PURWOKERTO.SUARA.COM - Nama AKP Rita Yuliana viral di media sosial dan menjadi populer dalam pencarian Google. Lantas, siapa sebenarnya AKP Rita dan apa yang membuatnya viral di media sosial?
Di tengah keriuhan media sosial, nama Rita Yuliana diakitkan dengan peristiwa penembakan Brigadir J di rumah Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdi Sambo.
Kabar yang berkembang, AKP Rita hendak mundur dari Polri. Namun kabar itu dibantah Polda Metro Jaya. Hingga hari ini, AKP Rita masih anggota Polri aktif di Polda Metro Jaya.
Dikutip dari Suara.com, AKP Rita Yuliana atau Rita Sorcha Yuliana dikenal sebagai seorang polisi wanita (polwan)berpangkat AKP. Ia berasal dari Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Ia lahir di Selong, Lombok Timur pada 1 Juli 1992.
AKP Rita Yuliana merupakan alumni dari Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2013. Ia ditempatkan di Polres Lombok Timur hingga menjabat sebagai Kasat Lantas Polres Lombok Timur.
Sebelumnya, AKP Rita pernah bertugas di Subdit IV Ditreskrimum Polda NTB dan berhasil mengungkapkan kasus striptis Metzo di kawasan pariwisata Sengigi.
Sejak 24 Desember 2021, AKP Rita dimutasi ke Polda Metro Jaya melalui Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/2604/XII/KEP.2021. Saat ini AKP Rita menjabat sebagai Panit Subdit I Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.
AKP Rita juga dikenal dengan berbagai prestasi yang diraihnya selama menjabat sebagai seorang polwan. Bahkan, ia pernah viral di media sosial setelah menunjukkan kemampuannya berbahasa Mandarin.
Saat itu AKP Rita mendapatkan Hanyu Shuiping Kaoshi (HSK). HSK merupakan ujian standardisasi kemahiran berbahasa Mandarin bagi penutur asing yang hanya ditargetkan mencapai HSK level 3. AKP Rita justru mendapatkan HSK level 4.
Baca Juga: Hasil Tur Pra Musim Klub-klub Papan Atas Liga Inggris, City dan Arsenal Moncer, Chelsea Nyungsep
Kemahiran berbahasa Mandarin AKP Rita tidak terlepas dari riwayat pendidikan yang ia tempuh di International Law Enforcement Liaison Officer Program di Beijing Foreign Studies University (BFSU) di Beijing, Tiongkok pada tahun 2018.
Program tersebut diikuti lebih dari 33 negara di tiga benua. Bahkan AKP Rita menjadi satu-satunya perwakilan dari polisi Indonesia.
Selain berprestasi di bidang akademik, AKP Rita juga pernah menginisiasi pembuatan gerai vaksin di pelayanan Satpas SIM Polres Lombok Timur yang gerai vaksinasi covid-19 pertama di Indonesia.
Atas prestasi itu, ia dianugerahi penghargaan oleh Kapolda NTB Irjen Mohammad Iqbal pada peringatan Hari Polwan ke-73.