PURWASUKA- Kabupaten Garut diguncang gempa magnitude 2,8 tadi pagi pada 08.34 WIB. Gempa yang terjadi merupakan gempa tektonik.
Menurut Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang Hartanto, berdasarkan analisa Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) episenter gempa dengan magnitude 2,8 yang terjadi di Kabupaten Garut terletak pada koordinat 7.27 LS dan 107.69 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 23 km Barat daya Kabupaten Garut di kedalaman 10 kilometer.
“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas sesar garsela,” kata Hartanto, Bandung, Rabu, 26 Oktober 2022.
Terkait dampak dari gempa kata Hartanto, dampak gempa yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG, dan berdasarkan laporan dari masyarakat.
Gempa dirasakan di wilayah Cibereum, Pengalengan, Kertasari, Pasirwangi Kabupaten Bandung, Darajat Kabuaten Garut dengan Skala Intensitas II MMI.
“Hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut,” kata dia.
Begitu pula dengan gempa susulan, berdasarkan hasil monitoring BMKG hingga pukul 09:42 WIB tidak ada gempa bumi susulan. Meskipun begitu masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.***