Mengurai Limbah Jadi Berkah, Potret Pemanfaatan Eco Enzyme di Era Pagebluk

Purwokerto

Kamis, 28 Juli 2022 | 10:13 WIB
Mengurai Limbah Jadi Berkah, Potret Pemanfaatan Eco Enzyme di Era Pagebluk
Pelajar pencinta lingkungan dari Purbalingga membuat eco enzyme Klenteng Hok Tek Bio Purbalingga, 14 April 2022. (gani)

PURWOKERTO.SUARA.COM - Dari pelataran klenteng Hok Tek Bio Purbalingga, riuh tawa muda-mudi terdengar nyaring. Mereka asik memilah dan memotong buah. Bukan bukan buah segar yang sedang mereka pilah, namun buah yang tak lagi segar. Lebih persisnya limbah buah.

Mereka adalah pelajar pencinta alam dari SMA 1 Karangreja dan SMK Marif Bobotsari. Mereka datang ke klenteng untuk belajar membuat eco enzyme dari aktivis lingkunan Klenteng Hok Tek Bio Purbalingga.

Eco enzyme adalah hasil dari fermentasi limbah dapur organik seperti ampas buah dan sayuran, gula (gula coklat, gula merah atau gula tebu), dan air. Eco enzyme memiliki beragam kegunaan mulai dari disinfektan, cairan pembersih, pupuk organik, insektisida organik, hingga mempercepat penyembuhan luka.

Lin Ngan Min atau Amin, aktivis lingkunan Klenteng Hok Tek Bio Purbalingga, sudah sejak pagi keliling toko buah. Ia mengambil limbah buah dari toko buah-toko buah di wilayah Purbalingga.

Pagi itu Amin hanya sempat menyambangi dua toko buah. Dari dua toko buah saja, terkumpul belasan kilogam limbah buah. Setelah memilah, mereka membuang bagian yang mulai membusuk dan mengambil bagian yang masih baik. 

Buah dan kulit buah hasil pemilahan kemudian dicuci bersih. Di bagian lain, ada yang siap memotong limbah buah yang telah terseleksi menjadi seukuran dadu.

Limbah buah yang telah dipotong seukuran dadu kemudian ditimbang dan dimasukan ke dalam ember berisi air dan larutan gula kelapa. Perbandingan komposisi gula, buah dan air sebanyak 1:3:10. Setelah itu diaduk dan ditutup rapat.

Mereka kemudian menempelkan catatan berisi tanggal pembuatan dan tanggal panen, jenis buah dan kulit buah yang digunakan sebagai bahan. 

Memproduksi eco enzyme bersama komunitas lain sudah menjadi kebiasaan relawan eco enzyme Klenteng Hok Tek Bio Purbalingga. Semangat mereka adalah berbagi pengetahuan agar pemanfaatan eco enzyme semakin luas.

baca juga

“Kita hidup di bumi yang sama, maka kita juga harus punya kepedulian yang sama untuk merawat bumi kita,” ujar Amin.

Amin yakin eco enzyme bisa menjadi solusi persoalan lingkungan yang dihadapi hari ini dan ke depan. Sebab, eco enzyme memanfaatkan sampah organik menjadi produk baru yang memiliki banyak manfaat.

Sampah organik dari limbah rumah mendominasi tumpukan sampah di tempat pembuangan akhir. Sampah organik menghasilkan gas methan yang memicu pemansan global. 

Jika setiap rumah tangga mampu mengolah sampah organik di masing-masing rumah, maka intensitas gas methan bisa ditekan. Selain itu, setiap rumah tangga akan merasakan berbagai manfaat eco enzyme pada aktivitas sehari-hari.

Amin menjelaskan, eco enzyme efektif untuk membersihkan cemaran pestisida pada buah dan sayur. Dengan takaran 1:1000, larutan eco enzyme bisa mengurangi residu pestisida dalam 10 menit.

Eco enzyme juga bisa digunakan unturek membersihkan perabot rumah tangga yang membandel. Bagian bawah penggorengan yang menghitam bisa berkurang setelah direndam dengan eco enzyme murni.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jelang Agustusan, Ini Rencana Even Besar yang akan Diadakan di Purbalingga

Jelang Agustusan, Ini Rencana Even Besar yang akan Diadakan di Purbalingga

Purwokerto | Rabu, 27 Juli 2022 | 17:12 WIB

Kronologi Penggelapan Dana Bansos oleh Kepala Kantor Pos Kecamatan Rembang Kabupaten Purbalingga

Kronologi Penggelapan Dana Bansos oleh Kepala Kantor Pos Kecamatan Rembang Kabupaten Purbalingga

Purwokerto | Rabu, 27 Juli 2022 | 15:33 WIB

Modus Kepala Cabang Kantor Pos di Purbalingga Gelapkan Dana Pensiun dan Bansos, Uang Ratusan Juta Dipakai untuk Trading Crypto

Modus Kepala Cabang Kantor Pos di Purbalingga Gelapkan Dana Pensiun dan Bansos, Uang Ratusan Juta Dipakai untuk Trading Crypto

Purwokerto | Rabu, 27 Juli 2022 | 12:47 WIB

Terkini

Mahasiswa Jangan Khawatir, Industri Petrokimia Butuh Banyak SDM

Mahasiswa Jangan Khawatir, Industri Petrokimia Butuh Banyak SDM

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:49 WIB

Sinopsis Avatar: The Last Airbender 2, Upaya Aang Cs hingga ke Ba Sing Se

Sinopsis Avatar: The Last Airbender 2, Upaya Aang Cs hingga ke Ba Sing Se

Your Say | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:48 WIB

Polisi Kembali Tetapkan 291 Tersangka Judol Hayam Wuruk, 287  Warga Asing

Polisi Kembali Tetapkan 291 Tersangka Judol Hayam Wuruk, 287 Warga Asing

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:47 WIB

Intip Statistiknya! Belanda Pecahkan Rekor Penguasaan Bola di Piala Dunia 2026

Intip Statistiknya! Belanda Pecahkan Rekor Penguasaan Bola di Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:45 WIB

Guntur Romli: Safari Jokowi Tak Berdampak ke PDIP, Justru NasDem yang Harus Waspada!

Guntur Romli: Safari Jokowi Tak Berdampak ke PDIP, Justru NasDem yang Harus Waspada!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:44 WIB

Belanja Daerah Bali Masih di Bawah 30 Persen, DJPb: Tolong Belanja Dipercepat

Belanja Daerah Bali Masih di Bawah 30 Persen, DJPb: Tolong Belanja Dipercepat

Bali | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:44 WIB

BGN Kembali Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya Sebut Kemenkeu Kini Ikut Awasi SPPG

BGN Kembali Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya Sebut Kemenkeu Kini Ikut Awasi SPPG

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:43 WIB

Guntur Romli: Dulu Petugas Partai, Kini Jokowi Jadi 'Jongos PSI' Demi Dinasti 2029!

Guntur Romli: Dulu Petugas Partai, Kini Jokowi Jadi 'Jongos PSI' Demi Dinasti 2029!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:35 WIB

Bedak Padat Purbasari Bisa Dipakai untuk Umur Berapa? Lengkap dengan 4 Keunggulannya

Bedak Padat Purbasari Bisa Dipakai untuk Umur Berapa? Lengkap dengan 4 Keunggulannya

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:30 WIB

Voicemails for Isabelle: Sulitnya Melepas Orang yang Telah Tiada

Voicemails for Isabelle: Sulitnya Melepas Orang yang Telah Tiada

Your Say | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:30 WIB