Ekosistem Kewirausahaan Jadi Solusi Perusahaan Bertahan di Masa Pandemi

Purwasuka | Suara.com

Sabtu, 17 September 2022 | 07:10 WIB
Ekosistem Kewirausahaan Jadi Solusi Perusahaan Bertahan di Masa Pandemi
Dosen Kewirausahaan Institut Teknologi Bandung, Wawan Dhewanto.

Purwasuka - Dosen Kewirausahaan Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB), Wawan Dhewanto mengatakan, bahwa ekosistem kewirausahaan memudahkan para pengusaha dalam melakukan konsolidasi sumber daya yang strategis untuk mengatasi turbulensi bisnis, para pengusaha saling mendukung satu sama lain dalam mengatasi permasalahan bisnis.

Ekosistem kewirausahaan juga bisa membuka peluang interkoneksi antaraktor dengan berbagi pengetahuan, inovasi dan integrasi sumber daya.

Sebagian besar masyarakat di Indonesia cenderung memilih menjadi karyawan perusahaan dibanding membangun perusahaan sendiri di masa pandemi Covid-19.

Agar perusahaan tetap bertahan dan karyawan bisa terselamatkan, pemilik perusahaan harus membentuk ekosistem kewirausahaan yang memungkinkan adanya interkoneksi antarpemilik perusahaan.

Perusahaan yang terkoneksi ekosistem kewirausahaan bisa mengakses sumber daya terbaiknya seperti mencari alternatif pembiayaan, supplier terbaik maupun membangun aliansi business to business atau business to customer. Namun di Indonesia belum mempunyai ekosistem kewirausahaan yang mapan.

"Permasalahan perusahaan yang kompleks berusaha diatasi masing-masing pemilik perusahaan. Efeknya jadi loss benefit, yakni hilangnya akselerasi pertumbuhan sebuah perusahaan," kata Wawan, di Bandung, Jumat (16/9/2022).

Ekosistem kewirausahaan dibutuhkan pada setiap obyek kewirausahaan untuk terbangunnya perekonomian yang saling menguntungkan serta berkelanjutan. Pengembangan ekosistem kewirausahaan juga perlu didukung oleh quadrup lehelix yaitu industri, pemerintahan, akademia dan komunitas.

Pemangku kepentingan dalam quadruple helix tersebut memiliki peran masing-masing dalam pilar ekosistem kewirausahaan dalam menjalankan, menjaga, dan mengembangkan keberlangsungan ekosistem.

Industri berperan dalam membangun aliansi bisnis dan co-creation dalam bentuk inovasi layanan dan produk, serta menggerakkan mitra bisnis pada lini depan dan belakang seperti supplier. 

Pemerintahan berperan dalam pengembangan kebijakan dan penciptaan jaringan mengintegrasi antar pemangku kepentingan dan juga memperkuat kapasitas dalam kerjasama secara aktif.

Akademia berperan mendukung industri dalam pengembangan dan penelitian untuk menciptakan inovasi produk yang bernilai komersialisasi.

Sedangkan, Komunitas berperan dalam mendukung industri menetapkan standar atas penyelarasan kebutuhan masyarakat dan keinginan pasar. 

Wawan optimis bahwa pemulihan ekonomi bangsa mampu diselesaikan dengan pengembangan ekosistem kewirausahaan. Masalah kemiskinan dan pengangguran dapat dikurangi dengan pengembangan aktivitas kewirausahaan yang terintegrasi pada ekosistem kewirausahaan. 

Sementara itu, pilar-pilar yang ada pada ekosistem kewirausahaan mengarah pada delapan aspek, yaitu kebijakan (policy), modal insani (human capital), pasar (market), pembiayaan (finance), budaya (culture), jaringan (network), inkubator dan akselerator bisnis (business accelerator and incubator), pendidikan dan pelatihan kewirausahaan (entrepreneurship education and training).(*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Industri Semen Masih Tertatih-tatih Pasca Pandemi Covid-19

Industri Semen Masih Tertatih-tatih Pasca Pandemi Covid-19

Bisnis | Sabtu, 17 September 2022 | 01:00 WIB

Pandemi Covid-19 Melandai, Masihkah Vaksin Merah Putih Diperlukan?

Pandemi Covid-19 Melandai, Masihkah Vaksin Merah Putih Diperlukan?

Health | Jum'at, 16 September 2022 | 19:55 WIB

Hari Jadi Karawang Ke-389 Jadi Momentum Kebangkitan Pasca Pandemi Covid-19

Hari Jadi Karawang Ke-389 Jadi Momentum Kebangkitan Pasca Pandemi Covid-19

| Jum'at, 16 September 2022 | 07:33 WIB

Terkini

Cara Cek Kelayakan KPR Online agar Pengajuan Aman, Praktis Tanpa Harus ke Bank

Cara Cek Kelayakan KPR Online agar Pengajuan Aman, Praktis Tanpa Harus ke Bank

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:11 WIB

Real Madrid Dikabarkan Ingin Bajak Pemain Keturunan Indonesia dari Manchester City

Real Madrid Dikabarkan Ingin Bajak Pemain Keturunan Indonesia dari Manchester City

Bola | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:09 WIB

Ade Armando Klaim Baru Tahu Ceramah JK di UGM 40 Menit Usai Dipolisikan

Ade Armando Klaim Baru Tahu Ceramah JK di UGM 40 Menit Usai Dipolisikan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:01 WIB

Review Film Swapped: Suguhkan Animasi Indah dengan Cerita yang Heartwarming

Review Film Swapped: Suguhkan Animasi Indah dengan Cerita yang Heartwarming

Your Say | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:00 WIB

Prilly Latuconsina Beberkan Realita Pahit Syuting Sinetron, Protes Bisa Bikin Peran 'Dimatikan'

Prilly Latuconsina Beberkan Realita Pahit Syuting Sinetron, Protes Bisa Bikin Peran 'Dimatikan'

Entertainment | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:00 WIB

Cegah Pialang Bodong, OJK Luncurkan QR Code untuk Verifikasi STTD Asuransi

Cegah Pialang Bodong, OJK Luncurkan QR Code untuk Verifikasi STTD Asuransi

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 09:54 WIB

Segera Tayang! Intip Fakta-Fakta Menarik Serial Disney+ 'Made in Korea 2'

Segera Tayang! Intip Fakta-Fakta Menarik Serial Disney+ 'Made in Korea 2'

Your Say | Selasa, 05 Mei 2026 | 09:49 WIB

Gencatan Senjata Semu, Iran hadang Operasi Militer AS di Selat Hormuz

Gencatan Senjata Semu, Iran hadang Operasi Militer AS di Selat Hormuz

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 09:42 WIB

Apa Itu Inflasi, Deflasi, dan Stagflasi? Kenali Perbedaan serta Dampaknya

Apa Itu Inflasi, Deflasi, dan Stagflasi? Kenali Perbedaan serta Dampaknya

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 09:40 WIB

Kurs Rupiah Anjlok ke Rp17.409, Investor Pantau Data Pertumbuhan Ekonomi Q1

Kurs Rupiah Anjlok ke Rp17.409, Investor Pantau Data Pertumbuhan Ekonomi Q1

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 09:37 WIB