Ki Jaga Raksa Simbol Aset Budaya Nasional, Negara Layak Memilikinya

Purwasuka

Rabu, 17 Agustus 2022 | 19:59 WIB
Ki Jaga Raksa Simbol Aset Budaya Nasional, Negara Layak Memilikinya
Ki Jaga Raksa kembali digunakan untuk mengantar Bendera Pusaka dan teks proklamasi pada momen upacara HUT RI ke-77

JAKARTA Kereta kencana Ki Jaga Raksa kembali mencuri perhatian publik. Kereta kencana yang dibuat di Solo pada tahun 2009 lalu itu kembali dipercaya mengantar Bendera Pusaka Merah Putih dan Teks Proklamasi, dalam rangkaian upacara Hari Kemerdekaan ke-77 Republik Indonesia.

Kehadiran kereta kencana Ki Jaga Raksa pada upacara peringatan HUT RI ke-77 ini menjadikan momen bersejarah bagi bangsa Indonesia tersebut penuh makna. Apalagi, dilihat dari bentuk dan tampilannya, kereta kencana ini memiliki nilai seni budaya Indonesia yang sangat tinggi.

Sehingga sudah selayaknya kereta kencana Ki Jaga Raksa dimiliki negara dengan tujuan menyelamatkan aset seni budaya nasional untuk kemudian disimpan di museum milik negara.

Sejatinya, kereta kecana Ki Jaga Raksa sudah hampir 7 tahun lebih, tepatnya sejak 2014 lalu, dipercaya menjadi kendaraan yang akan membawa bendera pusaka dalam prosesi upacara kenegaraan. Khususnya upacara HUT Kemerdekaan RI.

Namun pada tahun 2019, kereta ini ‘diistirahatkan’ dengan alasan Pandemi Covid-19. Seperti diketahui, sejak memasuki masa pandemi Covid-19, pemerintah menerapkan pembatasan kegiatan yang melibatkan massa.

Kali ini, tepatnya pada peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-77, kereta kencana Ki Kaga Raksa kembali dihadirkan. Seperti tahun-tahun sebelumnya, pada prosesi upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia kali ini, kereta kencana Ki Jaga Raksa kembali bertugas membawa Bendera Pusaka dan teks proklamasi.

Pada peringatan HUT RI ke-77 kali ini, publik pun kembali dibuat kagum dengan karya seniman Solo tersebut. Lalu apa makna nama Ki Jaga Raksa dan keuningan kereta kencana tersebut?

Menurut anggota DPR RI yang juga penggagas ide pembuatan kereta kencana Ki Jaga Raksa, Dedi Mulyadi, kereta kencana Ki Jaga Raksa pada 2009 lalu di Solo, Jawa Tengah. Politisi Partai Golkar tersebut menyebutkan, nama Ki Jaga Raksa secara bahasa memiliki arti yang sangat dalam. Ki berarti istilah maskulin. Jaga berarti merawat dan Raksa merupakan rasa atau hati.

Namun secara makna Ki Jaga Raksa merupakan simbol pemimpin yang menjaga, melindungi dan mengayomi rakyat dengan penuh rasa. Dengan alasan itu, mantan Bupati Purwakarta dua periode memberi nama kereta kencana itu Ki Jaga Raksa.

baca juga

"Makanya, nama kereta kencana ini adalah Ki Jaga Raksa," kata Dedi Jumat (12/8/2022).

Masih menurut Dedi, kereta kencana ini sengaja dibuat sebagai representasi dan penghormatan terhadap Raja Pajajaran Sri Baduga Maharaja atau Prabu Siliwangi.

Tak heran jika kereta kencana ini sering dihadirkan dalam setiap acara kebudayaan atau even tingkat nasional maupun daerah.

Seperti diketahui, sebelum diberangkatkan ke istana negara, kereta itu berada di Subang, Jawa Barat. Tepatnya di Bale Pamanah Rasa yang merupakan tempatnya selama ini tersimpan.

Warga pun turut melepas kereta Ki Jaga Raksa ini dalam sebuah prosesi dengan tema "Ki Jaga Raksa Miang Ka Istana Negara" yang berarti Ki Jaga Raksa pergi ke Istana Negara.

Prosesi diawali dengan turunnya Ki Jaga Raksa yang kemudian disambut oleh sejumlah penari. Kemudian sejumlah perempuan silih berganti memukulkan halu ke lesung yang biasa digunakan petani untuk menumbuk padi.

Setelah melewati berbagai prosesi tersebut, lantas Dedi Mulyadi menyerahkan kereta kencana ke Kogartap I/Jakarta selaku pihak yang akan mengawal kereta kencana selama HUT Kemerdekaan ke-77 di Istana Negara. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Berbeda, Dedi Mulyadi dan Petani Laksanakan Pengibaran Bendera Merah Putih di Sawah

Berbeda, Dedi Mulyadi dan Petani Laksanakan Pengibaran Bendera Merah Putih di Sawah

Purwasuka | Rabu, 17 Agustus 2022 | 17:38 WIB

Unik! Pemain Persib Rayakan HUT RI ke-77 di Kereta Dengan Cara Ini

Unik! Pemain Persib Rayakan HUT RI ke-77 di Kereta Dengan Cara Ini

Purwasuka | Rabu, 17 Agustus 2022 | 15:36 WIB

HUT RI ke-77, Legend Persib dan Pejuang Kemerdekaan Berpesan Ini

HUT RI ke-77, Legend Persib dan Pejuang Kemerdekaan Berpesan Ini

Purwasuka | Rabu, 17 Agustus 2022 | 14:52 WIB

Arti dari Lirik 'Ojo Dibandingke', Lagu Farel Prayoga yang Dinyayikan di Istana Merdeka

Arti dari Lirik 'Ojo Dibandingke', Lagu Farel Prayoga yang Dinyayikan di Istana Merdeka

Purwasuka | Rabu, 17 Agustus 2022 | 14:09 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×