Terlapor Kasus Penganiayaan Wartawan di Karawang Laporkan Balik Korban ke Polisi

Purwasuka

Rabu, 28 September 2022 | 13:24 WIB
Terlapor Kasus Penganiayaan Wartawan di Karawang Laporkan Balik Korban ke Polisi
Ilustrasi penganiayaan yang diduga dilakukan oknum pejabat di Kabupaten Karawang terhadap wartawan. (Istimewa)

KARAWANG - AA terlapor kasus dugaan penculikan dan penganiayaan terhadap wartawan bernama Gusti Sevta Gumilar di Kabupaten Karawang menempuh jalur hukum dengan melaporkan balik korban ke Polres Karawang.

Hal ini dikatakan kuasa hukum terlapor AA, Yonathan A. Baskoro. Dia mengatakan, keterangan yang disampaikan oleh korban Gusti Sevta Gumilar adalah bohong.

"Kami melapor ke Polres Karawang karena (Gusti Sevta Gumilar) menyampaikan kabar bohong, sebagaimana diatur dalam pasal 14 KUHP," ujarnya, Rabu (28/9/2022).

Yonathan menerangkan, langkah hukum dengan melaporkan Gusti Sevta Gumilar dengan harapan agar penyidik Polres Karawang bisa lebih objektif dan melihat perkara itu secara utuh.

Meski dinilai terlambat, dia mengatakan agar ada objektivitas dalam pemberitaan.

Kemudian, tim kuasa hukum lainnya, Eka Prasetya, dalam peristiwa itu sebenarnya tidak ada ancaman, penyekapan, dan pemaksaan minum air kencing terhadap Gusti.

Ditegaskannya, peristiwa itu sama sekali tidak berkaitan dengan pemberitaan atau karya jurnalistik. 

Dilihat dari kronologisnya, peristiwa itu terjadi berawal dari postingan provokatif di media sosial oleh Zaenal soal Persika 1951.

"Klien kami sebagai orang yang bertanggung jawab berinisiatif kembali ke lokasi, di situ (lokasi Askab PSSI) sudah ada Gusti. Jadi, bukan klien kami dulu yang ada di lokasi," terang Eka melansir dari Antara.

baca juga

Menurut Simon Fernando Tambunan, anggota tim kuasa hukum AA lainnya, insiden di salah satu ruangan Stadion Singaperbangsa yang menjadi lokasi penyekapan dan penganiayaan itu bukan oleh dan seizin kliennya.

Saat itu di lokasi, Gusti yang menawarkan diri untuk menjemput Zaenal di rumahnya.

"Orang yang berada di bawah komando AA itu tidak ada yang melakukan perbuatan melawan hukum karena sudah terprovokasi. Kira-kira itu yang sebetulnya terjadi," terangnya.

Ditambahkannya, upaya melaporkan balik kasus itu karena kabar yang tersiar menimbulkan tekanan psikologis kepada AA dan juga anak-anaknya. Apalagi keterangan yang disampaikan Gusti tidak benar dan masuk kategori kabar atau informasi bohong. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Karawang Periksa 4 Terlapor Dugaan Kekerasan Terhadap Dua Wartawan, Hasilnya Begini

Polisi Karawang Periksa 4 Terlapor Dugaan Kekerasan Terhadap Dua Wartawan, Hasilnya Begini

Purwasuka | Rabu, 28 September 2022 | 12:35 WIB

Lima Anggota BNN Riau Diperiksa Buntut Kasus Polwan di Pekanbaru Keroyok Wanita

Lima Anggota BNN Riau Diperiksa Buntut Kasus Polwan di Pekanbaru Keroyok Wanita

Riau | Rabu, 28 September 2022 | 11:39 WIB

Pejabat dan Pengurus PSSI Terduga Pengaiaya dan Penculik Wartawan Diperiksa Polisi

Pejabat dan Pengurus PSSI Terduga Pengaiaya dan Penculik Wartawan Diperiksa Polisi

Bekaci | Rabu, 28 September 2022 | 09:10 WIB

Terkini

Imbas Sistem Zonasi dan Krisis Anak Usia Sekolah, 3 SD Negeri di Kota Serang Terpaksa Dimerger

Imbas Sistem Zonasi dan Krisis Anak Usia Sekolah, 3 SD Negeri di Kota Serang Terpaksa Dimerger

Banten | Selasa, 14 Juli 2026 | 15:42 WIB

Gandeng Musisi Lintas Negara, Bella Fawzi Rilis Lagu 'Our Power' demi Palestina

Gandeng Musisi Lintas Negara, Bella Fawzi Rilis Lagu 'Our Power' demi Palestina

Entertainment | Selasa, 14 Juli 2026 | 15:34 WIB

Olah TKP Kecelakaan Maut Pantura Indramayu, Korlantas Polri Temukan Fakta Mengejutkan

Olah TKP Kecelakaan Maut Pantura Indramayu, Korlantas Polri Temukan Fakta Mengejutkan

Jabar | Selasa, 14 Juli 2026 | 15:32 WIB

Ulasan Hyper Knife: Membongkar Obsesi dan Sisi Gelap Dunia Kedokteran

Ulasan Hyper Knife: Membongkar Obsesi dan Sisi Gelap Dunia Kedokteran

Your Say | Selasa, 14 Juli 2026 | 15:30 WIB

BPI Perkuat Kolaborasi dengan Masyarakat Pesisir Lewat Pelestarian Tradisi Sedekah Laut Roban

BPI Perkuat Kolaborasi dengan Masyarakat Pesisir Lewat Pelestarian Tradisi Sedekah Laut Roban

Jawa Tengah | Selasa, 14 Juli 2026 | 15:28 WIB

Kali Baru Cibinong Lumpuh Total! 60 Truk Dikerahkan Angkut Ratusan Ton Sampah

Kali Baru Cibinong Lumpuh Total! 60 Truk Dikerahkan Angkut Ratusan Ton Sampah

Bogor | Selasa, 14 Juli 2026 | 15:22 WIB

3 Sepatu Compass Paling Laris di Shopee Sesuai Review Pembeli, Dijamin Ori

3 Sepatu Compass Paling Laris di Shopee Sesuai Review Pembeli, Dijamin Ori

Lifestyle | Selasa, 14 Juli 2026 | 15:20 WIB

Dihukum Tanpa Tahu Kesalahan: Sisi Gelap Birokrasi dalam Mahakarya Franz Kafka

Dihukum Tanpa Tahu Kesalahan: Sisi Gelap Birokrasi dalam Mahakarya Franz Kafka

Your Say | Selasa, 14 Juli 2026 | 15:19 WIB

5 Pilihan HP 5G dan NFC Paling Murah yang Bisa Dilirik di 2026

5 Pilihan HP 5G dan NFC Paling Murah yang Bisa Dilirik di 2026

Tekno | Selasa, 14 Juli 2026 | 15:15 WIB

Gus Miftah Apakah Keturunan Kyai? Ini Silsilah Keluarga Miftah Maulana

Gus Miftah Apakah Keturunan Kyai? Ini Silsilah Keluarga Miftah Maulana

Lifestyle | Selasa, 14 Juli 2026 | 15:15 WIB

×