Diperingati Setiap 14 Agustus, Ini Sejarah Hari Pramuka

Purwokerto

Minggu, 14 Agustus 2022 | 13:44 WIB
Diperingati Setiap 14 Agustus, Ini Sejarah Hari Pramuka
Sejarah Hari Pramuka (canva/iruma cezza)

PURWOKERTO.SUARA.COM Sejak tahun 1961, setiap tanggal 14 Agustus bangsa Indonesia memperingati Hari Pramuka. Gerakan pramuka di Indonesia tidak bisa lepas dari peran bapak pramuka dunia, Boden Powell. Lalu bagimana sejarah Hari Pramuka hingga saat ini menjadi salah satu ekstrakulikuler wajib di Indonesia?

Sejarah Pramuka Indonesia

Dalam buku karya Toto Sugiarto dengan judul Sejarah Pramuka Indonesia dan Cikal Bakal Jambore Nasional menyebutkan, gerakan pramuka telah dimulai sejak era penjajahan Belanda.

Pada masa penjajahan Belandan, organisasi yang menyerupai pramuka berdiri dan bernama Nederlandse Padvinders Organisatie atau NPO. Diridakn pada 1912, kemudian namanya berganti menjadi Nederlands-Indische Padvinders Vereeniging atau NIPV pada 1916 lalu.

Meskipun masih berada di bawah pemerintahan Belanda saat itu, organisasi tersebut menjadi cikal bakal pramuka Indonesia. Hal ini kemudian mendorong S.P. Mangkunegara VII untuk mendirikan Javaanse Padvinders Organisatie atau JPO, yang disusul dengan kelahiran organisasi lain seperti Padvinder Muhammadiyah, Nationale Padvinderij, dan lainnya.

Sejarah Hari Pramuka 

Sejarah hari pramuka didorong dengan keputusan presiden Soekarno kala itu, pada 9 Maret 1961, untuk membubarkan semua organisasi kepanduan di Indonesia. Saat itu terdapat tiga federasi berbeda, IPINDO, POPPINDO, dan PKPI.

Pembubaran tersebut lalu menyatukan ketiga organisasi itu dalam satu nama, Gerakan Pramuka. Hal itu disahkan melalui Keppres No. 238 Tahun 1961 tentang Gerakan pramuka yang ditandatangani pada 20 Mei 1961.

Beberapa bulan setelahnya, Gerakan Pramuka diperkenalkan secara nasional pada tanggal 14 Agustus 1961, dan menjadi titik awal perayaan Hari Pramuka Nasional yang dilaksanakan di Indonesia.

baca juga

Gerakan Pramuka itu kemudian menjadi ekstrakulikuler wajib di sekolah lantaran nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Nilai kemanusiaan yang luhur, kerjasama, kolaborasi. Selain itu nilai filosofis tunas kelapa  yang menjadi simbol gerakan ini menggambarkan anggota pramuka. Hal itulah menjadi alasan gerakan ini jadi ekstrakulikuler wajib di banyak sekolah. (iruma cezza)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cara Menghilangkan Komedo Di Hidung

Cara Menghilangkan Komedo Di Hidung

Purwokerto | Minggu, 14 Agustus 2022 | 11:38 WIB

Jerawat Tak Kunjung Hilang, Begini Cara Mengobati dan Mencegah Jerawat Hormonal

Jerawat Tak Kunjung Hilang, Begini Cara Mengobati dan Mencegah Jerawat Hormonal

Purwokerto | Minggu, 14 Agustus 2022 | 11:12 WIB

Kenali Tandanya, Jerawat Hormonal yang Susah Dihilangkan

Kenali Tandanya, Jerawat Hormonal yang Susah Dihilangkan

Purwokerto | Minggu, 14 Agustus 2022 | 10:25 WIB

Terkini

Nyicil Nmax dan PCX Bikin Tekor? Ini 4 Motor Harian Murah Bagasi Besar Mulai 5 Jutaan

Nyicil Nmax dan PCX Bikin Tekor? Ini 4 Motor Harian Murah Bagasi Besar Mulai 5 Jutaan

Otomotif | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:08 WIB

Prabowo Pimpin Panen Raya Serentak di 43 Titik, Dorong Swasembada Pangan dan Hilirisasi

Prabowo Pimpin Panen Raya Serentak di 43 Titik, Dorong Swasembada Pangan dan Hilirisasi

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:05 WIB

Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa

Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:05 WIB

Cara Menghilangkan Noda Lipstik di Baju, Praktis dan Gak Bikin Kain Rusak

Cara Menghilangkan Noda Lipstik di Baju, Praktis dan Gak Bikin Kain Rusak

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:05 WIB

Tambah Armada dan Dikawal TNI - Polri, Antrean BBM di Sumatra Diklaim Mulai Normal

Tambah Armada dan Dikawal TNI - Polri, Antrean BBM di Sumatra Diklaim Mulai Normal

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:01 WIB

Ulasan Toko yang Buka di Kala Hujan: Novel Bestseller di Koreayang Mengajarkan Arti Kebahagiaan

Ulasan Toko yang Buka di Kala Hujan: Novel Bestseller di Koreayang Mengajarkan Arti Kebahagiaan

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:00 WIB

Gokil! Kreator Konten Waldi Sempurna Konsisten Berbagi Puluhan Nasi Kotak Setiap Gajian

Gokil! Kreator Konten Waldi Sempurna Konsisten Berbagi Puluhan Nasi Kotak Setiap Gajian

Entertainment | Jum'at, 17 Juli 2026 | 14:59 WIB

Modus Baru Solar Subsidi Terbongkar, QR Code MyPertamina Dipakai Berulang hingga Diblokir

Modus Baru Solar Subsidi Terbongkar, QR Code MyPertamina Dipakai Berulang hingga Diblokir

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 14:50 WIB

Cara Memilih Pelembap Sesuai Jenis Kulit, Jangan Salah Pilih agar Tak Iritasi

Cara Memilih Pelembap Sesuai Jenis Kulit, Jangan Salah Pilih agar Tak Iritasi

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 14:50 WIB

Duitnya Sudah Jadi Kasus, KPK Tolak Laporan Gratifikasi Menhut Raja Juli

Duitnya Sudah Jadi Kasus, KPK Tolak Laporan Gratifikasi Menhut Raja Juli

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 14:49 WIB

×