Banyak Bangunan Sekolah Rusak, Anggota DPR RI Syaiful Huda Dorong Pemkab Karawang Prioritaskan Sektor Pendidikan

Purwasuka

Rabu, 14 September 2022 | 13:20 WIB
Banyak Bangunan Sekolah Rusak, Anggota DPR RI Syaiful Huda Dorong Pemkab Karawang Prioritaskan Sektor Pendidikan
Anggota DPR RI Syaiful Huda. (Dpr.go.id)

KARAWANG - Pemerintah Kabupaten Purwakarta diminta untuk memprioritaskan bidang pendidikan dan ekonomi dalam belanja APBD-nya. Hal ini dikatakan Anggota DPR RI Syaiful Huda.

Syaiful menilai, dua sektor tersebut sangat penting pada masa pemulihan pandemi Covid-19 saat ini. Menurutnya, sektor pendidikan akan bermanfaat untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) untuk kedepannya.

Kemudian, SDM yang telah dipersiapkan ini akan menjadi roda penggerak kemajuan ekonomi Kabupaten Karawang.

“Kami ingin porsi belanja untuk pendidikan diutamakan supaya agenda kita untuk menyiapkan sumber daya manusia yang terbaik tidak terpengaruhi oleh faktor karena belanja yang tidak prioritas untuk dunia pendidikan,” ujarnya pada Selasa (13/9/2022).

Dia juga meminta Pemerintah Kabupaten Karawang membuat terobosan untuk mendukung itu semua. Sehingga semua sektor bisa saling bersinergi, dan membawa perubahan ke arah yang lebih baik untuk kemajuan daerah.

Syaiful juga menyoroti banyaknya bangunan sekolah di Kabupaten Karawang yang terancam roboh karena kondisinya yang memprihatinkan. Tercatat saat ini, ada 468 ruang kelas sekolah dasar (SD) dan 163 bangunan sekolah menengah pertama (SMP) yang kondisi bangunannya rusak. 

Bahkan, sambungnya ada juga sejumlah bangunan sekolah yang roboh pada beberapa waktu lalu..

“Banyak sarana dan prasarana pendidikan di wilayah kabupaten/kota yang tidak terurus dengan baik. Sekadar renovasi saja tidak bisa, apalagi bikin unit sekolah baru,” katanya mengutip dari karawang.jabarekspres.com.

Dikatakannya, saat ini Komisi X DPR RI sedang memperjuangkan agar anggaran pendidikan 20 persen dari APBN digunakan sepenuhnya untuk fungsi pendidikan.

baca juga

Tahun ini, lanjut Syaiful, Kemendikbud hanya mengelola Rp82 triliun. Padahal 20 persen dari APBN berarti setara dengan Rp600 triliun.

“Ini masih jauh banget. Ini jadi 'PR'. Kami berharap (anggaran) 20 persen untuk pendidikan digunakan sepenuhnya untuk fungsi pendidikan," pungkasnya. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kawasan Wisata Religius Makam Syekh Quro Karawang Bakal Direvitalisasi Pemkab, Anggarannya Capai Segini

Kawasan Wisata Religius Makam Syekh Quro Karawang Bakal Direvitalisasi Pemkab, Anggarannya Capai Segini

Purwasuka | Selasa, 13 September 2022 | 18:17 WIB

Pemkab Karawang Siapkan Anggaran Untuk Revitalisasi Makam Syekh Quro Rp6 Miliar

Pemkab Karawang Siapkan Anggaran Untuk Revitalisasi Makam Syekh Quro Rp6 Miliar

Jabar | Selasa, 13 September 2022 | 17:05 WIB

Dituduh Lakukan Investasi Bodong, Pihak Koperasi PRP Karawang Buka Suara

Dituduh Lakukan Investasi Bodong, Pihak Koperasi PRP Karawang Buka Suara

Purwasuka | Selasa, 13 September 2022 | 15:03 WIB

Terkini

Saham-saham Bank Langsung Moncer Setelah Purbaya Diganti

Saham-saham Bank Langsung Moncer Setelah Purbaya Diganti

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:26 WIB

Laut Raja Ampat Tercemar Tambang, Greenpeace Ungkap Dampaknya bagi Nelayan Adat

Laut Raja Ampat Tercemar Tambang, Greenpeace Ungkap Dampaknya bagi Nelayan Adat

News | Senin, 14 September 2026 | 19:23 WIB

Gibran Percaya Pilihan Prabowo, Suahasil Bisa Bikin APBN Lebih Sehat

Gibran Percaya Pilihan Prabowo, Suahasil Bisa Bikin APBN Lebih Sehat

News | Senin, 14 September 2026 | 19:22 WIB

Kasus Asusila di Ponpes Sleman: Eks Pengurus Ditetapkan Tersangka, Keberadaannya Masih Misterius

Kasus Asusila di Ponpes Sleman: Eks Pengurus Ditetapkan Tersangka, Keberadaannya Masih Misterius

Jogja | Senin, 14 September 2026 | 19:21 WIB

Sinopsis Mame to Mugi, Drama Jepang Dibintangi Saito Asuka dan Tomita Miu

Sinopsis Mame to Mugi, Drama Jepang Dibintangi Saito Asuka dan Tomita Miu

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 19:20 WIB

Pemkot Batam Gelar Pasar Murah 15-17 September, Catat Lokasinya!

Pemkot Batam Gelar Pasar Murah 15-17 September, Catat Lokasinya!

Batam | Senin, 14 September 2026 | 19:04 WIB

Kisah Ahda Dhiyaurrohman, Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Solo, Nekat Merantau Tanpa Restu Ortu

Kisah Ahda Dhiyaurrohman, Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Solo, Nekat Merantau Tanpa Restu Ortu

Surakarta | Senin, 14 September 2026 | 19:01 WIB

Kabut Asap Palembang, KAI Bagikan 2.800 Masker untuk Lindungi Pekerja Operasional

Kabut Asap Palembang, KAI Bagikan 2.800 Masker untuk Lindungi Pekerja Operasional

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 19:01 WIB

TNI AL Lanjutkan Pencarian Speedboat Jurnalis Hilang Kontak

TNI AL Lanjutkan Pencarian Speedboat Jurnalis Hilang Kontak

Video | Senin, 14 September 2026 | 19:00 WIB

Purbaya Dicopot: Kisruh Rekening Massal, Rp100 Miliar Jual Beli Jabatan dan Rombak Ratusan Pejabat

Purbaya Dicopot: Kisruh Rekening Massal, Rp100 Miliar Jual Beli Jabatan dan Rombak Ratusan Pejabat

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 18:57 WIB

×