PURWAKARTA - Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika menggugat cerai suaminya Anggota DPR RI Dedi Mulyadi ke Pengadilan Agama. Hingga kini, belum jelas apa penyebab orang nomor satu di Kabupaten Purwakarta itu menggugat cerai Dedi Mulyadi.
Walaupun kehidupan rumah tangga pasangan pejabat ini di ujung tanduk. Namun tak berpengaruh para aktivitas keduanya sebagai Bupati Purwakarta dan Anggota DPR RI.
Hal ini terlihat dari kegiatan Ambu Anne sapaan akrabnya yang masih menjalankan tugasnya sebagai Bupati Purwakarta datang pada kegiatan perbaikan Jalan Sukatani-Ciudug-udug sepanjang 1.235 meter.
Aktivitasnya terlihat dari unggahan akun Facebook Ambu Anne pada 21 September 2022. Kemudian, di hari berikutanya Ambu Anne bertemu dengan masyarakat di Desa Cilandak dan Desa Cipancur pada program Bale Sauyunan.
Dalam unggah itu terdapat keterangan program Posbindu untuk pelayanan bagi para lansia.
"Bale Sauyunan ini merupakan program terintegrasi dengan Posbindu yang merupakan tempat pelayanan pemeriksaan kesehatan untuk para lansia," tulisnya.
Ambu Anne terlihat bercengkrama dengan masyarakat Desa Cilandak dan Desa Cipancur. Meski isu keretan rumah tangga tengah menderanya.
Lalu, unggahan terakhir kegiatan Ambu Anne di akun Facebook pada 22 September 2022. Dirinya menghadiri kegiatan di Kecamatan Campaka.
"Sepulangnya dari kegiatan di Kecamatan Campaka, saya menerima audiensi sekaligus silaturahmi dari PD Persis Kabupaten Purwakarta dalam rangka kesiapan untuk menghadiri Muktamar XVI Persis pada tanggal 23-26 September 2022.
Baca Juga: Terungkap Harga Tas Ransel Nagita Slavina, Nggak Cocok untuk Kaum Mendang-mending!
"Apresiasi yang tinggi saya berikan kepada PD Persis yang selama ini telah merealisasikan program pendidikan dan keagamaan di Kabupaten Purwakarta.
Atas nama Pemkab Purwakarta, saya sangat mendukung penuh atas persiapan PD Persis Purwakarta dalam menyukseskan penyelenggaraan Muktamat XVI Persis yang akan dilaksanakan di Soreang mendatang," tulisnya.
Sementara itu, di akun Instagram pribadinya @dedimulyadi71, Dedi Mulyadi membantu perbaikan rumah seorang janda di Kampung Nagrog, Desa Kertamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta.
Bahkan Dedi Mulyadi nekat sampai naik ke atap rumah janda tersebut untuk memperbaiki genteng. Saat di atap rumah janda itu, dia bercanda sambil mengatakan bahwa aksinya ini bukan untuk bunuh diri.
"Ini bukan frustasi mau bunuh diri, bukan ya," ucapnya.
Celotehan yang dilontarkan oleh Dedi Mulyadi ini mengundang gelak tawa dari emak-emak yang ada di bawahnya. Bahkan ada yang menyebutkan Dedi Mulyadi calon 'Duren Sawit' yang artinya duda keren banyak duit.