Wujudkan Kampung Bebas Narkoba, Desa Sukatani Wajibkan Catin Tes Urine

Purwasuka | Suara.com

Rabu, 06 September 2023 | 13:00 WIB
Wujudkan Kampung Bebas Narkoba, Desa Sukatani Wajibkan Catin Tes Urine
Tes Urine. (Freepik)

PURWASUKA - Pemerintah Desa Sukatani, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta mewajibkan bagi setiap calon pengantin (Catin) di wilayah tersebut untuk menjalani tes urine.

Hal itu dilakukan guna melengkapi persyaratan melengkapi administrasi untuk mendapatkan buku nikah dan tercatat secara resmi oleh negara.

Kepala Desa Sukatani, Abdul Azis TB Limbong mengatakan, calon pengantin yang akan menikah  di wilayah Desa Sukatani mulai saat ini harus menjalani tes urine lebih dulu. 

Untuk merealisasi hal tersebut, kata dia, pihaknya bekerja sama dengan Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Purwakarta untuk melakukan tes Urine bagi kedua calon pengantin. 

"Tes urine bertujuan untuk memastikan pasangan calon pengantin bebas dari narkoba. Dan ini merupakan komitmen kami dalam mewujudkan Kampung Bebas Dari Narkoba," ucap pria yang akrab disapa Agis itu, saat ditemui di sela-sela kesibukannya, pada Rabu, 6 September 2023.

Kades mengatakan, pihaknya sudah melakukan sosialisasi ke masyarakat bagi calon pengantin sehingga, jika tidak melakukan tes urine maka pihak Desa Tidak akan mengeluarkan blangko N1, N2, N3 dan N4.

"Jadi setiap calon pengantin yang mau mengurus blangko N1, N2, N3 dan N4, diwajibkan untuk melakukan tes urine di posko Kampung Bebas Dari Narkoba ataupun di kantor Desa Sukatani," Sebutnya. 

Dikatakannya pula, dengan aturan baru tersebut, pihaknya akan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dengan menyiapkan generasi yang lebih baik.

Menurutnya, untuk menciptakan generasi milenial dan generasi emas, maka harus dipersiapkan sedini mungkin. 

"Tes urine itu penting karena pasangan yang positif narkoba akan berdampak buruk bagi keluarganya. Kalau orang tuanya bebas narkoba, anaknya nanti juga sehat. Kalau positif narkoba, HIV/AIDS juga bisa muncul," kata Agis. 

Terpisah, Kapolres Purwakarta, AKBP Edwar Zulkarnain melalui Kasat Res Narkoba, AKP Budi Suheri mengungkapkan pihaknya sangat mendukung langkah Pemdes Sukatani yang memberlakukan tes urine terhadap kedua calon pengantin. 

Ia menjelaskan, pernikahan tentu bukan soal cinta dan suka sama suka saja. Tetapi bobot dan bebet juga menentukan keberlangsungan rumah tangga mereka selanjutnya.

Maka, kata Budi penting untuk pasangan catin dites urine sebelum melakukan pernikahan agar kehidupan pasangan itu selanjutnya benar-benar baik.

"Untuk memerangi narkoba, harus dipersiapkan sejak awal. Jika seseorang membangun rumah tangga dan bebas dari narkoba, generasi yang akan dilahirkan pastilah generasi yang bersih. Kami berharap dengan tes urine yang akan dijalani bagi setiap calon pengantin dapat membantu untuk memerangi narkoba sedini mungkin," harapnya.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Brantas Narkotika, Warga Desa Sukatani Purwakarta Deklarasi Kampung Bebas Narkoba

Brantas Narkotika, Warga Desa Sukatani Purwakarta Deklarasi Kampung Bebas Narkoba

| Rabu, 30 Agustus 2023 | 14:51 WIB

Intip Desa di Bandung Barat yang Dulu Jadi Kampung Narkoba, Begini Kondisinya Sekarang

Intip Desa di Bandung Barat yang Dulu Jadi Kampung Narkoba, Begini Kondisinya Sekarang

Jabar | Rabu, 30 Agustus 2023 | 11:50 WIB

Polisi dan Pemkot Samarinda Resmikan Kampung Bebas Narkoba di Sarang Bandar, Warganet Ngakak

Polisi dan Pemkot Samarinda Resmikan Kampung Bebas Narkoba di Sarang Bandar, Warganet Ngakak

Kaltim | Senin, 14 Agustus 2023 | 20:53 WIB

Terkini

Jualan Digital, Begini Strategi UMKM Biar Makin Cuan

Jualan Digital, Begini Strategi UMKM Biar Makin Cuan

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 08:03 WIB

Akhir Pelarian Jambret WNA di Bundaran HI: 120 Kali Beraksi, Keok Ditembus 'Timah Panas' Polisi

Akhir Pelarian Jambret WNA di Bundaran HI: 120 Kali Beraksi, Keok Ditembus 'Timah Panas' Polisi

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:59 WIB

Dulu Rusak Kini Mulus, Simak Progres Terbaru Pembangunan Jalan di Sulawesi Selatan

Dulu Rusak Kini Mulus, Simak Progres Terbaru Pembangunan Jalan di Sulawesi Selatan

Sulsel | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:57 WIB

Ini Satu-satunya HP Snapdragon 8 Elite Gen 6 dengan Baterai 10.000mAh

Ini Satu-satunya HP Snapdragon 8 Elite Gen 6 dengan Baterai 10.000mAh

Tekno | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:56 WIB

Wall Street Ditutup Bervariasi di Tengah Lonjakan Harga Minyak Dunia

Wall Street Ditutup Bervariasi di Tengah Lonjakan Harga Minyak Dunia

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:55 WIB

5 Pria yang Taklukkan Hati Ayu Ting Ting, Terbaru Dekat Kevin Gusnadi

5 Pria yang Taklukkan Hati Ayu Ting Ting, Terbaru Dekat Kevin Gusnadi

Lifestyle | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:52 WIB

Krisis Lapangan Kerja Formal: Biang Kerok di Balik UMR Masuk Benefit!

Krisis Lapangan Kerja Formal: Biang Kerok di Balik UMR Masuk Benefit!

Your Say | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:50 WIB

Pinjamkan Uang ke Bupati Ponorogo untuk Modal Pilkada, Pengusaha Ini Disambangi KPK

Pinjamkan Uang ke Bupati Ponorogo untuk Modal Pilkada, Pengusaha Ini Disambangi KPK

Jatim | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:47 WIB

Alasan Carlo Ancelotti Ajak Neymar Kembali ke Timnas Brasil

Alasan Carlo Ancelotti Ajak Neymar Kembali ke Timnas Brasil

Bola | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:45 WIB

5 Krim Viva untuk Mengurangi Tanda Penuaan Dini, Harga Murah Mulai Rp14 Ribuan

5 Krim Viva untuk Mengurangi Tanda Penuaan Dini, Harga Murah Mulai Rp14 Ribuan

Lifestyle | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:40 WIB