Bantah Isu Jual Beli Jabatan di Pemkab Karawang, Cellica Nurrachadiana Ungkap Ini

Purwasuka

Selasa, 18 Oktober 2022 | 12:52 WIB
Bantah Isu Jual Beli Jabatan di Pemkab Karawang, Cellica Nurrachadiana Ungkap Ini
Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana bantah adanya isu jual beli jabatan. (Instagram)

PURWASUKA - Isu terkait adanya jual beli jabatan di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang dibantah langsung Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana. Ditegaskannya, bahwa dalam promosi, rotasi dan mutasi aparatur sipil negara (ASN) dilakukan secara terbuka.

"Selalu saya sampaikan kalau proses promosi, rotasi, dan mutasi dilaksanakan secara fair dan terbuka," ujarnya, Senin (18/10/2022).

Hal ini dikatakan orang nomor satu di Kabupaten Karawang usai melantik puluhan pejabat pada Senin (18/10/2022). 

Diterangkan Cellica, promosi, rotasi dan mutasi ASN di Lingkungan Pemkab Karawang dengan memperhatikan kinerja, loyalitas, dan integritasnya. Sehingga tidak ada jual beli jabatan dalam hal ini.

"Tidak boleh ada praktik jual beli jabatan," ucapnya.

Sebanyak 44 pejabat di lingkungan Pemkab Karawang diambil sumpahnya dan dilantik jabatan baru. Mereka di antaranya lima pejabat pimpinan tinggi pratama, 15 camat, pejabat administrator, pengawas serta 24 pejabat fungsional.

“Proses promosi, rotasi dan mutasi ASN ini telah kami putuskan bersama Baperjakat (Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan). Terutama rekomendasi KASN untuk jabatan tinggi pratama dan rekomendasi gubernur sebagai wakil pemerintah pusat khusus pengangkatan camat,” katanya melansir dari Antara.

Ia meminta kepada pejabat yang dilantik untuk menyelesaikan target kinerja 2022 secepat mungkin dan infomasikan keberhasilan kerja Pemkab Karawang agar masyarakat mengetahui dan merasakan kehadiran pemerintan daerah.

Sementara itu, terkait masih banyaknya jabatan kosong di lingkungan Pemkab Karawang, bupati mengaku akan menggelar open bidding terbuka setelah ada rekomendasi KASN dalam kurun waktu kurang lebih satu pekan ke depan.

baca juga

Menurut bupati, dirinya sebagai pejabat pembina kepegawaian mengajak seluruh ASN mengikuti open bidding yang digelar terbuka, agar ia bisa memilih calon terbaik untuk mengisi jabatan yang ada.

Informasi yang dihimpun, sejumlah jabatan kepala dinas dan kepala badan di lingkungan Pemkab Karawang cukup banyak yang kosong, hanya dijabat pelaksana tugas.

Kekosongan jabatan itu ada yg sudah berlangsung selama lebih dari setahun.

Di antara jabatan tinggi kepala dinas atau jabatan pimpinan tinggi pratama yang kini masih kosong, diisi oleh pelaksana tugas ialah Kepala Disnakertrans, Dishub, Dinsos, Bappeda, Koperasi dan UMKM, BPBD dan lain-lain. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Saksi Kunci Pembunuhan ASN Pemkot Semarang Tak Layak Dilindungi LPSK, Ini Penjelasan Polisi

Saksi Kunci Pembunuhan ASN Pemkot Semarang Tak Layak Dilindungi LPSK, Ini Penjelasan Polisi

Jawa Tengah | Selasa, 18 Oktober 2022 | 11:22 WIB

Sudah Lolos Pendataan Non ASN, Selanjutnya Apa yang Harus Dilakukan?

Sudah Lolos Pendataan Non ASN, Selanjutnya Apa yang Harus Dilakukan?

News | Selasa, 18 Oktober 2022 | 06:55 WIB

Bambang Soesatyo Minta Densus 88 Usut tuntas ASN Terlibat Jaringan Terorisme

Bambang Soesatyo Minta Densus 88 Usut tuntas ASN Terlibat Jaringan Terorisme

Kalbar | Senin, 17 Oktober 2022 | 19:07 WIB

Terkini

Rupiah Keok Lawan Dolar AS Pagi Ini, Jadi Mata Uang Paling Loyo di Asia

Rupiah Keok Lawan Dolar AS Pagi Ini, Jadi Mata Uang Paling Loyo di Asia

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 10:08 WIB

Kronologi Penembakan Brutal di The Shady Pig Canggu: Satu Peluru Tembus Dua Korban

Kronologi Penembakan Brutal di The Shady Pig Canggu: Satu Peluru Tembus Dua Korban

Bali | Senin, 20 Juli 2026 | 10:07 WIB

Geely Coolray Masuk Indonesia Berbekal Mesin Turbo, Siap Tantang SUV Jepang

Geely Coolray Masuk Indonesia Berbekal Mesin Turbo, Siap Tantang SUV Jepang

Otomotif | Senin, 20 Juli 2026 | 10:06 WIB

Ulasan Series Running Point, Ketika Ratu Pesta Menjadi Presiden Klub Basket

Ulasan Series Running Point, Ketika Ratu Pesta Menjadi Presiden Klub Basket

Your Say | Senin, 20 Juli 2026 | 10:02 WIB

Bikin EV Kalah Saing: Toyota dan BMW Kembangkan Bensin Terbarukan, Apa Bahannya?

Bikin EV Kalah Saing: Toyota dan BMW Kembangkan Bensin Terbarukan, Apa Bahannya?

Otomotif | Senin, 20 Juli 2026 | 10:00 WIB

Pertimbangkan Beli, Harga Emas Antam Dipatok Rp2.341.000/Gram

Pertimbangkan Beli, Harga Emas Antam Dipatok Rp2.341.000/Gram

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 09:56 WIB

Argentina Tumbang, Spanyol Rebut Gelar Juara Piala Dunia 2026

Argentina Tumbang, Spanyol Rebut Gelar Juara Piala Dunia 2026

Your Say | Senin, 20 Juli 2026 | 09:53 WIB

Manga Tougen Anki Tembus 6 Juta Kopi yang Beredar, Popularitas Terus Naik

Manga Tougen Anki Tembus 6 Juta Kopi yang Beredar, Popularitas Terus Naik

Your Say | Senin, 20 Juli 2026 | 09:48 WIB

Sejajar Pele dan Beckenbauer, Pau Cubarsi Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026

Sejajar Pele dan Beckenbauer, Pau Cubarsi Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 20 Juli 2026 | 09:48 WIB

Kebiasaan Duduk Berjam-jam Bisa Ganggu Fungsi Otak

Kebiasaan Duduk Berjam-jam Bisa Ganggu Fungsi Otak

Jogja | Senin, 20 Juli 2026 | 09:45 WIB

×