Kasus Kekerasan Anak di Karawang Cukup Tinggi, Pemkab Didorong Lebih Responsif

Purwasuka

Minggu, 28 Agustus 2022 | 08:53 WIB
Kasus Kekerasan Anak di Karawang Cukup Tinggi, Pemkab Didorong Lebih Responsif
Ilustrasi kekerasan terhadap anak. (Jabarnews.com)

KARAWANG - Ada 12 kasus kekerasan terhadap anak yang terjadi di Kabupaten Karawang hingga pertengah Agustus 2022. Hal ini diungkap oleh Ketua Komnas Perlindungan Anak Jawa Barat Wawan Wartawan.

Wawan menerangkan, jumlah kasus kekerasan anak di Kabupaten Karawang cukup tinggi. Oleh karena itu, pihaknya mendorong pemerintah setempat untuk turut serta aktif menekan angka kasus kekerasan anak.

“Melakukan upaya-upaya responsif melakukan identifikasi masalah, kenapa bisa terus merangkak angka kekerasan seksual di Karawang,” katanya.

Dia mengungkap, bahwa kasus terbaru soal kekerasan anak di Kabupaten Karawang terjadi di wilayah Cilamaya Kulon pada Jumay (5/8/2022). Tak hanya itu, kasus serupa juga terjadi di Kecamatan Purwasari.

Parahnya, kasus kekerasan anak di Purwasari pelakunya yakni ayah kandung korban. Pelaku dengan tega mencabuli anaknya sendiri.

Wawan menyebutkan, untuk para korban dalam kasus kekerasan anak pihaknya akan membentuk tim untuk memberikan terapi psikis agar kesahatan mentalnya tidak hancur. Dia juga meminta Pemkab Karawang juga melakukan upaya lebih responsif, jika memang kurang SDM segera melakukan penambahan terutama terkait tenaga ahli psikologi. 
“Kalau memang kurang SDM segera mengadakan penambahan terutama untuk tenaga psikologi,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kabupaten Karawang Ridwan Salam meneranhkan, secara kelembagaan penanganan kasus kekerasan seksual di tingkat kecamatan sudah ada satgas. 

Diharapkan satgas di masing-masing kecamatan bisa optimal. Kemudian untuk tingkat kelurahan atau desa, ia juga berharap bisa terbentuk pendampingan anak berbasis masyarakat. 

“Ada beberapa desa yang sudah kita bentuk,” katanya melansir dari Radarkarawang.id.

baca juga

Ridwan juga mengakui jika SDM untuk penanganan kasus kekerasan seksual terhadap anak ini masih kurang terutama untuk tenaga psikolog. Namun pihaknya tetap mengoptimalkan dengan melalui lembaga lain. 

“Termasuk penguatan trauma healing tingkat dasar jadi mungkin tidak harus psikolog. Tapi kalau yang memang harus ditangani oleh psikolog ya kita rujuk agar mendapat pendampingan psikolog,” ujarnya. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hyundai Stargazer Jadi Tolok Ukur MVP, Kini Hadir di Karawang

Hyundai Stargazer Jadi Tolok Ukur MVP, Kini Hadir di Karawang

Purwasuka | Minggu, 28 Agustus 2022 | 05:07 WIB

Jaringan Narkoba Berpotensi Tumbuh di Karawang, BNN Bilang Begini

Jaringan Narkoba Berpotensi Tumbuh di Karawang, BNN Bilang Begini

Purwasuka | Minggu, 28 Agustus 2022 | 08:34 WIB

Harga Telur di Karawang Melejit Hingga Rp32 Ribu Per Kilo, Dinas Kaji Penyebabnya

Harga Telur di Karawang Melejit Hingga Rp32 Ribu Per Kilo, Dinas Kaji Penyebabnya

Purwasuka | Sabtu, 27 Agustus 2022 | 20:50 WIB

Terkini

Sempat Alami Gejala Keracunan Usai Santap MBG, Puluhan Siswa di Sleman Akhirnya Kembali Bersekolah

Sempat Alami Gejala Keracunan Usai Santap MBG, Puluhan Siswa di Sleman Akhirnya Kembali Bersekolah

Jogja | Kamis, 03 September 2026 | 20:55 WIB

Pegadaian Raih Penghargaan Corporate Secretary Champion 2026, Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola

Pegadaian Raih Penghargaan Corporate Secretary Champion 2026, Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 20:50 WIB

Apakah Air Mawar Viva Bisa Memutihkan Wajah? Begini Ulasan Jujur Pengguna

Apakah Air Mawar Viva Bisa Memutihkan Wajah? Begini Ulasan Jujur Pengguna

Lifestyle | Kamis, 03 September 2026 | 20:50 WIB

202 Ribu Hektare Lahan Terbakar! 20 Konsesi Kena Sanksi Akibat Karhutla

202 Ribu Hektare Lahan Terbakar! 20 Konsesi Kena Sanksi Akibat Karhutla

News | Kamis, 03 September 2026 | 20:47 WIB

Karhutla di Tembilahan Membara Lagi setelah Sempat Padam

Karhutla di Tembilahan Membara Lagi setelah Sempat Padam

Riau | Kamis, 03 September 2026 | 20:43 WIB

Layar TV Samsung "No Signal" atau Channel Hilang? Jangan Panik, Begini Cara Mengatasinya

Layar TV Samsung "No Signal" atau Channel Hilang? Jangan Panik, Begini Cara Mengatasinya

Tekno | Kamis, 03 September 2026 | 20:40 WIB

Biro Travel Akui Setor USD 75.000 ke Gus Alex Demi Muluskan Kuota Haji Tambahan

Biro Travel Akui Setor USD 75.000 ke Gus Alex Demi Muluskan Kuota Haji Tambahan

News | Kamis, 03 September 2026 | 20:35 WIB

5 Sifat Buruk Zodiak Aquarius yang Sulit Dipahami, Jadi Sering Dianggap Sombong dan Tidak Peduli

5 Sifat Buruk Zodiak Aquarius yang Sulit Dipahami, Jadi Sering Dianggap Sombong dan Tidak Peduli

Lifestyle | Kamis, 03 September 2026 | 20:35 WIB

TetherMax Tunjuk Aktor Korea Yun Si Yun Jadi Brand Ambassador Seiring Perluas Kehadiran di Asia

TetherMax Tunjuk Aktor Korea Yun Si Yun Jadi Brand Ambassador Seiring Perluas Kehadiran di Asia

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 20:33 WIB

Alarm Keras untuk Prabowo! 1.742 Siswa dan Guru Keracunan MBG, Tata Kelola Bobrok Disorot

Alarm Keras untuk Prabowo! 1.742 Siswa dan Guru Keracunan MBG, Tata Kelola Bobrok Disorot

News | Kamis, 03 September 2026 | 20:23 WIB

×