Mengenal Tadisi Ingkungan Dusun Kuwarisan di Kebumen, Ikhtiar Merawat Harmoni dan Spiritualitas Masyarakat Desa

Purwokerto

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 21:35 WIB
Mengenal Tadisi Ingkungan Dusun Kuwarisan di Kebumen, Ikhtiar Merawat Harmoni dan Spiritualitas Masyarakat Desa
Warga Dusun Kuwarisan, Kelurahan Panjer, Kecamatan Kebumen, Jawa Tengah kembali menggelar tradisi Ingkungan, sebuah kkhtiar merawat harmoni dan spiritualitas masyarakat desa, Jumat (12/8/2022). (Pemkab Kebumen)

PURWOKERTO.SUARA.COM, KEBUMEN - Pria-pria berbusana lurik dan peci hitam mengarak tujuah buah tandu. Masing-masing tandu dipikul empat orang lelaki.

Sekilas isi tandu terlihat ketika kelambu tipis penutupnya tertiup angin. Ada tumpeng di tengah tandu. Jika ada tumpeng, maka biasanya ada sajian lain sebagai lauknya.

Ternyata benar. Tandu itu berisi ingkung, olahan daging ayam dalam kondisi masih utuh. Arak-arakan tandu nasi tumpeng dan ayam ingkung ini merupakan bagian dari tradisi Ingkungan Dusun Kuwarisan, Kelurahan Panjer, Kecamatan Kebumen, Jawa Tengah.

Tradisi "Ingkungan" warga Dusun Kuwarisan, Kelurahan Panjer, Kecamatan Kebumen tahun ini berlangsung meriah. Selain tujuh ingkung yang ditandu, ribuan juga warga membuat nasi ingkung untuk dibawa ke Masjid Banyumudal, Kuwarisan. 

Bagi masyarakat Kebumen mungkin sudah banyak yang mengetahui tradisi ingkungan yang ada Dusun Kuwarisan, Panjer. Ini merupakan tradisi yang turun temurun diwariskan hingga hari ini.

Kegiatan ini digelar setiap setahun sekali pada bulan Sura atau Muharam, tepatnya hari Jumat Kliwon sesuai penanggalan Jawa.

Acara ingkungan yang khas dengan tradisi Jawa ini dipusatkan di Masjid Banyumudal. Kemeriahan terasa sejak Jumat siang sehabis salat Jumat. Warga mengarak tumpeng ingkung. Kirab dimulai dari halaman Kantor Kelurahan Panjer. Kemudian, menyusuri Jalan KH Hasyim Asy'ari menuju Masjid Banyumudal.

Ribuan warga sudah memadati area Masjid Banyumudal untuk mengikuti rangkaian acara, yakni tahlil dan doa bersama sekaligus Haul Syaikh Ibrahim Asmoroqondi, seorang ulama yang dulu dikenal membuka dukuh Kuwarisan dan menyebarkan Islam di sana.

Tino Sidik, Ketua RT 03/RW 10 Dukuh Kuwarisan mengatakan, kegiatan Ingkungan tidak pernah mandeg. Bahkan pada saat Covid-19 sedang berada pada titik puncak, kegiatan ini tetap diadakan.

baca juga

"Tidak pernah mandeg. Dua tahun kemarin pada saat Covid-19 tetap diadakan oleh masyarakat. Ini sudah kaya menjadi kewajiban dimana pada Jumat Kliwon di bulan Muharam warga Kuwarisan setiap KK bikin ingkung," tuturnya.

Ingkung merupakan ayam yang dimasak dengan bumbu yang komplit ditambah dengan kuah santan yang kental. Dalam tradisi ini juga disediakan nasi tumpeng, dan lengkap dengan sayuran dan lauk pauk yang lain, seperti telur, dan tempe. 

Setiap keluarga atau keturunan asli Dusun Kuwarisan yang sudah berumah tangga, baik yang di Kebumen maupun yang di luar daerah wajib membuat tumpeng ingkung.

Bahkan tak jarang dari mereka yang berada dari luar daerah mudik ke kampung halaman untuk ikut memperingati tradisi yang disakralkan itu. Jika tak sempat mudik, mereka menitipkan uang kepada sanak keluarga di kampung untuk membuatkan tumpeng ingkung atas nama dirinya.

Ingkung tidak boleh dimakan sebelum didoakan oleh imam masjid, setelah didoakan ingkung ayam dibawa pulang kembali ke rumah masing-masing untuk dimakan bersama sanak keluarga.

Selain untuk memupuk kebersamaan, silaturahmi dan berbagi, warga percaya, tradisi ini sebagai 'penolak bala'. Karenannya orang di sini masih percaya jika tidak membuat ingkung, bisa mendapat bahaya.

"Ya kalau soal percaya, ya percaya, memang dari dulu ada keyakinan kalau ada warga Kuwarisan yang tidak buat ingkung, nantinya bisa kena bahaya gitu. Itu menjadi tradisi kami yang patut dihargai sebagai bentuk kearifan lokal," tandas Tino.

Selain dihadiri para tokoh masyarakat dan alim ulama, tradisi ingkungan ini juga dihadiri Bupati Arif Sugiyanto. Sebagai warga asli Kuwarisan, Panjer, pihaknya pun menyambut baik acara ini, yang setiap tahun diadakan.

"Ini tradisi dari sejak saya kecil, bahkan sebelum saya lahir ini sudah ada. Dan patut bersyukur sampai saat ini masih ada terus diwarisi oleh generasi selanjutnya," ujar Bupati di Masjid Banyumudal, Jumat (12/8/2022).

Lebih lanjut, Bupati mengatakan kegiatan tersebut dapat menjadi wahana memperkuat tekad dan semangat para penerus, keturunan, dan seluruh masyarakat Kuwarisan Kelurahan Panjer. Terutama dalam meneladani laku hidup Syaikh Ibrahim Asmorokondi.

"Insya Allah ini memberikan arti bagi upaya peningkatan keimanan dan ketakwaan umat Islam di Kabupaten Kebumen, kita semua bisa mengambil manfaat positif dari setiap kegiatan ini," ujar Bupati.

Pada kesempatan itu, Bupati turut membawa 20 ingkung ayam bersama istri dan keluarganya, dan dibagikan kepada para ketua RT dan RW di Dukuh Kuwarisan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Benahi Wajah Kota, Kebumen Bangun Jalur Khusus Pesepeda dan Pejalan Kaki

Benahi Wajah Kota, Kebumen Bangun Jalur Khusus Pesepeda dan Pejalan Kaki

Purwokerto | Kamis, 11 Agustus 2022 | 19:18 WIB

Tarik Uang Rp 16 Juta dari Konsumen, Marketing Villa di Kebumen Ditangkap Polisi

Tarik Uang Rp 16 Juta dari Konsumen, Marketing Villa di Kebumen Ditangkap Polisi

Purwokerto | Jum'at, 05 Agustus 2022 | 19:15 WIB

Jalan Kebumen-Banjarnegara Via Giritirto Karanggayam Akhirnya Dibeton, 12 Tahun Terbengkelai

Jalan Kebumen-Banjarnegara Via Giritirto Karanggayam Akhirnya Dibeton, 12 Tahun Terbengkelai

Purwokerto | Jum'at, 05 Agustus 2022 | 19:02 WIB

Tewas Terlilit Jaring Ikan Sendiri, Warga Kebumen Ditemukan di Dasar Sungai Luk Ulo

Tewas Terlilit Jaring Ikan Sendiri, Warga Kebumen Ditemukan di Dasar Sungai Luk Ulo

Purwokerto | Jum'at, 05 Agustus 2022 | 13:38 WIB

Terkini

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

Ditanya Kegiatan Setelah Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Sambil Ngelamun 'Kenapa Dipecat?'

Ditanya Kegiatan Setelah Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Sambil Ngelamun 'Kenapa Dipecat?'

Video | Selasa, 15 September 2026 | 22:15 WIB

×