PURWOKERTO.SUARA.COM, JAKARTA - Organisasi ikatan alumni dan penerima beasiswa pendidikan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang dinamakan Mata Garuda optimistis mampu menjadi organisasi yang progresif dan berkontribusi nyata bagi kemajuan Indonesia.
"Mata Garuda optimistis akan menjadi organisasi yang progresif dan mampu memberi kontribusi konkret bagi Indonesia," kata Ketua Mata Garuda Periode 5.0 (2022—2024), Leonardo Gavaza dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu (13/8/2022).
Leonardo menjelaskan, optimisme itu muncul dari besarnya jumlah penerima beasiswa LPDP yang saat ini telah mencapai 32.826 orang dengan segala potensi yang mereka miliki.
Ia melanjutkan, Kementerian Keuangan RI pada Kuartal I 2022 mencatat ada sebanyak 61,9 persen alumni LPDP bekerja di sektor publik, seperti akademisi, peneliti, PNS, Polri, dan TNI. Sementara itu, 35,8 persen lainnya bekerja di sektor privat dan 2,3 persen di sektor sosial.
Leonardo mencontohkan, kontribusi Mata Garuda adalah dalam hal pemulihan ekonomi nasional akibat dampak pandemi COVID-19.
Menurutnya, pemulihan ekonomi nasional itu merupakan tantangan yang harus menjawab melalui pendekatan lintas sektor, mulai dari masyarakat, pemerintah, akademikus, hingga korporasi.
Dengan demikian, Lanjut Leo, alumni LPDP berkesempatan untuk bersinergi, baik terlibat dalam kajian dan penyempurnaan kebijakan publik maupun riset dan inovasi teknologi, untuk memulihkan ekonomi nasional pascapandemi.
Diketahui, Leonardo sebagai Ketua Mata Garuda Periode 2022-2024 yang dilantik secara langsung oleh Direktur Utama LPDP sekaligus Ketua Dewan Pembina Mata Garuda Andin Hadiyanto di Kantor LPDP, Jakarta, Kamis (11/8). Ia berharap, periode kepengurusan terbaru Mata Garuda di bawah pimpinannya dapat menjadi momentum untuk memantik kolaborasi antara penerima dan alumni beasiswa LPDP dari berbagai bidang keilmuan serta keahlian.
"Saya berharap, kolaborasi itu mampu memberi kontribusi positif bagi Tanah Air," ujarnya.
Menurutnya, LPDP adalah wujud komitmen pemerintah dalam mengembangkan sumber daya manusia sehingga dukungan terhadap organisasi Mata Garuda akan menjembatani para alumni untuk memberikan solusi dan memperkuat LPDP itu sendiri serta menjadi katalis inovasi bagi kemajuan Indonesia.
"Sebagai langkah awal mewujudkan organisasi yang progresif, Mata Garuda 5.0 akan menyelenggarakan program 100 hari menyerap aspirasi dari seluruh anggotanya yang berada di Indonesia ataupun yang masih menjalankan studi di luar negeri, sembari mengajak seluruh penerima beasiswa LPDP untuk berpartisipasi aktif dalam 2 tahun kepengurusan mereka," pungkas Leo.