Wow, Ada Kerajaan Kupu-kupu di Taman Nasional Bantimurung Sulawesi Selatan

Purwokerto | Suara.com

Selasa, 31 Mei 2022 | 23:44 WIB
Wow, Ada Kerajaan Kupu-kupu di Taman Nasional Bantimurung Sulawesi Selatan
IG arisdaeng

PURWOKERTO.SUARA.COM, Kupu-kupu merupakan maskot dari Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung yang berada di Sulawesi Selatan. 

Ribuan kupu-kupu dapat ditemukan dengan mudah di kawasan Taman Nasional Bulusaraung, sehingga kawasan ini diberi julukan "Kingdom of Butterfly" atau Kerajaan Kupu-Kupu

Dikutip dari berbagai sumber, keberadaan kerajaan kupu-kupu di kawasan Bantimurung telah diketahui sejak tahun 1857 saat seorang ilmuwan dari Inggris, Alfred Russel Wallace saat meneliti kawasan tersebut.  

Dalam perjalanan penelitiannya, Wallace berhasil mengkoleksi kupu-kupu (Lepidoptera) sebanyak 25 jenis, dan 6 jenis Papilionoidea. 207 jenis kupu-kupu dikoleksi di sekitaran Amasanga, Kabupaten Maros. 

Total koleksi kupu-kupu Wallace selama Agustus-November 1857 di lokasi tersebut sebanyak 232 jenis kupu-kupu. Jumlah tersebut terdiri dari 139 jenis Papilionoidea, 70 jenis Hedyloidea atau ngengat (moths) dan 23 jenis Hesperioidae (skippers).

Sejak temuan Wallace, telah dilakukan identifikasi ulang spesies kupu-kupu di kawasan Bantimurung oleh para peneliti.

Laporan pertama oleh Mattimu (1977), menemukan 103 jenis Papilionoidea di hutan wisata Bantimurung. Kemudian tahun 2008, Balai Taman Nasional (TN) Bantimurung Bulusaraung berhasil mengidentifikasi 82 jenis di lokasi yang sama.

Tahun 2010, Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung melakukan kegiatan identifikasi lagi dan menemukan 133 spesies kupu-kupu yang hidup di kawasan wisata Bantimurung. Menurut staf Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, tidak sepanjang tahun kupu-kupu muncul.

“Kita tidak bisa menemukan kupu-kupu melimpah di kawasan wisata Bantimurung setiap hari. Jika ingin menyaksikan kupu-kupu melimpah dan beranekaragam jenisnya datanglah saat musim pancaroba. Baik pancaroba beralih dari musim penghujan ke musim kemarau maupun sebaliknya” demikian informasi dari Kadriansyah, Pengendali Ekosistem Hutan TN Bantimurung Bulusaraung, dilansir oleh ksdae.menlhk.go.id.

Tahun 2011 dilakukan identifikasi dengan range area yang lebih jauh dan hingga 2016
telah teridentifikasi 240 jenis Papilionoidea yang berada di kawasan TN Bantimurung Bulusaraung. 

Jenis-jenis Papilionoidea ini terklasifikasi dalam 5 famili yaitu 111 jenis Nymphalidae, 25 jenis Papilionidae, 28 jenis Pieridae, 74 jenis Lycanidae dan 2 jenis Riodinidae.

Jumlah tersebut melampaui temuan Wallace saat menjelajahi kawasan karst Maros yang meliputi wilayah Amasanga dan Bantimurung. 

Hasil identifikasi kupu-kupu tersebut membuat keyakinan semakin bertambah bahwa kawasan Bantimurung Bulusaraung memang layak mendapat julukan Kingdom of Butterfly.

Disarankan, para pengunjung datang saat musim pancaroba sekitar Agustus - September, atau April - Mei. Dikarenakan waktu itu meruoakan waktu yabg tepat untuk melihat kuou-kupu di Taman Nasional tersebut. (AKF)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Turis Asing Batal Lihat Air Terjun Bantimurung Setelah Lihat Harga Tiket Masuk

Turis Asing Batal Lihat Air Terjun Bantimurung Setelah Lihat Harga Tiket Masuk

News | Senin, 27 Mei 2024 | 16:40 WIB

Terkini

AS-Israel Gempur Wilayah Iran: 15 Orang Tewas, Pasukan IRGC Gugur dan Pilot F-15E Dicari

AS-Israel Gempur Wilayah Iran: 15 Orang Tewas, Pasukan IRGC Gugur dan Pilot F-15E Dicari

News | Minggu, 05 April 2026 | 20:10 WIB

Spesifikasi Pesawat A-10 Thunderbolt II 'Warthog' Milik AS, Hancur Ditembak Iran

Spesifikasi Pesawat A-10 Thunderbolt II 'Warthog' Milik AS, Hancur Ditembak Iran

News | Minggu, 05 April 2026 | 20:09 WIB

Gembira Dihampiri Kasatgas PRR, Asa Penyintas di Desa Sekumur Kembali Menyala

Gembira Dihampiri Kasatgas PRR, Asa Penyintas di Desa Sekumur Kembali Menyala

News | Minggu, 05 April 2026 | 20:02 WIB

Pesona Nikita Willy Berhijab Saat Liburan di Jepang Curi Perhatian

Pesona Nikita Willy Berhijab Saat Liburan di Jepang Curi Perhatian

Entertainment | Minggu, 05 April 2026 | 20:00 WIB

Sepotong Senja untuk Pacarku: Cinta, Imajinasi, dan Realitas yang Terbentur

Sepotong Senja untuk Pacarku: Cinta, Imajinasi, dan Realitas yang Terbentur

Your Say | Minggu, 05 April 2026 | 19:48 WIB

Karina Ranau Protes, Foto Almarhum Epy Kusnandar Dipakai Jual Jaket Kang Mus

Karina Ranau Protes, Foto Almarhum Epy Kusnandar Dipakai Jual Jaket Kang Mus

Entertainment | Minggu, 05 April 2026 | 19:30 WIB

Bukan Zonasi, Penerimaan Siswa Baru di Pekanbaru Beralih ke Sistem Domisili

Bukan Zonasi, Penerimaan Siswa Baru di Pekanbaru Beralih ke Sistem Domisili

Riau | Minggu, 05 April 2026 | 19:28 WIB

Dipuji Jangan Terbang, Dihina Jangan Tumbang:Seni Menjaga Diri di Tengah Tekanan

Dipuji Jangan Terbang, Dihina Jangan Tumbang:Seni Menjaga Diri di Tengah Tekanan

Your Say | Minggu, 05 April 2026 | 19:25 WIB

Game Zombie State of Decay 3 Bangkit Lagi, Fase Uji Coba Segera Dibuka

Game Zombie State of Decay 3 Bangkit Lagi, Fase Uji Coba Segera Dibuka

Tekno | Minggu, 05 April 2026 | 19:20 WIB

Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi di Pelalawan dan Inhil, Hak Rakyat Kecil Terselamatkan

Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi di Pelalawan dan Inhil, Hak Rakyat Kecil Terselamatkan

News | Minggu, 05 April 2026 | 19:16 WIB