SUKABUMI – Aksi penikaman terjadi di Kampung Bangbara, Desa Neglasari, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Peristiwa tersebut menyebabkan seorang pria berinisial W (51) tewas usai ditikam di bagian leher.
Peristiwa tersebut sempat membuat warga heboh. Apalagi peristiwa terjadi di tengah pesta hajatan seorang warga setempat.
Untuk mengungkap peristiwa tersebut, polisi pun memeriksa sekitar 10 warga untuk dimintai keterangan sebagai saksi. Meski sudah mengantongi identitas pelaku, namun polisi belum menetapkan satu orang pun sebagai tersangka.
"Ada ya tentu (dugaan tersangka), cuman belum bisa kami sampaikan karena masih dalam tahap penyelidikan. Nanti pada saatnya insyaallah doa kita bersama kasus ini segera terungkap dan pelaku bisa segera tertangkap," kata Kapolsek Nyalindung AKP R Dandan Nugraha Gaos di Kampung Cibangbara, Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Senin (29/8/2022).
Informasi yang dihimpun, peristiwa bermula saat korban dan temannya akan berangkat dari Gegerbitung menuju Kota Sukabumi. Saat melewati Kampung Cibangbara, ia berhenti untuk melihat hiburan organ tunggal dalam rangka HUT Kemerdekaan RI.
Tak lama kemudian korban berselisih dengan satu warga dan terjadi keributan. Korban ditemukan oleh warga bersimbah darah.
Dandan menegaskan, acara dangdutan tersebut tak berizin. Pada malam kejadian itu, ia berniat membubarkan kerumunan massa, namun terlanjur peristiwa itu terjadi.
"Untuk acara seperti ini, karena kegiatan ini tidak berizin jadi tidak diterbitkan izin keramaian. Sehingga kami pun sebenarnya tadi malam mau membubarkan tapi keburu kejadian," ungkap Dandan.
Selain melanjutkan proses penyelidikan, tim gabungan dari TNI Polri bersiaga di sekitar TKP. Pihaknya mengimbau agar warga menyerahkan proses hukum ke kepolisian.
Baca Juga: Kapolres Purwakarta Peringatkan Anggotanya Tidak Terlibat Kejahatan
"Kami sudah sampaikan kepada keluaga korban bahwa perkara ditangani pihak kepolisian. Kami imbau ke keluarga korban dan teman-temannya untuk tidak mengambil tindakan sendiri,” tandasnya. (*)