Belasan Warga Gedong Panjang Sukabumi Keracunan Usai Makan Jajanan Dodongkal

Purwasuka | Suara.com

Senin, 08 Agustus 2022 | 11:47 WIB
Belasan Warga Gedong Panjang Sukabumi Keracunan Usai Makan Jajanan Dodongkal
Ilustrasi keracunan makanan. (Shutterstock)

SUKABUMI - Makanan dodongkal menjadi penyebab 19 orang warga RW 06 Kelurahan Gedong Panjang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi keracunan. Para korban mengalami gejala mual, muntah hingga diare usai menyatap dodongkal dari penjual keliling.

Kepada Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, dr Rita mengatakan, dari belasan korban keracunan tiga diantaranya merupakan balita. Adapun kejadian ini terjadi pada Minggu (7/8/2022).

"Ya benar ada laporan Keracunan massal di Gedong Panjang. Hingga malam ini korban yang terdata ada 19 orang, tiga diantaranya balita," katanya, Minggu (7/8/2022)

Dia menerangkan, sebagian korban keracunan ini mendapatkan perawatan medis di rumahnya masing-masing. Namun ada satu orang yang terpaksa di rujuk ke rumah sakit. 

"Ada 1 pasien dewasa yang harus dirujuk ke rumah sakit Kartika," katanya.

Berdasarkan laporan dari tim lapangan, bahwa para korban ini keracunan setelah mengkonsumi makana dodongkol yang dijual pedagang keliling. Meskipun sudah diketahui penyebabnya, namun sampel makanan dan muntah korban akan dikirim Laboratorium Dinkes Provinsi Jawa Barat 

"Kami sudah berkoordinasi juga dengan surveilans Dinkes Jabar," ucap Rita.

Sejauh ini kondisi seluruh pasien dugaan Keracunan dodongkal ini dalam keadaan stabil. 

"Tim Puskesmas bersama tim Home Care, Polsek, koramil, kecamatan dan kelurahan masih di lapangan. Door too door ke rumah korban," beber Rita melansir dari sukabumiupdate.com.

Rita menegaskan bahwa pedagang dodongkalnya sudah dipanggil Polsek Citamiang untuk dimintai keterangan. 

"Pedagang Dodongkal keliling yang biasa dipanggul," pungkas Rita.

Sementara itu, penjual dodongkal yang berinisial A mengetahui kabar 19 orang keracunan kemudian mendatangi warga dan meminta maaf. Dia mengaku, bahwa kejadian ini merupakan yang pertama kali sejak dirinya berjualan dodongkal.

A mengatakan, bahwa dirinya sudah sering berjualan dodongkal di wilayah tersebut. Bahkan itu adalah usaha turun temurun dari keluarganya.

Kemudian Kapolsek Citamiang AKP Arif Saptaraharja telah memanggil A dan dipertemukan dengan warga, keluarga korban dan Ketua RW 6 Gedong Panjang di Polsek Citamiang.

Hasil pertemuan itu, A langsung melakukan permohonan maaf. Rencananya hari Senin 8 Agustus 2022 akan mendatangi satu persatu warga yang mengalami Keracunan usai mengkonsumsi Dodongkal yang dijualnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Begini Kronologis Ratusan Warga Sukabumi Alami Keracunan Massal, Santap Nasi Kotak di Acara Syukuran

Begini Kronologis Ratusan Warga Sukabumi Alami Keracunan Massal, Santap Nasi Kotak di Acara Syukuran

Jabar | Minggu, 31 Juli 2022 | 10:45 WIB

Makan Nasi Kotak di Acara Syukuran Warga yang Pulang Ibadah Haji, 145 Warga Warga Sukabumi Keracunan

Makan Nasi Kotak di Acara Syukuran Warga yang Pulang Ibadah Haji, 145 Warga Warga Sukabumi Keracunan

Jabar | Sabtu, 30 Juli 2022 | 08:24 WIB

Biadab! Tidak Terima Ditegur, Anak Perempuan di Sukabumi Langsung Pukuli Ibu Kandung Hingga Giginya Copot

Biadab! Tidak Terima Ditegur, Anak Perempuan di Sukabumi Langsung Pukuli Ibu Kandung Hingga Giginya Copot

Bogor | Rabu, 27 Juli 2022 | 20:06 WIB

Terkini

Tol Bocimi KM 72 Longsor! Jalur Arah Bogor dan Jakarta Ditutup Sementara

Tol Bocimi KM 72 Longsor! Jalur Arah Bogor dan Jakarta Ditutup Sementara

Jabar | Kamis, 07 Mei 2026 | 00:06 WIB

Identitas Korban Bus ALS di Muratara Mulai Terungkap, Ini Daftar Nama yang Sudah Teridentifikasi

Identitas Korban Bus ALS di Muratara Mulai Terungkap, Ini Daftar Nama yang Sudah Teridentifikasi

Sumsel | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:46 WIB

5 Poin Panas Polemik PSEL Bogor: Mulai dari Ancaman Kesehatan Hingga Tawaran Studi Banding ke China

5 Poin Panas Polemik PSEL Bogor: Mulai dari Ancaman Kesehatan Hingga Tawaran Studi Banding ke China

Bogor | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:41 WIB

Bus ALS yang Terbakar di Muratara Ternyata Bawa Motor dan Tabung Gas Elpiji

Bus ALS yang Terbakar di Muratara Ternyata Bawa Motor dan Tabung Gas Elpiji

Sumsel | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:32 WIB

5 Rekomendasi Brand Sepatu Lokal Terbaik yang Sedang Trend di Tahun 2026, Gaya Kamu Auto Naik Level

5 Rekomendasi Brand Sepatu Lokal Terbaik yang Sedang Trend di Tahun 2026, Gaya Kamu Auto Naik Level

Banten | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:32 WIB

5 Rekomendasi Wisata Karawang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga, Dijamin Seru dan Edukatif

5 Rekomendasi Wisata Karawang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga, Dijamin Seru dan Edukatif

Jabar | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:22 WIB

Sejumlah Kader Nasdem dan Parpol Lain di Kabupaten Sarmi Papua Pindah ke PSI

Sejumlah Kader Nasdem dan Parpol Lain di Kabupaten Sarmi Papua Pindah ke PSI

Sulsel | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:19 WIB

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Perjalanan Pasutri asal Pati Berubah Mencekam saat Bus ALS Terbakar di Muratara

Perjalanan Pasutri asal Pati Berubah Mencekam saat Bus ALS Terbakar di Muratara

Sumsel | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:12 WIB

4 Rekomendasi Sepeda Gunung United Bike yang Ramah di Kantong Banget, Mulai Rp2 Jutaan

4 Rekomendasi Sepeda Gunung United Bike yang Ramah di Kantong Banget, Mulai Rp2 Jutaan

Bogor | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:11 WIB