Siswa Selamat Dari Insiden Laka Maut di Kota Bekasi Harus Diberikan Pemulihan Psikologi, KPAI Bilang Begini

Purwasuka | Suara.com

Kamis, 01 September 2022 | 13:42 WIB
Siswa Selamat Dari Insiden Laka Maut di Kota Bekasi Harus Diberikan Pemulihan Psikologi, KPAI Bilang Begini
Ilustrasi kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Kota Bekasi. (Suara.com/Danan Arya)

BEKASI - Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Retno Listyarti mendorong adanya pemulihan psikologi bagi para siswa yang selamat dari kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Sultan Agung, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi pada Rabu (31/8/2022).

Menurutnya, hal ini menjadi penting agar para siswa tersebut tidak trauma usai melihat insiden nahas tersebut. Bahkan hingga menyebabkan sejumlah siswa sekolah dasar lainnya meninggal dunia secara tragis.

"KPAI mendorong ada asesmen psikologi terhadap peserta didik yang selamat dan melihat kejadian teman-temannya di tabrak truk, bersimbah darah, dan lain-lain," katanya.

Dikatakannya, pemulihan psikologi bagi siswa tersebut sangat penting. Berhak diberikan kepada korban yang selamat.

"Anak-anak tersebut berhak mendapatkan pemulihan psikologi," katanya.

Selain itu, Retno juga mendesak perusahaan transportasi terkait untuk bertanggung jawab penuh terhadap rehabilitasi psikologis anak yang selamat. Selain itu, perusahaan itu diminta memberikan santunan bagi para korban.

"KPAI mendorong perusahaan transportasi dari truk penabrak untuk bertanggung jawab terhadap rehabilitasi psikologi (pembiayaan), rehabilitasi kesehatan fisik, dan juga santunan bagi keluarga korban sebagai bentuk tanggung jawab," tuturnya melansir dari PMJNews.com.

Pada kesempatan yang sama, Retno memberikan masukan untuk sekolah berada yang di pinggir jalan raya. Dia menyebut perlunya peran sekolah untuk menjaga anak yang belum dijemput orang tua.

"KPAI mendorong sekolah-sekolah yang berada di pinggir jalan besar, di mana lalu Lalang kendaraan-kendaraan besar sangat tinggi memang seharusnya mendapatkan perhatian khusus, terutama saat kedatangan dan kepulangan siswa," tuturnya.

"Sekolah juga bisa membuat SOP, misalnya terkait dengan anak-anak yang belum dijemput wajib menunggu di dalam halaman sekolah. Hal ini harus menjadi tanggung jawab bersama antar SKPD terkait di Pemerintah Kota atau Pemerintah Daerah," pungkasnya. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Desak Penabrak Tanggung Jawab, KPAI Sebut Siswa SD Selamat Kecelakaan Maut di Bekasi Harus Dapat Rehabilitasi

Desak Penabrak Tanggung Jawab, KPAI Sebut Siswa SD Selamat Kecelakaan Maut di Bekasi Harus Dapat Rehabilitasi

News | Kamis, 01 September 2022 | 13:28 WIB

Daftar 33 Korban Kecelakaan Truk Maut di Bekasi, Berikut Nama dan Tempat Rumah Sakit

Daftar 33 Korban Kecelakaan Truk Maut di Bekasi, Berikut Nama dan Tempat Rumah Sakit

| Kamis, 01 September 2022 | 13:08 WIB

Masih Trauma, Sopir Truk Maut Tewaskan 10 Orang Di Bekasi Belum Diperiksa Polisi

Masih Trauma, Sopir Truk Maut Tewaskan 10 Orang Di Bekasi Belum Diperiksa Polisi

News | Kamis, 01 September 2022 | 13:07 WIB

Terkini

Respons Tenang Dokter Richard Lee Setelah Sertifikat Mualaf Dicabut

Respons Tenang Dokter Richard Lee Setelah Sertifikat Mualaf Dicabut

Entertainment | Senin, 04 Mei 2026 | 08:45 WIB

SIG Tuntaskan Proyek Rp 1,4 Triliun di Tuban

SIG Tuntaskan Proyek Rp 1,4 Triliun di Tuban

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 08:43 WIB

Cuaca Semarang Hari Ini: Diprediksi Hujan Ringan di Tengah Peringatan Cuaca Ekstrem Jateng

Cuaca Semarang Hari Ini: Diprediksi Hujan Ringan di Tengah Peringatan Cuaca Ekstrem Jateng

Jawa Tengah | Senin, 04 Mei 2026 | 08:42 WIB

Sinopsis Drakor My Idol, My Debut: Perjuangan Trainee Ubah Nasib Tragis

Sinopsis Drakor My Idol, My Debut: Perjuangan Trainee Ubah Nasib Tragis

Your Say | Senin, 04 Mei 2026 | 08:35 WIB

Digital Divide: Apakah Self-Service Hanya Inovasi untuk Generasi Muda?

Digital Divide: Apakah Self-Service Hanya Inovasi untuk Generasi Muda?

Your Say | Senin, 04 Mei 2026 | 08:35 WIB

Duh! Ekonomi Jadi Pemicu Utama, Ribuan Istri di Cilacap Pilih Jadi Janda, Banyak dari Kalangan TKW

Duh! Ekonomi Jadi Pemicu Utama, Ribuan Istri di Cilacap Pilih Jadi Janda, Banyak dari Kalangan TKW

Jawa Tengah | Senin, 04 Mei 2026 | 08:33 WIB

Singo Edan Terluka! Manajemen Arema FC Janji Evaluasi Usai Digebuk Persebaya dan Persik

Singo Edan Terluka! Manajemen Arema FC Janji Evaluasi Usai Digebuk Persebaya dan Persik

Malang | Senin, 04 Mei 2026 | 08:32 WIB

Anggaran Pendidikan Tembus Rp19,75 Triliun, DPRD: Tak Boleh Ada Lagi Anak Putus Sekolah di Jakarta!

Anggaran Pendidikan Tembus Rp19,75 Triliun, DPRD: Tak Boleh Ada Lagi Anak Putus Sekolah di Jakarta!

News | Senin, 04 Mei 2026 | 08:32 WIB

5 Mobil Kecil Bekas untuk Ibu Muda: Kabin Lapang, Lincah di Jalanan

5 Mobil Kecil Bekas untuk Ibu Muda: Kabin Lapang, Lincah di Jalanan

Riau | Senin, 04 Mei 2026 | 08:26 WIB

Jalan Padang Dalom Terancam Putus! Begini Langkah Kilat Dinas PUPR Lambar Redam Longsor

Jalan Padang Dalom Terancam Putus! Begini Langkah Kilat Dinas PUPR Lambar Redam Longsor

Lampung | Senin, 04 Mei 2026 | 08:26 WIB