Soal Haji Amor Tinggalkan Ruang Sidang Paripurna, Pengamat: Memalukan

Purwasuka

Kamis, 15 September 2022 | 16:27 WIB
Soal Haji Amor Tinggalkan Ruang Sidang Paripurna, Pengamat: Memalukan
Ilustrasi Sidang Paripurna yang diikuti oleh Bupati Purwakarta bersama Pimpinan DPRD Purwakarta. (Istimewa)

PURWAKARTA - Sikap Ketua DPRD Kabupaten Purwakarta Ahmad Sanusi atau Haji Amor yang meninggalkan ruangan saat Sidang Paripurna pada Senin (12/9/2022) menuai sorotan dari publik. Tak sedikit yang menilai sikap Haji Amor itu tidak menurunkan citra DPRD Kabupaten Purwakarta.

Kekinian, Haji Amor malah menuduh anggota DPRD Kabupaten Purwakarta lainnya hanya mengincar uang honor kegiatan bukan menyuarakan kepentingan rakyat. Tuduhan ini dia alamatkan kepada anggota dewan yang mendesak Sidang Paripurna. 

"Fraksi yang ngotot paripurna itu bukan demi kepentingan rakyat, tapi takut kehilangan honor. Jujur aja," ujarnya pada Rabu (14/9/2022).

Selain pada Sidang Paripurna yang terjadi pada Senin (12/9/2022) saja. Haji Amor tidak datang tanpa alasan pada Sidang Paripurna lanjutan yang digelar pada Rabu (14/9/2022) malam.

Tingkah yang dilakukan Haji Amor ini mengakibatkan batalnya Sidang Paripurna yang membahas Penetapan Keputusan Dua Raperda Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2021 dan Raperda Tata Kelola Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU) Pada Perumahan dan Permukiman karena peserta tidak quorum.

Beredar kabar, bahwa gagalnya beberapa kali Sidang Paripurna ini ada yang mengaturnya oleh pihak tertentu. Diduga terkait dengan kepentingan Tahun Anggaran 2023 yang belum diakomodir oleh Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika.

Saat ini, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Purwakarta, Sri Puji Utami yang memimpin sementara anggota dewan. Bahkan, sejumlah anggota dewan dari lima parta yakni Nasdem, Gerindra, PKB, PKS, PAN menyatakan mosi tidak percaya terhadap kepemimpinan Haji Amor.

DPRD Kabupaten Purwakarta sempat mengagendakan Sidang Paripurna pada Rabu (14/9/2022) malam bersama Bupati. Namun, hingga pukul 23.59 WIB, peserta rapat tetap tidak quorum.

Ketua Gerakan Moral Masyarakat Purwakarta (GMMP) Hikmat Ibnu Ariel menyoroti sikap yang dilakukan Haji Amor itu tidak patut dilakukan sebagai Ketua DPRD Kabupaten Purwakarta. Dia menilai, Haji Amor memalukan dan membuat citra negatif dewan.

Apalagi, dalih meninggalkan paripurna karena alasan masih ada tahapan rapat yang terlewati. Sehingga paripurna belum layak dilaksanakan.

Padahal, kata Hikmat bahwa Amor disebut hadir dalam sejumlah rapat pra paripurna seperti banggar dan rapat gabungan.

"Memalukan menurut saya. Apalagi dengan alasan seperti tadi. Terlebih juga sampai menyerang anggota dewan lain dengan menyebut sebagian dewan semangat paripurna karena motivasi mengejar honor uang duduk, bukan murni kepentingan rakyat. Saya sangat yakin, anggota dewan lain pun tidak terima dan bakal tersinggung," pungkasnya mengutip dari Sinarjabar.com. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lagi, Haji Amor Tak Hadir Saat Sidang Paripurna, Bikin Anggota DPRD Purwakarta Geram

Lagi, Haji Amor Tak Hadir Saat Sidang Paripurna, Bikin Anggota DPRD Purwakarta Geram

| Kamis, 15 September 2022 | 15:01 WIB

Aksi Unras Ratusan Pengemudi Ojol di Purwakarta Membetot Perhatian Warga

Aksi Unras Ratusan Pengemudi Ojol di Purwakarta Membetot Perhatian Warga

| Rabu, 14 September 2022 | 14:39 WIB

Soal Kisruh DPRD Purwakarta, Ketua Manggala Garuda Putih Bilang Begini

Soal Kisruh DPRD Purwakarta, Ketua Manggala Garuda Putih Bilang Begini

| Rabu, 14 September 2022 | 13:02 WIB

Terkini

Purbaya Siapkan Denda Besar Bagi Importir yang Tahan Kontainer di Pelabuhan

Purbaya Siapkan Denda Besar Bagi Importir yang Tahan Kontainer di Pelabuhan

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 07:49 WIB

CCEP Perkuat SDM Lewat Inklusi, Digitalisasi hingga Pengembangan Talenta

CCEP Perkuat SDM Lewat Inklusi, Digitalisasi hingga Pengembangan Talenta

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 07:48 WIB

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Usai Gempa M 7,7 di Sulut

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Usai Gempa M 7,7 di Sulut

News | Senin, 08 Juni 2026 | 07:48 WIB

Hasil Uji Coba Internasional Hari Ini Jelang Piala Dunia 2026: Kroasia, Maroko, Norwegia dan Denmark

Hasil Uji Coba Internasional Hari Ini Jelang Piala Dunia 2026: Kroasia, Maroko, Norwegia dan Denmark

Bola | Senin, 08 Juni 2026 | 07:48 WIB

Gempa M7.7! BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami ke 22 Wilayah di Sulut hingga Kaltim

Gempa M7.7! BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami ke 22 Wilayah di Sulut hingga Kaltim

Tekno | Senin, 08 Juni 2026 | 07:42 WIB

Pengawasan WNA Diperketat agar Indonesia Tak Jadi Basis Kegiatan Ilegal

Pengawasan WNA Diperketat agar Indonesia Tak Jadi Basis Kegiatan Ilegal

News | Senin, 08 Juni 2026 | 07:38 WIB

Kapan Libur Sekolah Semester Genap 2026? Cek Jadwalnya

Kapan Libur Sekolah Semester Genap 2026? Cek Jadwalnya

Lifestyle | Senin, 08 Juni 2026 | 07:36 WIB

Regenerasi Kilat Spanyol di Piala Dunia 2026, Bukan Cuma Lamine Yamal

Regenerasi Kilat Spanyol di Piala Dunia 2026, Bukan Cuma Lamine Yamal

Bola | Senin, 08 Juni 2026 | 07:35 WIB

Nasib Anak Difabel DIY Masih Bergantung Bantuan Luar Negeri, Alat Bantu Pun Tak Ditanggung BPJS

Nasib Anak Difabel DIY Masih Bergantung Bantuan Luar Negeri, Alat Bantu Pun Tak Ditanggung BPJS

Jogja | Senin, 08 Juni 2026 | 07:31 WIB

Park Bom Tinggalkan Agensi Setelah 8 Tahun, Fokus Pulihkan Kesehatan

Park Bom Tinggalkan Agensi Setelah 8 Tahun, Fokus Pulihkan Kesehatan

Your Say | Senin, 08 Juni 2026 | 07:30 WIB