SUARAPURWOKERTO. ID, KEBUMEN-Pacuan kuda yang digelar setiap tahun saat libur lebaran menjadi daya tarik tersendiri baik bagi wisatawan lokal maupun luar Kebumen.
Bukan hanya para joki dan kudanya, para penonton juga ikut merasakan adrenalin saat bendera start dikibarkan di Lapangan Tegalrejo Desa Ambalresmi, Kecamatan Ambal, Kabupaten Kebumen itu.
Hal ini juga mengundang kerawanan bagi para penonton yang terlalu dekat dengan lintasan. Bukan hanya ratusan, bahkan ribuan penonton berebut menonton dari titik yang paling depan agar bisa menyaksikan dengan pemandangan terbaik.
Personel Polres Kebumen dilibatkan untuk menghalau penonton supaya tidak berada di area berbahaya saat menyaksikan pertandingan.
Maklum, lomba pacuan kuda pernah melahirkan insiden dimana penonton tertabrak kuda hingga dilarikan ke rumah sakit.
Beruntung, gelaran pacuan kuda hingga final secara umum berjalan kondusif. Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama bersama dengan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto serta PJU Polres dan instansi terkait ikut memantau langsung gelaran final pacuan kuda, Minggu (8/5).
Diungkapkan AKBP Piter melalui Kasubsi Penmas Aiptu S Catur Nugraha, pihaknya mengucapkan terimakasih atas kerjasama yang baik antara panitia dengan Polres Kebumen sehingga pelaksanaan kompetisi pacuan kuda berjalan sesuai harapan.
"Antusias warga masyarakat yang tinggi mengenai kompetisi pacuan kuda harus diikuti rasa tanggung jawab yang tinggi pula. Tanggung jawab yang dimaksud, diantaranya matang dalam perencanaan serta kooperatif dari panitia, bekerja sama dengan personel yang melakukan pengamanan," jelas Aiptu Catur, Senin (9/5).
Setelah libur beberapa tahun karena pandemi, gelaran pacuan kuda tahun ini kembali digelar.
Menurut Bupati Kebumen, pacuan kuda di Kebumen merupakan tradisi budaya yang melegenda dan harus dilestarikan.
"Kami cukup bangga dengan kegiatan ini, ini merupakan tradisi pacuan kuda yang sudah melegenda puluhan tahun, meski sempat tertunda selama dua tahun, alhamdulillah tahun ini bisa kembali digelar saat Kebumen sudah dinyatakan zero Covid-19,” ujar Bupati