Susu Bantu Serap Gizi Secara Maksimal untuk Bantu Pertumbuhan Anak

Iman Firmansyah Suara.Com
Senin, 03 Juni 2024 | 18:45 WIB
Susu Bantu Serap Gizi Secara Maksimal untuk Bantu Pertumbuhan Anak
Ilustrasi susu (Pixabay.com/Imoflow)

Suara.com - Salah satu program presiden terpilih Prabowo Subianto adalah memberikan makan siang bergizi bagi anak Indonesia. Gizi merupakan asupan penting guna mendukung perkembangan fisik dan kognisi anak selama masa pertumbuhan.

Salah satu "kendaraan" terbaik pengantar gizi bagi anak adalah susu. Medical Science Director Danone Indonesia, Dokter Ray Wagiu Basrowi menjelaskan bahwa susu secara klinis terbukti merupakan sumber asupan protein hewani terbaik.

"Kenapa? Karena protein hewani terbukti merupakan vehicle atau kendaraan yang baik untuk penyerapan zat-zat gizi yang penting untuk tumbuh kembang si kecil, baik untuk balita maupun anak usia sekolah," kata Ray Wagiu di Jakarta belum lama ini.

Ray menjelaskan, penting bagi bangsa Indonesia untuk memastikan asupan gizi bagi anak. Dia melanjutkan, kasus-kasus kekurangan gizi yang masih menjadi masalah utama di Indonesia bisa teratasi salah satunya dengan asupan nutrisi melalui susu pertumbuhan.

Ray mengatakan, asupan susu bagi anak tidak hanya menghindari diri dari gizi buruk akibat kurangnya makanan bernutrisi tetapi juga mencegah stunting serta anemia. Dia mengungkapkan, sekitar 1 dari 3 anak Indonesia masih menderita anemia atau stunting.

"Khusus anemia, formulasi yang dilakukan Danone adalah melakukan inovasi untuk memastikan supaya susu pertumbuhan itu diperkaya atau difortifikasi dengan zat besi dan vitamin C," katanya.

Setali tiga uang, Ahli Kulinologi, Hindah J.Muaris mengatakan bahwa susu dibutuhkan sebagai salah satu sumber protein hewani yang disarankan untuk anak-anak pertumbuhan atau dalam masa sekolah. Susu mengandung gizi mikro, terutama vitamin C, zat besi, zinc dan asam folat yang sangat diperlukan untuk perkembangan otak anak pada masa tersebut.

"Protein dalam susu juga dapat membantu anak-anak tumbuh dan berkembang secara optimal," kata Hindah.

Hindah melanjutkan, peraturan menteri kesehatan republik Indonesia nomor 28 tahun 2019 menyebutkan bahwa anak usia 6-12 tahun membutuhkan 40-55 gram protein per hari. Dia menyebutkan, kebutuhan asupan protein itu diantaranya bisa dipenuhi dengan minum susu.

Baca Juga: Akses Kesehatan Gigi dan Mulut di Indonesia Belum Merata, Banyak Warga Kurang Mampu Tak Dapat Pelayanan Maksimal

"Susu sama seperti sumber protein hewan lainnya, fungsinya membantu mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak. Itu yang perlu digaris bawahi," kata dia menekankan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI