Politik, Partai Politik dan Simbol serta Ideologi Yang Melatarbelakanginya

Purwasuka | Suara.com

Kamis, 18 Agustus 2022 | 22:37 WIB
Politik, Partai Politik dan Simbol serta Ideologi Yang Melatarbelakanginya
Ketua DPC PKB Purwakarta, Sona Maulida Roemardhie

DALAM sebuah kunjungan ziarah disalah satu makam keramat yang ada di Purwakarta, kami bertemu dengan seorang sesepuh ulama yang rumahnya berada di dalam area sekitar makam tersebut. Mahfum bagi kami dalam melakukan ziarah apabila masih ada sesepuh yang hidup maka harus menemuinya terlebih dahulu sebelum menemui ahli makam.

Kami memperkenalkan diri sebagai jamaah sholawat dan menyebutkan dari mana berasal. Kagetnya hal itu justru ditimpali beliau dengan mengurut silsilah orang-orang tua dimana kami berasal yang menandakan beliau sangat mengenal dan memahami kami.

Lalu pada sesi selanjutnya beliau menanyakan pekerjaan yang kami lakukan untuk menafkahi kehidupan selama ini, hingga pada akhirnya identitas kami secara terbuka disampaikan oleh seorang muhibbin beliau bahwa kami adalah orang partai politik.

Begitu ia mendengar partai politik. Beliau yang dikenal jauh dari aktivitas politik, apalagi partai politik langsung berkata bahwa partai politik adalah salah satu instrumen yang seringkali menyebabkan perselisihan, perbedaan, perpecahan dan prilaku yang tidak baik ditingkat masyarakat dari mulai elit sampai dengan arus bawah.

Betapa kagetnya kami mendengar pendapat beliau yang sangat apatis dan apriori tersebut, sudah begitu negatifkah citra politik dan partai politik di Indonesia?

Padahal partai politik adalah instrumen kehidupan negara yang diniscayakan keberadaanya dalam konstruk konstitusi negara kita. Tidak ada pintu kekuasaan dan pengelolaan negara di ruang eksekutif dan legislatif selain daripada pintu partai politik.

Sejak kemerdekaan republik ini telah bermunculan berbagai partai politik yang digawangi oleh para tokoh nasional dengan berbagai macam ideologi, idealisme, dan latar belakang yang mengikutinya.

Bangsa Indonesia adalah bangsa majemuk dan heterogen maka wajar apabila semua elemen bangsa memiliki cita-cita, kondisi ideal dan visi misi yang tidak tercerabut dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Tidak ada yang salah dalam heterogenitas dan kondisi majemuk itu, malah menjadi sumberdaya potensi mumpuni bangsa ini dalam meraih kebaikan bersama-sama.

Nasionalisme, demokrasi, ideologi, platform sektoral, agama, segmen profesional bersatu padu dalam mewujudkan Bangsa Indonesia yang adil makmur, sejahtera seperti cita-cita undang-undang dasar 1945.

Semuanya bisa berpikir dan bekerja keras dengan landasan latar belakang dan kelompoknya demi satu tujuan mengisi kemerdekaan dengan kiprah terbaiknya, tidak ada yang salah dengan itu semua. Kesalahan terjadi ketika semua latar belakang itu dijadikan senjata dan kampanye oleh semua pihak dan tidak dijadikan landasan azas berpikir dan bergerak.

Kembali pada cerita kami diatas,

Ketika beliau mengatakan seperti itu kami menjelaskan bahwa partai kami adalah partai yang memiliki platform dan visi misi yang berangkat dari nilai-nilai ideologi/aqidah ASWAJA. Oleh karenanya, secara tidak langsung kami berkewajiban menjaga, mengamalkan dan melestarikan ajaran tersebut. Tanpa tedeng aling-aling beliau langsung berucap “masukkan abah dalam kepengurusan partai”!!!

Kami luarbiasa kaget dengan tanggapan yang begitu cepat dari beliau. Selanjutnya, kami menyadari bahwa kedekatan pemikiran, kesamaan pemahaman, keluasan cara pandang bisa menjadi instrumen dan semangat untuk bergerak mewujudkan cita-cita bersama. Hal sama yang pernah dilakukan oleh para sesepuh dan pendiri bangsa ini dahulu.

Dalam berpikir dan bergerak, mereka, para sesepuh dan pendiri bangsa ini dahulu tidak menampilkan identitas latar belakangnya. Hal ini karena mereka lebih menampilkan cita-cita dan pencapaian bersama yang dilatarbelakangi oleh pemahaman substantif atas Nasionalisme, demokrasi, ideologi, platform sektoral, agama, segmen profesional. Alhasil, politik identitas tidak menjadi pemicu perpecahan malah menjadi pemicu persatuan dan kesatuan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rangkaian HUT RI ke-77, Kodim 0619 Purwakarta Gelar Doa Bersama

Rangkaian HUT RI ke-77, Kodim 0619 Purwakarta Gelar Doa Bersama

| Kamis, 18 Agustus 2022 | 15:54 WIB

Polisi di Purwakarta Gencar Lakukan Patroli Karena Ini

Polisi di Purwakarta Gencar Lakukan Patroli Karena Ini

| Kamis, 18 Agustus 2022 | 15:34 WIB

Berikut Jumlah Harta Kekayaan Milik Anggota DPRD Purwakarta yang Tersandung Kasus Narkoba

Berikut Jumlah Harta Kekayaan Milik Anggota DPRD Purwakarta yang Tersandung Kasus Narkoba

| Kamis, 18 Agustus 2022 | 14:09 WIB

Terkini

Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal

Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal

News | Senin, 13 April 2026 | 20:47 WIB

Bisnis Kebencian: Resbob Dituntut 2,6 Tahun Penjara Usai 'Jual' Isu SARA Demi Saweran

Bisnis Kebencian: Resbob Dituntut 2,6 Tahun Penjara Usai 'Jual' Isu SARA Demi Saweran

Jabar | Senin, 13 April 2026 | 20:46 WIB

Shindy Samuel Minta Maaf ke Rendy usai Ditalak, Akui Tak Bisa Penuhi Nafkah Batin

Shindy Samuel Minta Maaf ke Rendy usai Ditalak, Akui Tak Bisa Penuhi Nafkah Batin

Entertainment | Senin, 13 April 2026 | 20:40 WIB

Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi

Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi

News | Senin, 13 April 2026 | 20:39 WIB

Polisi Ungkap Peran Tersangka Kasus Injak Al-Qur'an: Ada yang Memerintah, Ada yang Melakukan

Polisi Ungkap Peran Tersangka Kasus Injak Al-Qur'an: Ada yang Memerintah, Ada yang Melakukan

Banten | Senin, 13 April 2026 | 20:31 WIB

Momen Anwar Usman Pingsan Usai Purnabakti di Gedung MK

Momen Anwar Usman Pingsan Usai Purnabakti di Gedung MK

Foto | Senin, 13 April 2026 | 20:28 WIB

Persib Paling Difavoritkan Juara, Borneo FC Jadi Kuda Hitam, Persija Jangan Menyerah

Persib Paling Difavoritkan Juara, Borneo FC Jadi Kuda Hitam, Persija Jangan Menyerah

Bola | Senin, 13 April 2026 | 20:26 WIB

10.000 Pelari Ramaikan wondr Kemala Run 2026 di Bali, Dorong Sport Tourism dan Aksi Sosial

10.000 Pelari Ramaikan wondr Kemala Run 2026 di Bali, Dorong Sport Tourism dan Aksi Sosial

News | Senin, 13 April 2026 | 20:21 WIB

Review Ready or Not 2: Ketegangan Tanpa Henti tapi Tetap Bikin Tertawa

Review Ready or Not 2: Ketegangan Tanpa Henti tapi Tetap Bikin Tertawa

Entertainment | Senin, 13 April 2026 | 20:20 WIB

Anwar Usman Lepas Jabatan, MK Sambut Liliek Prisbawono dan Adies Kadir

Anwar Usman Lepas Jabatan, MK Sambut Liliek Prisbawono dan Adies Kadir

Foto | Senin, 13 April 2026 | 20:19 WIB