Video Viral Perusakan Dua Makam Kosong di Sukabumi, Kades Beberkan Faktanya

Purwasuka

Jum'at, 09 September 2022 | 20:57 WIB
Video Viral Perusakan Dua Makam Kosong di Sukabumi, Kades Beberkan Faktanya
Aksi perusakan dua makam tanpa jenazah yang viral di media sosial. (sukabumiupdate.com)

SUKABUMI - Sebuah video yang memperlihatkan aksi perusakan terhadap dua makan di Desa Bojonggenteng, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi viral di media sosial. Aksi perusakan itu diduga terjadi pada Kamis (8/9/2022).

Kepala Desa Bojonggenteng, Endan S menerangkan, setelah dilakukan pengecekan diketahui bahwa kedua makam tersebut kosong. Artinya tidak ada jenazah di kedua makam tersebut.

Dia menerangkan, kedua makam buatan tersebut dibuat pada tiga minggu lalu. Diduga kedua makam tersebut dibuat untuk kegiatan ritual.

Hingga kin, diakui Endan pihaknya tidak mengetahui siapa yang membuat makam buatan tersebut. Akan tetapi berdasarkan informasi, bahwa pembuatnya berasal dari warga Desa Bojonggenteng dan Desa Ciparay.

"Itu makam abal-abal, kurang lebih tiga minggu sejak dibangunnya untuk pemujaan ritual," ujarnya, Jumat (9/9/2022).

Endan menyebut dua warga asal Desa Bojonggenteng dan Desa Ciparay, Kecamatan Jampangkulon, yang membuat makam tersebut diduga telah meminta izin kepada pemilik lahan untuk membangun makam di tanah kosong. 

Makam-makam ini berada dekat sawah, sungai, dan di belakang rumah pemilik lahan.

"Mungkin mereka minta izin kepada pemilik lahan, maka dibuatlah makam abal-abal (ngarang) di lahan kosong dekat sawah, dekat sungai, di belakang rumah. Katanya mereka mendapatkan mimpi bahwa di lahan itu ada patilasan zaman dulu, katanya ada syekh," katanya mengutip dari sukabumiupdate.com.

Sebenarnya Endan menerima dua versi soal keberadaan makam ini. Pertama, makam tersebut dibuat berdasarkan mimpi. Kedua, makam dibuat lantaran ada amanah dari seorang ustaz.

baca juga

Endan mengatakan kedua makam tersebut ditutup kain putih dan saung berukuran 2x3 meter. Bahkan bebatuan sisa pembuatan makan masih ada di lokasi. 

"Dari informasi, pengikutnya sudah ada 18 orang dan sudah dua kali melakukan ritual, malam Jumat kemarin dan malam Selasa," katanya.

Menurut Endan, lokasi kedua makam itu ada di tempat yang sepi, sehingga dia pun baru mengetahuinya setelah video perusakan beredar. 

"Kalau tahu (sejak awal) pasti saya tolak untuk membuat tempat ritual, walaupun itu lahan pribadi," ujarnya. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mengerikan! Angin Puting Beliung Porak Porandakan Rumah di Sukabumi, Warga: Allahu Akbar

Mengerikan! Angin Puting Beliung Porak Porandakan Rumah di Sukabumi, Warga: Allahu Akbar

Bekaci | Kamis, 08 September 2022 | 18:19 WIB

Geger, Mayat Laki-laki Ditemukan di Hutan Kawasan Perhutani Sukabumi, Kondisinya Sudah Mengenaskan

Geger, Mayat Laki-laki Ditemukan di Hutan Kawasan Perhutani Sukabumi, Kondisinya Sudah Mengenaskan

Jabar | Kamis, 08 September 2022 | 16:29 WIB

Kota Sukabumi Dilanda Hujan Deras, 6 Titik Banjir dan 1 Rumah Roboh

Kota Sukabumi Dilanda Hujan Deras, 6 Titik Banjir dan 1 Rumah Roboh

Sukabumi | Kamis, 08 September 2022 | 13:02 WIB

Terkini

Polisi Buru 2 Otak Perusakan Kabel Optik Pademangan, Dibayar Rp1 Juta untuk Jegal Pesaing

Polisi Buru 2 Otak Perusakan Kabel Optik Pademangan, Dibayar Rp1 Juta untuk Jegal Pesaing

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:22 WIB

Geger Pistol dan CD Porno di Sekolah Harapan Ibu: 580 Siswa PJJ; Yayasan Lapor KPAI dan DPR

Geger Pistol dan CD Porno di Sekolah Harapan Ibu: 580 Siswa PJJ; Yayasan Lapor KPAI dan DPR

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:19 WIB

3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya

3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya

Tekno | Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:14 WIB

Promo Indomaret Terbaru Hari Ini 9 Agustus 2026, Susu dan Perlengkapan Balita Diskon Besar

Promo Indomaret Terbaru Hari Ini 9 Agustus 2026, Susu dan Perlengkapan Balita Diskon Besar

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:12 WIB

6 Skin Tint yang Cocok untuk Kulit Kering dan Dehidrasi, Hasil Makeup Lebih Nyatu

6 Skin Tint yang Cocok untuk Kulit Kering dan Dehidrasi, Hasil Makeup Lebih Nyatu

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:11 WIB

Alur Gila 'The Scarecrow': Trauma Lama, Pembunuh Berantai dan Misteri Gelap

Alur Gila 'The Scarecrow': Trauma Lama, Pembunuh Berantai dan Misteri Gelap

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:10 WIB

Jorge Messi Wafat, Lionel Messi Pimpin Prosesi Perpisahan dengan Penjagaan Ketat

Jorge Messi Wafat, Lionel Messi Pimpin Prosesi Perpisahan dengan Penjagaan Ketat

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:08 WIB

5 Fakta Mengejutkan Temuan 995 Senjata dan CD Porno di Sekolah Swasta Jaksel

5 Fakta Mengejutkan Temuan 995 Senjata dan CD Porno di Sekolah Swasta Jaksel

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:05 WIB

Kata-kata Ole Romeny Usai Cetak Gol, Pelatih PSV Dibuat Naik Pitam

Kata-kata Ole Romeny Usai Cetak Gol, Pelatih PSV Dibuat Naik Pitam

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:05 WIB

Mengenal Kerajinan 'Anam Kepang', Esensi Edukatif yang Mati Ditelan Zaman

Mengenal Kerajinan 'Anam Kepang', Esensi Edukatif yang Mati Ditelan Zaman

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:00 WIB

×