Bapak Tua itu terlihat sedang menggiring dombanya di dalam kurungan berjalan.
Sebagian orang mungkin mengira bahwa otak Pak Tua ini error, karena yang dilakukannya tak lazim.
Sebagian yang lain menilai Pak Tua ini berlebihan, saking takutnya dombanya dicuri orang.
Sebagian lainnya bisa saja menyangka Pak Tua ini terlalu khawatir dombanya tertabrak kendaraan di jalan.
Setiap orang menyangka, mengira dan menilai macam-macam. Sesuka prasangka mereka masing-masing.
Sampai seseorang yang berpapasan dengan Pak Tua itu memberanikan diri bertanya: Mengapa engkau lakukan itu, Pak Tua???
Pak Tua menjawab di luar dugaan: Aku lakukan ini karena takut domba-dombaku memakan tanaman orang lain tanpa sepengetahuan pemiliknya.
Tentu Tuhanku akan menghisabku kelak akibat perbuatan domba-dombaku ini.
Demikianlah manusia...terus berprasangka buruk terhadap orang lain, yang sangat mungkin dia sebenarnya berhati bersih. Dan memang bersihnya hati Pak Tua hanya Allah yang tahu.
Baca Juga: Lowongan Terbaru PT KAI untuk Lulusan SLTA hingga S1, Yuk Cek Syaratnya!!
Maka Hati-hati lah berprasangka.
Selalu berprasangka baik. (Source : WA Group).
Note, narasi dengan gambar bisa saja faktanya tidak terkait. Ini hanya pesan positif untuk memotivasi orang menjadi lebih baik.