Kontroversial, Siapa yang Menamai Candi Asu Magelang?

Purwokerto

Minggu, 26 Juni 2022 | 15:21 WIB
Kontroversial, Siapa yang Menamai Candi Asu Magelang?
suara.com

PURWOKERTO.SUARA.COM, MAGELANG- Nama sebuah candi di Dusun Candi Pos, Desa Sengi, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang unik. Tempat pemujaan itu diberi nama Candi Asu

Terletak pada Koordinat : 7°32′00″LS 110°21′00″BT atau sekitar 25 Km dari Candi Borobudur ke arah timur laut, dikutip dari portal Perpusnas, Candi Asu merupakan candi peninggalan zaman kerajaan Mataram Kuno dari trah Wangsa Sanjaya (Mataram Hindu). 

Candi ini berada di lereng Gunung Merapi sebelah barat di tepian Sungai Tlingsing Pabelan.

Tentu saja, nama Asu diberikan bukan oleh pendiri atau masyarakat yang membangun tempat pemujaan itu dulunya. 

Nama Asu diberikan oleh masyarakat sekitar sewaktu candi ini sudah ditemukan. 

Adapun nama yang asli sebenarnya belum diketahui secara pasti. 

Konon, nama Candi Asu diberikan karena ketika pertama kali ditemukan, ada sebuah patung Lembu Nandhi yang wujudnya telah rusak dan lebih mirip menyerupai Asu (Anjing). 

Adapun Sengi merupakan nama Desa dimana candi tersebut berada. Sehingga warga menyebutnya dengan Candi Asu Sengi.

Badan candi terdapat relief hiasan flora di empat sisi dinding candi. Juga terdapat relief Kinara-Kinari (burung) sebagai hiasan plisir yang mengitari dinding candi.

baca juga

Relief Kinara-Kinari ini sebenarnya banyak terukir di candi-candi lain peninggalan Mataram Kuno di Jawa Tengah, seperti di Candi Plaosan, Ratu Boko, dan Candi Ijo.

Candi Asu Sengi merupakan candi sepotong yang hilang bagian atapnya. Bangunan itu berdiri menghadap ke arah barat, berbentuk bujur sangkar dengan ukuran 7,94 meter kali 7,94 meter. 

Tinggi kaki candi setinggi 2,5 meter, tinggi tubuh candi setinggi 3,35 meter, tapi tinggi sesungguhnya candi tidak diketahui secara pasti karena bagian atap candi telah hilang.

Meski atap candi saat ini sudah tidak ada, dimungkinkan atap candi berbentuk kubah dengan  melihat potongan batu yang jika dibentuk akan menyerupai kubah. 

Di bagian dalam candi terdapat patung sapi atau nandhi. Juga ada sumur berbentuk kotak yang kedalamannya mencapai 3 meter dengan lebar berukuran 1,3 meter kali 1,3 meter. 

Fungsi sumur belum diketahui secara pasti, meski di dinding sumur masih terlihat jelas bekas ketinggian debit air.

Dari beberapa prasasti yang ditemukan di sekitar candi tersebut, dapat diindentifikasi di antaranya Prasasti Sri Manggala I (angka tahun 874 M) dan Sri Manggala II (angka tahun 876 M) serta Prasasti Kurambitan. 

Dari catatan pada prasasti tersebut dapat diperkirakan candi ini dibangun pada sekitar tahun 869 Masehi (semasa Rakai Kayuwangi dari Wangsa Sanjaya berkuasa). Dalam prasasti-prasasti tersebut juga disebutkan, Candi Asu Sengi merupakan tempat suci untuk melakukan pemujaan, baik pemujaan kepada arwah leluhur maupun para arwah raja-raja serta dewa-dewa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Heboh Kontroversi Nama Candi Asu di Magelang, Begini Penjelasannya

Heboh Kontroversi Nama Candi Asu di Magelang, Begini Penjelasannya

Purwokerto | Minggu, 26 Juni 2022 | 10:58 WIB

Unik Sandal Upanat untuk Pengunjung Borobudur, Terinspirasi dari Relief Candi

Unik Sandal Upanat untuk Pengunjung Borobudur, Terinspirasi dari Relief Candi

Purwokerto | Jum'at, 17 Juni 2022 | 14:32 WIB

Bertahan Ribuan Tahun, Ternyata Begini Perawatan Batu Candi Borobudur Agar tak Lapuk

Bertahan Ribuan Tahun, Ternyata Begini Perawatan Batu Candi Borobudur Agar tak Lapuk

Purwokerto | Jum'at, 17 Juni 2022 | 13:47 WIB

Terkini

Sudaryono Siap Jadi Kepala BGN Gantikan Nanik S Deyang: Doakan Saya Amanah

Sudaryono Siap Jadi Kepala BGN Gantikan Nanik S Deyang: Doakan Saya Amanah

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 14:39 WIB

6 Rekomendasi Sunscreen yang Aman untuk Ibu Hamil sesuai Review dan Harga

6 Rekomendasi Sunscreen yang Aman untuk Ibu Hamil sesuai Review dan Harga

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 14:38 WIB

Densus 88 Sikat Provokator Digital di Lampung

Densus 88 Sikat Provokator Digital di Lampung

Lampung | Rabu, 22 Juli 2026 | 14:37 WIB

Anak 16 Tahun Mau Bakar Gereja, Diduga Diperintahkan ISIS

Anak 16 Tahun Mau Bakar Gereja, Diduga Diperintahkan ISIS

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 14:36 WIB

25 Kata-Kata Ucapan Hari Anak Nasional Islami yang Penuh Doa dan Makna

25 Kata-Kata Ucapan Hari Anak Nasional Islami yang Penuh Doa dan Makna

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 14:36 WIB

Apa Penyebab Utama Munculnya Flek Hitam pada Kulit? Ternyata Tak Cuma Paparan Sinar Matahari

Apa Penyebab Utama Munculnya Flek Hitam pada Kulit? Ternyata Tak Cuma Paparan Sinar Matahari

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 14:36 WIB

Dino Patti Djalal Ingatkan Bahaya Demokrasi Bertumpu pada Sosok Pemimpin

Dino Patti Djalal Ingatkan Bahaya Demokrasi Bertumpu pada Sosok Pemimpin

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 14:35 WIB

Kasus Eks Jampidsus, Pakar UI dan UNAS Dorong Pasal Berlapis Hingga TPPU

Kasus Eks Jampidsus, Pakar UI dan UNAS Dorong Pasal Berlapis Hingga TPPU

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 14:34 WIB

Apakah Boleh Olahraga saat Sakit? Ini Penjelasan Dokter agar Tak Salah Langkah

Apakah Boleh Olahraga saat Sakit? Ini Penjelasan Dokter agar Tak Salah Langkah

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 14:29 WIB

Nenek Renta Kelaparan Gigit Jari, yang Rumahnya Keramik Bagus Malah Asyik Kantongi Bansos

Nenek Renta Kelaparan Gigit Jari, yang Rumahnya Keramik Bagus Malah Asyik Kantongi Bansos

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 14:26 WIB

×