Sabtu, 11 Maret 2023 | 10:09 WIB

5 Akad Ekonomi Syariah yang Sering Digunakan, Bebas Riba!

5 Akad Ekonomi Syariah yang Sering Digunakan, Bebas Riba!

Your Say | Minggu, 19 Februari 2023 | 19:57 WIB

PBNU dan Prudential Syariah Jalin Kemitraan Strategis untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Syariah

PBNU dan Prudential Syariah Jalin Kemitraan Strategis untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Syariah

Press Release | Senin, 19 Desember 2022 | 09:20 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

×