PURWOKERTO.SUARA.COM, Kepergian komedian Eddy Gombloh, 4 Agustus 2022 lalu masih menyisakan duka mendalam bagi sang putri dari istri terdahulu, Diah Pujiastuti. Bukan hanya kepergian sang papa yang membuatnya sedih, namun lebih dari itu. Diah tidak bisa mendampingi saat detik-detik akhir kepergian ayahnya.
Ia mengaku sulit bertemu ayah kandungnya selama ini dan sempat lost contact. Bahkan saat ayahnya meninggal, ia mengaku tidak diberitahu. Itu yang membuat dia kecewa.
“Saya kecewa kenapa, dari selama ini kita itu sudah putus kontak. Gak bisa ketemu orang tua. Saya tahu papa meninggal saja setalah saya dengar dari media. Bagaimanapun saya darah daging papa, kecewa banget.,”katanya sembari menangis
Yang ia sesalkan lagi, ia merasa prihatin karena orang ayahnya dikubur secara adat Kristiani. Ia tak habis pikir mengapa ayahnya dikubur secara kristen.
Ia meragukan penjelasan bahwa ayahnya disebut sudah pindah agama memeluk Kristen, dan dibaptis pada 2019 lalu.
Setahunya, kalau orang tuanya dibaptis, harusnya ia sebagai anak diberitahu.
Ia juga menyebut keluarga ibu sambungnya tak mampu menunjukkan surat baptis Eddy Gombloh ketika diminta Kepolisian.
“Mereka gak bisa berikan. Kenapa gak ada konfirmasi kalau memeluk agama lain,”katanya
Bukan hanya soal adat pemakaman yang dia permasalahkan, permintaan Eddy Gombloh juga tak dilaksanakan. Ia mengungkapkan, semasa hidup, ayahnya pernah meminta untuk dimakamkan satu liang bersama ibunya.
Baca Juga: Kisah Jenderal Miskin Hoegeng, Larang Anaknya Perintah Ajudan dan Pakai Fasilitas Negara
“Papa menyesal. Mungkin banyak kesalahan ke mama. Dia minta dikubur satu liangs ama mama,”katanya