Donasi dari Masyarakat Bukti Indonesia Dukung Perjuangan Rakyat Palestina

Ferry Noviandi Suara.Com
Jum'at, 01 Desember 2023 | 02:45 WIB
Donasi dari Masyarakat Bukti Indonesia Dukung Perjuangan Rakyat Palestina
Massa yang tergabung dari aktivis dan masyarakat menggelar aksi solidaritas untuk Palestina di depan Kedubes Amerika Serikat, Jakarta, Kamis (9/11/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Indonesia menjadi salah satu negara yang sangat tegas mendukung Palestina dalam melawan kezaliman Israel. Tidak saja pemerintah, tapi juga rakyat Indonesia itu sendiri.

Sebagai bukti, raykat Indonesia dengan inisiatifnya mengumpulkan dan memberikan sumbangan untuk Palestina. Aksi nyata ini membuktikan komitmen Indonesia dalam mendukung hak-hak dan kesejahteraan rakyat Palestina.

Perhatian Indonesia terhadap rakyat Palestina menjadi pembahasan dalam diskusi memperingati Hari Internasional Untuk Solidaritas Palestina yang diselenggarakan okeh Departemen Ilmu Hubungan Internasional Fisip UI.

Dalam acara ini Kepala Departemen HI UI Asra Virgianita menyerahkan donasi Rp115 juta dari alumni HI UI kepada Dubes Palestina Untuk Indonesia Zuhair Al Shun, sebagai simbol dukungan kepada rakyat Palestina.

Diskusi memperingati Hari Internasional Untuk Solidaritas Palestina yang digelar epartemen Ilmu Hubungan Internasional Fisip UI. [dokumentasi pribadi]
Diskusi memperingati Hari Internasional Untuk Solidaritas Palestina yang digelar epartemen Ilmu Hubungan Internasional Fisip UI. [dokumentasi pribadi]

Salah satu yang dibahas dalam diskusi ini adalah ramainya pemboikotan terhadap produk yang diduga mendukung Israel. Soal ini, para akademisi Indonesia memberikan pandangan yang beranekaragam.

Dekan Fisi UI, Prof Dr Semiarto Aji Purwanto mengatakan boikot terhadap barang terentu harus bisa tepat sasaran. Jangan sampai boikot malah kontraproduktif bagi upaya kemderdekaan Palestina atau memecah belah bangsa kita sendiri.

"Segala dukungan harus dilakukan secara bertanggungjawab dalam koridor kemanusiaan tadi dan tepat pada sasaran. Dalam era di mana disinformasi dan hoaks sering terjadi, kita harus mampu memilih dan memilah informasi yang tepat dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai pijakan kita dalam memberikan dukungan-dukungan tersebut," kata Dr Soemiarto.

Soal pemboikotan terhadap sejumlah produk juga menjadi sorotan Prof Evi Fitriani, yang juga menjadi pembicara. Menurutnya, boikot yang dilakukan saat ini kurang relevan dalam rangka membantu rakyat Palestina.

"Kita harus yakin kalau boikot kita itu memang efektif, jangan memboikot yang kita sendiri tidak tahu. Itulah pentingnya kelompok penengah, kelompok akademia untuk melakukan riset dan memberikan semacam guidance, mana produk-produk yang perlu di boikot," ujarnya.

Baca Juga: Menteri Kominfo Ungkap Nasib Starlink di RI Usai Elon Musk Dukung Israel

"Menurut saya produk yang harus diboikot, produk senjata, yang benar-benar dipakai untuk menghabisi atau membunuh rakyat Palestina, perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam perdagangan senjata. Itu yang paling penting," katanya menyambung.

Evi berharap masyarakat tidak mudah terpancing dengan informasi yang belum bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya. Menurutnya, boikot produk secara sporadis tidak benar-benar relevan dalam membantu perjuangan.

"Kalau yang lain-lainnya kita harus pelajari karena sistem global itu sudah sangat rumit dan kadang-kadang kita tidak tau pemilik modalnya ada di mana, dan pekerjaannya belum tentu orang yang terlibat dengan Israel, bisa jadi pekerjanya orang Indonesia dan orang Palestina," tutur Evi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI