Sehatkan Generasi Bangsa: Bio Farma Berkomitmen Eradikasi dan Eliminasi Penyakit dengan Imunisasi

Purwasuka

Jum'at, 12 Mei 2023 | 08:22 WIB
Sehatkan Generasi Bangsa: Bio Farma Berkomitmen Eradikasi dan Eliminasi Penyakit dengan Imunisasi
Ilustrasi imunisasi. (Elements Envato)

PURWASUKA - Kementerian Kesehatan Indonesia memeringati puncak peringatan Pekan Imunisasi Dunia 2023, di Kantor Pusat Kementerian Kesehatan Jakarta, Minggu 7 Mei 2023 lalu. Pekan Imunisasi Dunia yang diperingati setiap minggu terakhir di bulan April setiap tahunnya itu, diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kembali kesadaran dan tindakan kolektif dalam peningkatan cakupan imunisasi untuk agenda eradikasi dan eliminasi Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I).

Menteri Kesehatan Budi G. Sadikin mengatakan, saat ini pemerintah terus menggenjot cakupan imunisasi di seluruh pelosok Indonesia. Cakupan imunisasi rutin lengkap nasional perlahan kembali meningkat pasca pandemi Covid-19. Kini sekitar 94,9% anak-anak Indonesia telah diimunisasi.

”Masih ada sekitar 5% atau 240.000 anak-anak Indonesia yang belum mendapatkan perlindungan tambahan dari imunisasi dasar lengkap. Artinya, mereka masih berisiko tinggi terkena penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I). 5% itu masih banyak, kalau kita turun sampai targetnya WHO yakni 99% artinya masih ada 1% atau 48.000 anak yang berisiko tinggi, kalau 99,9% masih ada 4800 anak. Itu kenapa belum sempurna, paling bagus cakupan imunisasi harus mencapai 100%,” papar Menkes.

Menteri Kesehatan menilai, percepatan imunisasi perlu dilakukan terutama di Daerah Terluar serta di daerah-daerah yang cakupan imunisasinya masih rendah. Menurut Budi, implementasinya perlu difokuskan pada dua hal. Pertama, meningkatkan pengetahuan masyarakat utamanya ibu hamil akan pentingnya perilaku promotif preventif melalui pemberian imunisasi rutin lengkap pada anak.

”Jangan buat Imunisasi sebagai program yang eksklusif, harus menjadi gerakan yang sifatnya inklusif. Supaya kepemilikannya ada di seluruh ibu-ibu Indonesia. Bukan kepada Gubernur atau Bupati tetapi kepada seluruh ibu hamil di Indonesia. Yang dia akan merasa bersalah kalau anaknya tidak di imunisasi. Kalau kita bisa mengedukasi dan meyakinkan ibu-ibu, ini akan menjadi gerakan yang sukses,” jelasnya.

Direktur Utama Holding BUMN Farmasi, Honesti Basyir menyampaikan, masyarakat perlu terus diberikan kesadaran akan pentingnya imunisasi dalam upaya meningkatkan Kesehatan nasional.  

”Peringatan Pekan Imunisasi Dunia ini merupakan salah satu momentum yang baik untuk kembali meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya imunisasi, terlebih Covid-19 telah mengakibatkan cakupan imunisasi rutin lengkap anak menjadi rendah. Jika dibiarkan, akan berdampak pada munculnya outbreak penyakit yang sebenarnya dapat dicegah dengan imunisasi,” papar Honesti. 

Honesti menguraikan, Bio Farma telah lebih dari 130 tahun mendukung program imunisasi nasional dengan memenuhi kebutuhan vaksin untuk masyarakat Indonesia. Pada tahun 2022 Bio Farma telah mendistribusikan lebih dari 178 juta dosis vaksin untuk imunisasi bagi bayi, anak usia sekolah, dan wanita usia subur. 

”Selain memenuhi kebutuhan vaksin dalam negeri, Bio Farma juga telah memenuhi kebutuhan vaksin global dengan mengekspor produknya ke lebih dari 150 negara,” ujarnya.

baca juga

Selama ini Bio Farma telah memproduksi berbagai jenis vaksin dengan kapasitas produksi hingga 3 miliar dosis. Bio Farma merupakan produsen vaksin yang masuk 5 besar dunia dan terbesar di Asia Tenggara. Bio Farma telah memproduksi berbagai jenis vaksin, seperti polio, difteri, pertusis, tetanus, campak, hepatitis B, influenza, dan inovasi vaksin terbaru yaitu vaksin Covid-19 yang diberi nama IndoVac. Selain itu, kebutuhan 2/3 vaksin polio di dunia disuplai oleh Bio Farma. 

Direktur Hubungan Kelembagaan Bio Farma, Sri Harsi Teteki mengatakan, Bio Farma Group turut menjadi bagian pada puncak peringatan Pekan Imunisasi Dunia 2023 yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Serangkaian kegiatan untuk menyemarakkan acara Pekan Imunisasi Dunia (PID) telah dilaksanakan di tingkat pusat dan daerah sejak bulan Maret hingga April 2023 dengan tema ”Ayo Lindungi Diri, Keluarga dan Masyarakat dengan Imunisasi Lengkap”.

Pada kegiatan puncak peringatan PID 2023, Biofarma Group membuka booth pameran dengan menampilkan berbagai produk karya anak bangsa sekaligus mengedukasi pentingnya imunisasi kepada masyarakat. ”Di samping itu, kami ajak masyarakat untuk melakukan pemeriksaan titer antibodi Covid-19 secara gratis menggunakan Fastbio-RBD yang merupakan salah satu produk Bio Farma terbaru. Untuk kategori kit diagnostik dan juga membagikan voucher diskon untuk pemeriksaan HPV metode pengambilan sampel urine menggunakan Cerviscan di Lab Klinik Kimia Farma area Jakarta,” tandas Sri Harsi Teteki.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cegah Pneumonia, Kemenkes Targetkan 4,6 Juta Anak Terima Imunisasi PCV

Cegah Pneumonia, Kemenkes Targetkan 4,6 Juta Anak Terima Imunisasi PCV

Purwasuka | Minggu, 18 September 2022 | 08:44 WIB

Kejar Target BIAN, Pemerintah Jawa dan Bali Imunisasi 320.065 Anak Perhari

Kejar Target BIAN, Pemerintah Jawa dan Bali Imunisasi 320.065 Anak Perhari

Purwasuka | Minggu, 04 September 2022 | 07:58 WIB

BIAN Tahap 2, Jabar Kejar Target 95 Persen Imunisasi Campak-Rubela

BIAN Tahap 2, Jabar Kejar Target 95 Persen Imunisasi Campak-Rubela

Purwasuka | Minggu, 04 September 2022 | 07:39 WIB

Terkini

Bawa Modal Rp800 Juta Demi 1 Kg Sabu, Pengedar Asal Gunung Batu Diringkus Polres Cimahi

Bawa Modal Rp800 Juta Demi 1 Kg Sabu, Pengedar Asal Gunung Batu Diringkus Polres Cimahi

Jabar | Rabu, 22 Juli 2026 | 21:33 WIB

Kejagung Rotasi Pejabat, Rinaldi Umar Ditunjuk Jadi Direktur Penyidikan Jampidsus

Kejagung Rotasi Pejabat, Rinaldi Umar Ditunjuk Jadi Direktur Penyidikan Jampidsus

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 21:29 WIB

Dibatalkan Sepihak Usai Daftar Ulang, Orang Tua Siswa SMAN 1 Cileungsi Lapor Dedi Mulyadi

Dibatalkan Sepihak Usai Daftar Ulang, Orang Tua Siswa SMAN 1 Cileungsi Lapor Dedi Mulyadi

Jabar | Rabu, 22 Juli 2026 | 21:26 WIB

Tak Sekadar Bersih-Bersih, Mandi Kini Jadi Ritual Relaksasi untuk Jaga Kesehatan Mental

Tak Sekadar Bersih-Bersih, Mandi Kini Jadi Ritual Relaksasi untuk Jaga Kesehatan Mental

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 21:22 WIB

Babak Pertama Final AFF Women's Cup 2026: Timnas Putri Indonesia Unggul 1-0

Babak Pertama Final AFF Women's Cup 2026: Timnas Putri Indonesia Unggul 1-0

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 21:17 WIB

BRI Dukung BKKBN Salurkan Bantuan Keluarga Berisiko Stunting di Kepulauan Talaud

BRI Dukung BKKBN Salurkan Bantuan Keluarga Berisiko Stunting di Kepulauan Talaud

Bri | Rabu, 22 Juli 2026 | 21:17 WIB

Diskon Mako Bakery Khusus Nasabah BRI, Makan Enak Bayar Gak Sampai Rp20 Ribu!

Diskon Mako Bakery Khusus Nasabah BRI, Makan Enak Bayar Gak Sampai Rp20 Ribu!

Bri | Rabu, 22 Juli 2026 | 21:12 WIB

Jonatan Christie Bersyukur Cepat Beradaptasi, Lolos ke Babak Kedua China Open 2026

Jonatan Christie Bersyukur Cepat Beradaptasi, Lolos ke Babak Kedua China Open 2026

Sport | Rabu, 22 Juli 2026 | 21:10 WIB

Promo Terbaru BRI di Marugame Udon, Makan Kenyang Cuma Bayar Rp10 Ribu!

Promo Terbaru BRI di Marugame Udon, Makan Kenyang Cuma Bayar Rp10 Ribu!

Bri | Rabu, 22 Juli 2026 | 21:07 WIB

Serahkan Dugaan Korupsi MBG ke Penegak Hukum, Kepala BGN Baru Pilih Fokus Kerja

Serahkan Dugaan Korupsi MBG ke Penegak Hukum, Kepala BGN Baru Pilih Fokus Kerja

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 21:07 WIB

×