Manfaat Zat Besi Untuk Pertumbuhan Anak, Dapat Mendukung Perilaku Anak

Purwokerto Suara.Com
Kamis, 28 Juli 2022 | 09:57 WIB
Manfaat Zat Besi Untuk Pertumbuhan Anak, Dapat Mendukung Perilaku Anak
makanan mengandung zat besi (pixabay)

PURWOKERTO.SUARA.COM Mencukupi kebutuhan nutrisi dimasa kehamilan sangatlah penting. Salah satu yang harus terpenuhi adalah zat besi Nutrisi ini dapat mendukung kesehatan dan kecerdasan janin di dalam kandungan. Setelah lahir, anak masih terus membutuhkan zat besi untuk mendukung tumbuh kembangnya.

Zat besi ini sangat krusial di dalam hemoglobin yang berfungsi memproduksi sel darah merah. Hemoglobin sendiri berperan mengangkut oksigen ke seluruh tubuh beserta nutrisi makanan yang dikonsumsi anak. Jika zat besi cukup, makan sirkulasi oksigen dan nutrisi dalam tubuh anak pun jadi lebih lancar.

Berikut beberapa manfaat zat besi untuk perkembangan anak:

1. Mencerdaskan anak

Kecukupan zat besi dapat membuat produksi sel darah merah optimal,  sel darah merah ini bertugas mengantarkan oksigen dan nutrisi ke seluruh organ tubuh, termasuk ke otak. Kecukupan zat besi diketahui bisa memperbaiki konsentrasi, inteligensi, memori, dan prestasi belajar anak.

2. Menunjang perkembangan fisik anak

Zat besi banyak terdapat pada mioglobin di dalam otot, sehingga zat besi juga berperan menunjang perkembangan fisik anak, terutama pertumbuhan otot dan jaringan tubuhnya.

3. Meningkatkan imunitas tubuh

Zat besi penting untuk menunjang imunitas atau kekebalan tubuh anak agar tidak mudah sakit, karena nutrisi ini berperan untuk memicu respons imun yang efektif.

Baca Juga: Tips Memasak Pare Agar Tidak Pahit. Masakan Terasa Lebih Nikmat

4. Mendukung perkembangan psikomotorik

Zat besi tidak hanya penting untuk fungsi kognitif, tetapi juga psikomotoriknya. Studi menemukan, defisiensi zat besi bisa turut memengaruhi aktivitas motorik anak, sehingga ia akan terlihat mudah lelah ataupun tak antusias saat bermain, belajar atau beraktivitas lain.

5. Mendukung perilaku yang baik

Zat besi juga penting untuk mendukung perilaku anak. Menurut beberapa literatur, anak yang mengalami defisiensi zat besi cenderung mudah marah, tidak bersemangat, acuh tak acuh, dan nafsu makannya cenderung terganggu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI