Malu Lahirkan Bayi Hasil Hubungan Gelap, Warga Cilacap Buang Bayi di Pekarangan Rumah

Purwokerto

Senin, 15 Agustus 2022 | 12:00 WIB
Malu Lahirkan Bayi Hasil Hubungan Gelap, Warga Cilacap Buang Bayi di Pekarangan Rumah
Polisi memeriksa lokasi penemuanmayat Bayi di Kroya, Cilacap, beberapa hari lalu. (Polres Cilacap)

PURWOKERTO.SUARA.COM, CILACAP - Perempuan pada posisi rentan dalam sebuah jalinan hubungan bebas. Kasus di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah misalnya. Seorang perempuan melahirkan bayi hasil hubungan di luar nikah. Karena malu, ia lantas membuang bayi tak berdosa itu.

Bayi itu kemudian ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di genangan air hujan sebuah pekarangan rumah. Polsek Kroya yang menerima laporan temuan mayat bayi ini langsung bergerak bersama tim dari Polres Cilacap.

Setelah menggelar olah Tempat Kejadian Perkara dan evakuasi mayat bayi, Unit Reskrim Polsek Kroya bersama Unit PPA Polres Cilacap melakukan penyelidikan sampai akhirnya terungkap siapa pelaku pembuangan bayi.

Diduga ibu dari bayi tersebut berinisial AAS, warga Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap. Penyidik telah melakukan pemeriksaan medis terhadap AAS.

Tim medis menyatakan AAS dalam kondisi baru saja melahirkan dua atau tiga hari dari waktu ditemukan mayat bayi tersebut. Hal itu menurut pihak dokter dilihat dari hasil pemeriksaan bahwa di dalam kandungan AAS masih ada sisa jaringan hasil melahirkan yang belum bersih.

AAS membuang bayinya setelah dilahirkan karena takut ketahuan kalau bayi tersebut adalah hasil dari hubungan yang terlarang dengan seorang laki-laki.

"Untuk AAS sendiri saat ini masih dalam masa pemulihan oleh di Rumah Sakit. Setelah kondisinya membaik akan dilakukan pemeriksaan yang lebih mendalam," ujar Kasi Humas Polres Cilacap, Iptu Gatot Tri Hartanto.

Sat reskrim Polres Cilacap dan Unit Reskrim Polsek kroya Polres Cilacap hanya butuh waktu tiga jam untuk mengungkap siapa pelaku pembuangan bayi yang yang terjadi di Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap.

Seperti telah diberitakan sebelumnya bahwa pada hari Jumat 12 Agustus 2022 pukul 07.25 WIB telah ditemukan mayat bayi jenis kelamin perempuan yang masih lengkap dengan talipusarnya. Bayi tersebut ditemukan pertama kali oleh seorang warga di sebuah pekarangan dalam kondisi tergenang air kurang lebih 10 cm milik Sarino di Desa Buntu, Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap. (Anang Firmansyah)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kroya Geger, Warga Temukan Mayat Bayi Perempuan di Pekarangan Rumah

Kroya Geger, Warga Temukan Mayat Bayi Perempuan di Pekarangan Rumah

| Jum'at, 12 Agustus 2022 | 22:12 WIB

Terungkap! Pelaku Pembunuhan Sadis ART di Cilacap, Motifnya Dendam dan Sakit Hati

Terungkap! Pelaku Pembunuhan Sadis ART di Cilacap, Motifnya Dendam dan Sakit Hati

| Senin, 08 Agustus 2022 | 20:30 WIB

Pusaka Era Kerajaan Jawa Kuno Dipamerkan di Cilacap

Pusaka Era Kerajaan Jawa Kuno Dipamerkan di Cilacap

| Senin, 08 Agustus 2022 | 14:09 WIB

Terkini

Emas Melesat, Perak Menggila! Ini Pemicu Lonjakan Harga Logam Mulia Hari Ini

Emas Melesat, Perak Menggila! Ini Pemicu Lonjakan Harga Logam Mulia Hari Ini

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 23:13 WIB

Intip Harta Kekayaan Dadan Hindayana yang Capai Rp9 Miliar

Intip Harta Kekayaan Dadan Hindayana yang Capai Rp9 Miliar

Banten | Kamis, 04 Juni 2026 | 23:00 WIB

Klasemen Grup A Piala AFF U-19: Indonesia Sapu Bersih, Tapi Masih di Bawah Vietnam

Klasemen Grup A Piala AFF U-19: Indonesia Sapu Bersih, Tapi Masih di Bawah Vietnam

Bola | Kamis, 04 Juni 2026 | 22:55 WIB

Mengapa Kasus Noven Mandek Bertahun-tahun?

Mengapa Kasus Noven Mandek Bertahun-tahun?

Bogor | Kamis, 04 Juni 2026 | 22:49 WIB

Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Komisi II DPR Bakal Safari Minta Masukan Partai Politik

Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Komisi II DPR Bakal Safari Minta Masukan Partai Politik

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 22:41 WIB

Bandung Raya Siaga Satu! TPA Sarimukti Diprediksi Penuh Total Oktober 2026

Bandung Raya Siaga Satu! TPA Sarimukti Diprediksi Penuh Total Oktober 2026

Jabar | Kamis, 04 Juni 2026 | 22:37 WIB

AJI dan PBHI Soroti Batalyon Teritorial Pembangunan: Demokrasi Dipersempit, Pers Terancam Dibungkam

AJI dan PBHI Soroti Batalyon Teritorial Pembangunan: Demokrasi Dipersempit, Pers Terancam Dibungkam

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 22:33 WIB

Istana Jadwalkan Pelantikan Pimpinan BGN Nanik S Deyang Dkk Pekan Depan

Istana Jadwalkan Pelantikan Pimpinan BGN Nanik S Deyang Dkk Pekan Depan

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 22:27 WIB

Prasetyo Hadi Ungkap Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang Pimpin BGN

Prasetyo Hadi Ungkap Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang Pimpin BGN

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 22:23 WIB

Pangkas Waktu ke Palabuhanratu, Jalan Malasari-Cianten Bakal Ditembuskan ke Sukabumi

Pangkas Waktu ke Palabuhanratu, Jalan Malasari-Cianten Bakal Ditembuskan ke Sukabumi

Jabar | Kamis, 04 Juni 2026 | 22:12 WIB