Kurs Rupiah Anjlok ke Rp17.409, Investor Pantau Data Pertumbuhan Ekonomi Q1

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Selasa, 05 Mei 2026 | 09:37 WIB
Kurs Rupiah Anjlok ke Rp17.409, Investor Pantau Data Pertumbuhan Ekonomi Q1
Ilustrasi kurs Rupiah terhadap Dolar AS [Suara.com/Antara/Diolah menggunakan AI]
baca 10 detik
  • Nilai tukar rupiah melemah 0,09 persen menjadi Rp17.409 per dolar AS pada perdagangan Selasa pagi, 5 Mei 2026.
  • Pelemahan rupiah dipicu oleh ketegangan di Timur Tengah yang terus berlanjut sehingga mendorong penguatan mata uang dolar AS.
  • Selain rupiah, beberapa mata uang Asia seperti peso Filipina dan ringgit Malaysia turut melemah terhadap dolar Amerika Serikat.

Suara.com - Mata uang rupiah pada pagi hari ini, Selasa 5 Mei 2026 dibuka tidak berdaya oleh Dolar Amerika Serikat (AS).

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah pada pasar spot ke level Rp17.409 terhadap dolar AS.

Hal ini membuat rupiah melemah 0,09 persen dibandingkan Senin Sore yang ada di level Rp17.394. Sedangkan kurs Jisdor BI berada di level Rp17.368.

Pelemahan rupiah ini dinilai Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, disebabkan oleh ketegangan di Timur Tengah yang terus berlanjut.

"Rupiah kembali melemah terhadap dolar AS yg menguat meresopn eskalasi di Timur Tengah," katanya saat dihubungi Suara.com.

Kata dia, pelemahan diperkirakan akan terbatas, dengan investor menantikan data pertumbuhan ekonomi kuartal I di 2026.

Suasana gedung bertingkat perkantoran di Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
Suasana gedung bertingkat perkantoran di Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]

"PDB Q1 Indonesia yang akan dirilis siang juga bisa memberi tekanan pada rupiah saat ini. Perkiraan rupiah bergerak Range 17350-17450," jelasnya.

Sementara itu, pelemahan rupiah juga terjadi pada beberapa mata uamg asia lainnya. Salah satunya peso Filipina menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,21 persen.

Selanjutnya, ringgit Malaysia yang terkoreksi 0,18 persen dan baht Thailand tertekan 0,1 persen. Disusul, dolar Hong Kong yang turun 0,03 persen.

baca juga

Berikutnya ada dolar Taiwan yang terlihat bergerak tipis dengan kecenderungan melemah terhadap the greenback di pagi ini. Sedangkan, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,2 persen.

Diikuti, yen Jepang dan dolar Singapura yang sama-sama menguat tipis 0,02 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terburuk di Asia, Rupiah Ditutup Anjlok di Kamis Sore

Terburuk di Asia, Rupiah Ditutup Anjlok di Kamis Sore

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 16:43 WIB

Kondisi Rupiah Kian Memburuk, Keponakan Prabowo Bisa Apa?

Kondisi Rupiah Kian Memburuk, Keponakan Prabowo Bisa Apa?

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 15:32 WIB

Rupiah Keok Tembus Rp17.301, Airlangga: Ini Gejolak Global!

Rupiah Keok Tembus Rp17.301, Airlangga: Ini Gejolak Global!

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 14:10 WIB

Rupiah Terkapar Rp17.300, BI Pasang Badan Guyur Pasar!

Rupiah Terkapar Rp17.300, BI Pasang Badan Guyur Pasar!

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 12:20 WIB

Dolar AS Ngamuk, Rupiah Makin Ambruk ke Level Rp17.288

Dolar AS Ngamuk, Rupiah Makin Ambruk ke Level Rp17.288

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 09:55 WIB

Kurs Rupiah Masih Tembus Rp17.000, Bos BI Klaim Cadangan Devisa Aman

Kurs Rupiah Masih Tembus Rp17.000, Bos BI Klaim Cadangan Devisa Aman

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 08:34 WIB

Terkini

3 Anime Netflix Terbaru November 2026, Ada Steampunk hingga Fantasi Gelap

3 Anime Netflix Terbaru November 2026, Ada Steampunk hingga Fantasi Gelap

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:00 WIB

Gebrakan Bahlil: Ekspor Tambang dan Gas RI Wajib Langsung Tanpa Transit Singapura

Gebrakan Bahlil: Ekspor Tambang dan Gas RI Wajib Langsung Tanpa Transit Singapura

Video | Selasa, 03 November 2026 | 18:00 WIB

Viral Titik Nol Km Jogja Dipasang Kawat Duri, Pemda DIY Merasa Tak Dikabari Polisi

Viral Titik Nol Km Jogja Dipasang Kawat Duri, Pemda DIY Merasa Tak Dikabari Polisi

Jogja | Selasa, 03 November 2026 | 17:55 WIB

Surga Tersembunyi di Jawa Tengah: 6 Destinasi Wisata Magelang yang Wajib Dikunjungi saat Liburan

Surga Tersembunyi di Jawa Tengah: 6 Destinasi Wisata Magelang yang Wajib Dikunjungi saat Liburan

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 17:49 WIB

Profil Ahrie Sonta Nasution, Pernah Jadi Tangan Kanan Listyo Sigit hingga Ajudan Presiden Prabowo

Profil Ahrie Sonta Nasution, Pernah Jadi Tangan Kanan Listyo Sigit hingga Ajudan Presiden Prabowo

News | Selasa, 03 November 2026 | 17:48 WIB

Tiga Kali Kirim Ganja ke Jakarta, Kurir Asal Sumut Raup Upah Rp1 Juta per Kg

Tiga Kali Kirim Ganja ke Jakarta, Kurir Asal Sumut Raup Upah Rp1 Juta per Kg

News | Selasa, 03 November 2026 | 17:48 WIB

Salam Tiga Jari Menggema, Simbol Perlawanan yang Menyimpan Pesan Besar

Salam Tiga Jari Menggema, Simbol Perlawanan yang Menyimpan Pesan Besar

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 17:45 WIB

Hari Pahlawan 2026, Cucu Bau Massepe Ajak Generasi Muda Lanjutkan Perjuangan

Hari Pahlawan 2026, Cucu Bau Massepe Ajak Generasi Muda Lanjutkan Perjuangan

Sulsel | Selasa, 03 November 2026 | 17:42 WIB

Ratusan Polisi Dimutasi di Tengah Pusaran Isu Propam dan Manuver Jenderal

Ratusan Polisi Dimutasi di Tengah Pusaran Isu Propam dan Manuver Jenderal

News | Selasa, 03 November 2026 | 17:42 WIB

MA Batalkan Kenaikan Usia Pensiun hingga 65 Tahun, Buruh Minta Pencairan Hak Pekerja Dipastikan Aman

MA Batalkan Kenaikan Usia Pensiun hingga 65 Tahun, Buruh Minta Pencairan Hak Pekerja Dipastikan Aman

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 17:39 WIB

×