Cerita Yogi Prastowo, Produsen Motor Listrik Asal Kota Knalpot Purbalingga

Purwokerto

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 22:40 WIB
Cerita Yogi Prastowo, Produsen Motor Listrik Asal Kota Knalpot Purbalingga
Yogi Prastowo, Pemuda Pembuat Motor Listrik Asal Desa Gembong

PURWOKERTO.SUARA.COM, PURBALINGGA- Era motor listrik yang makin dekat menjadi tantangan tersendiri bagi para pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) logam di wilayah Kabupaten Purbalingga. Namun era itu sekaligus melahirkan peluang baru industri motor listrik yang menjanjikan. Yogi Prastowo, seorang pemuda asal Desa Gembong Purbalingga berhasil menjawab tantangan itu dengan memproduksi motor listrik.

“Awalnya kebetulan kami dapat job untuk melakukan custom modifikasi pada motor Kawasaki Estrella 250. Kemudian proses pembuatan motor listrik ini butuh waktu kurang lebih sebulan,” ujar Yogi saat ditemui usai acara penandatanganan Kesepakatan Bersama Antara Pemkab Purbalingga dengan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) dan Rainbow Moto Builder, Jumat (12/8) sore di Pendopo Dipokusumo Purbalingga.

Untuk konsep motor listrik, lanjut Yogi, terinspirasi dari model motor majesty. Adapun biaya yang dikeluarkan untuk membuat sebuah motor listrik kurang lebih sejumlah Rp 10 juta. Proses finishing motor tersebut akan dilakukan oleh Rainbow Moto Builder.

“Terima kasih banyak kepada Rainbow Moto Builder dan Ibu Bupati Purbalingga karena telah mendukung produk dan teman-teman IKM logam di Purbalingga sehingga bisa terus berkembang dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar yogi.

Ke depannya, Yogi Prastowo beserta IKM logam Purbalingga dan Rainbow Moto Builder juga akan membuat motor listrik lagi yang mana di bulan Desember 2022 mendatang rencananya akan dipamerkan pada event Purbalingga Expo.

Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi, menyampaikan,  sudah sepantasnya para pengrajin knalpot di Kabupaten Purbalingga punya pilihan diversifikasi produk, sekaligus mempersiapkan kalau di tahun 2030 semua kendaraan beralih ke kendaraan listrik.

“Ini merupakan momen yang penting untuk melatih skill para pengrajin IKM logam purbalingga. Oleh karenanya, Dinperindag Kabupaten Purbalingga bekerja sama dengan mitranya yaitu Rainbow Moto Builder dalam melakukan pelatihan pembuatan motor listrik kepada teman-teman IKM logam,” ujar bupati.

Bupati berharap hasil dari adanya program pelatihan ini, Purbalingga bisa membuat dan meluncurkan kreasi motor listrik karya anak bangsa di bulan Desember mendatang.

“Adanya inisiasi kerja sama dengan Rainbow Moto Builder ini semoga mampu memberi kebermanfaatan bagi pelaku IKM logam di Purbalingga dan nantinya mereka bisa memproduksi motor listrik kebanggaan bangsa Indonesia,”kata Bupati. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lowongan 6179 Pendamping Proses Produk Halal, Cek Syarat dan Kuota Tiap Daerah

Lowongan 6179 Pendamping Proses Produk Halal, Cek Syarat dan Kuota Tiap Daerah

Purwokerto | Sabtu, 13 Agustus 2022 | 22:09 WIB

Menanti Gebrakan Mata Garuda, Wadah Alumni Penerima Beasiswa LPDP

Menanti Gebrakan Mata Garuda, Wadah Alumni Penerima Beasiswa LPDP

Purwokerto | Sabtu, 13 Agustus 2022 | 21:55 WIB

Mengenal Tadisi Ingkungan Dusun Kuwarisan di Kebumen, Ikhtiar Merawat Harmoni dan Spiritualitas Masyarakat Desa

Mengenal Tadisi Ingkungan Dusun Kuwarisan di Kebumen, Ikhtiar Merawat Harmoni dan Spiritualitas Masyarakat Desa

Purwokerto | Sabtu, 13 Agustus 2022 | 21:35 WIB

Terkini

3 Serum Wardah untuk Flek Hitam, Ada Klaim Kurangi Dark Spot dalam Seminggu

3 Serum Wardah untuk Flek Hitam, Ada Klaim Kurangi Dark Spot dalam Seminggu

Lifestyle | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:35 WIB

Kota Bandung Ramai Demo Mahasiswa, Muhammad Farhan: Saya Yakin Suara Mereka Didengar

Kota Bandung Ramai Demo Mahasiswa, Muhammad Farhan: Saya Yakin Suara Mereka Didengar

Jabar | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:32 WIB

Satu Musim Berkesan di Laskar Mataram, Donny Warmerdam Resmi Pamit dari PSIM Yogyakarta

Satu Musim Berkesan di Laskar Mataram, Donny Warmerdam Resmi Pamit dari PSIM Yogyakarta

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:28 WIB

Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas

Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas

Kaltim | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:23 WIB

BEM Bersatu Ungkap Fortuner Tyo Ardianto Atas Nama Adik Jenderal, Gerakan Mahasiswa Disusupi?

BEM Bersatu Ungkap Fortuner Tyo Ardianto Atas Nama Adik Jenderal, Gerakan Mahasiswa Disusupi?

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:17 WIB

BEM Bersatu Tuding Ada Intervensi Politik di Balik Aksi Tolak MBG, Guntur Romli: Cocokologi

BEM Bersatu Tuding Ada Intervensi Politik di Balik Aksi Tolak MBG, Guntur Romli: Cocokologi

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:15 WIB

Cari TWS Premium Layar AMOLED? Simak Fitur Menarik Soundcore Liberty 5 Pro Max

Cari TWS Premium Layar AMOLED? Simak Fitur Menarik Soundcore Liberty 5 Pro Max

Tekno | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:15 WIB

Cakaran di Pohon Jengkol: Benarkah Beruang Mulai Masuk ke Perkebunan Warga Tanggamus?

Cakaran di Pohon Jengkol: Benarkah Beruang Mulai Masuk ke Perkebunan Warga Tanggamus?

Lampung | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:06 WIB

Menyoal Tulisan di Bak Belakang Truk: Viral, Vulgar, Atau Puitis Saja Sih?

Menyoal Tulisan di Bak Belakang Truk: Viral, Vulgar, Atau Puitis Saja Sih?

Your Say | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:00 WIB

Kucing-kucingan di Jalur Tikus: 13 Pendaki Ilegal Gunung Semeru Diciduk, 4 Lainnya Jadi Buruan

Kucing-kucingan di Jalur Tikus: 13 Pendaki Ilegal Gunung Semeru Diciduk, 4 Lainnya Jadi Buruan

Malang | Selasa, 16 Juni 2026 | 19:57 WIB