PURWASUKA - Sedikitanya ada tujuh komiditas bahan pangan yang mengalami kenaikan menjelang Natal 2022 dan Tahun Baru 2023. Pemerintah Kabupaten Karawang pun diminta segera mengendalikan harga.
Ketujuh bahan pangan yang naik itu yakni daging sapi, daging ayam, cabai merah keriting dan biasa, cabai rawit hijau dan merah, bawang merah, bawang putih.
Anggota Komisi II DPRD Karawang, Rizka Restu Amalia mengatakan, dinas perdagangan harus segera bertindak cepat terkait lonjakan harga bahan pangan di pasar.
Meskipun diakuinya, ketujuh bahan pangan tersebut kerap melonjak jelang Nataru. Namun demikian, kenaikan harga ini harus segera dikendalikan jangan sampai terus meroket sehingga menyusahkan masyarakat.
“Harga daging sapi, telur dan komoditas lainnya juga mengalami kenaikan yang cukup signifikan, Disperindag harus segera turun tangan agar harga-harga kebutuhan pokok masyarakat bisa terkendali,” ucapnya, Kamis (15/12/2022).
“Tren nya memang seperti itu, salah satu penyebab kenaikan harga pangan karena jumlah permintaan yang tinggi,” tambah Rizka.
Dia menyebutkan, dinas perdagangan sebagai pihak yang berwenang terkait harga bahan pangan semestinya sudah bergerak sebelum tren kenaikan terjadi.
Walaupun sudah terlambat karena harga bahan pangan sudah naik, tetapi setidaknya bisa membuat keputusan konkrit jangan sampai ini merembet ke yang lainnya.
“Disperindag harus segera ambil tindakan dan kebijakan konkrit di lapangan untuk mengantisipasi kenaikan tersebut, kerena ini akan berdampak pada naiknya produksi olahan pangan makanan atau bahan lainnya,” katanya mengutip dari Tvberita.co.id.
Baca Juga: Aksi Tolak KUHP di Gedung DPRD Jawa Barat Berakhir Ricuh, Polisi Pukul Mundur Mahasiswa
Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Karawang pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Karawang, Ahmad Rifai mengatakan, ketujuh komoditas bahan pangan tersebut kerap naik jelang hari raya dan akhir tahun.
“Tujuh komoditas itu sudah biasa naik menjelang hari perayaan. Tapi tidak begitu segnifikan, karena faktor suplai dan demand,” katanya.
Dikatakannya, untuk ayam boiler naik Rp3 ribu, saat ini menjadi Rp40 ribu perkilogram. Lalu cabai merah keriting dan biasa naik Rp3 ribu dan Rp5 ribu menjadi Rp48 ribu-Rp35 ribu per kilogram.
“Lalu untuk cabai rawit hijau naik Rp2 ribu menjadi Rp26 ribu, cabai rawit merah naik Rp9 ribu, saat ini harganya Rp45ribu perkilogram.
“Untuk bawang merah dan putih naik Rp2 ribu. Bawang merah sebesar Rp30ribu dan bawang putih Rp26ribu perkilogram,” pungkas Ahmad.