KARAWANG - Pemerintah Kabupaten Purwakarta diminta untuk memprioritaskan bidang pendidikan dan ekonomi dalam belanja APBD-nya. Hal ini dikatakan Anggota DPR RI Syaiful Huda.
Syaiful menilai, dua sektor tersebut sangat penting pada masa pemulihan pandemi Covid-19 saat ini. Menurutnya, sektor pendidikan akan bermanfaat untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) untuk kedepannya.
Kemudian, SDM yang telah dipersiapkan ini akan menjadi roda penggerak kemajuan ekonomi Kabupaten Karawang.
“Kami ingin porsi belanja untuk pendidikan diutamakan supaya agenda kita untuk menyiapkan sumber daya manusia yang terbaik tidak terpengaruhi oleh faktor karena belanja yang tidak prioritas untuk dunia pendidikan,” ujarnya pada Selasa (13/9/2022).
Dia juga meminta Pemerintah Kabupaten Karawang membuat terobosan untuk mendukung itu semua. Sehingga semua sektor bisa saling bersinergi, dan membawa perubahan ke arah yang lebih baik untuk kemajuan daerah.
Syaiful juga menyoroti banyaknya bangunan sekolah di Kabupaten Karawang yang terancam roboh karena kondisinya yang memprihatinkan. Tercatat saat ini, ada 468 ruang kelas sekolah dasar (SD) dan 163 bangunan sekolah menengah pertama (SMP) yang kondisi bangunannya rusak.
Bahkan, sambungnya ada juga sejumlah bangunan sekolah yang roboh pada beberapa waktu lalu..
“Banyak sarana dan prasarana pendidikan di wilayah kabupaten/kota yang tidak terurus dengan baik. Sekadar renovasi saja tidak bisa, apalagi bikin unit sekolah baru,” katanya mengutip dari karawang.jabarekspres.com.
Dikatakannya, saat ini Komisi X DPR RI sedang memperjuangkan agar anggaran pendidikan 20 persen dari APBN digunakan sepenuhnya untuk fungsi pendidikan.
Baca Juga: Merasa Pusing dan Mual, Warga Korban Keracunan Gas Klorin di Karawang Dilarikan ke Rumah Sakit
Tahun ini, lanjut Syaiful, Kemendikbud hanya mengelola Rp82 triliun. Padahal 20 persen dari APBN berarti setara dengan Rp600 triliun.
“Ini masih jauh banget. Ini jadi 'PR'. Kami berharap (anggaran) 20 persen untuk pendidikan digunakan sepenuhnya untuk fungsi pendidikan," pungkasnya. ***