Kenali Penyebab GTM pada Anak, Orang Tua Harus Waspada

Purwokerto | Suara.com

Senin, 29 Agustus 2022 | 14:41 WIB
Kenali Penyebab GTM pada Anak, Orang Tua Harus Waspada
ilustrasi GTM pada anak (pixabay)

PURWOKERTO.SUARA.COM Memiliki anak yang susah makan menjadi kekhawatiran setiap orang tua. Anak yang susah makan atau dikenal dengan Gerakan Tutup Mulut (GTM) adalah kondisi anak susah untuk makan atau cenderung menutup mulutnya. Kebutuhan nutrisi menjadi sulit terpenuhi karena asupan masakan kurang.

Dalam buku Health First RS Pondok Indah, GTM terbagi menjadi dua yaitu organik dan fungsional. GTM organik disebabkan adanya masalah pada organ pencernaan seperti lidah, bibir, gigi, tenggorokan, lambung, dan lain-lain. GTM fungsional disebabkan adanya gangguan psikologis seperti trauma makan, depresi, kecemasan, dan lain-lain.

Bebagai hal dapat menjadi penyebab seorang anak GTM mulai dari kondisi internal ataupun eksternal seperti berikut:

1.Kebiasaan orangtua terlalu memaksa anak saat makan secara berlebihan. Hal ini dapat menyebabkan anak trauma untuk makan.

2.Mengancam anak untuk makan dengan kekerasan

3.Kebiasaan makan sambil melakukan berbagai aktivitas lain seperti jalan-jalan, menonton televisi, dan lain-lain yang mengalihkan perhatiannya

4.Terlalu menargetkan makanan harus habis sehingga makan dilakukan berjam-jam

5.Minum terlalu banyak dan mani sehingga membuat anak menjadi kenyang sebelum makan

6.Kebiasaan memberi hadiah kepada anak jika mau makan. Hal ini membuatnya bergantung pada hadiah yang diberikan.

Orang tua harus segera mengatasi masalah GTM anak. Karena jika dibiarkan akan memengaruhi pertumnuhan dan perkembangan anak karena kebutuhan nutrisi tidak terpenuhi. Kondisi tersebut dapat membuat anak tidak tumbuh dengan optimal. Anak yang mengalami GTM juga sulit mencapai berat badan dan tinggi ideal.

GTM juga dapat memengaruhi tingkat imunitas anak. Hal ini dapat membuat anak rentan terkena berbagai infeksi seperti diare, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), infeksi saluran kemih (ISK).

GTM juga dapat terjadi pada usia berapapun. Untuk itu, orangtua harus bisa mengontrol kondisi anak yang mengalami GTM. Jika masih sulit dan berpengaruh pada kondisi kesehatannya, orangtua dapat membawa ke dokter spesialis anak untuk menemukan solusi terhadap permasalah tersebut. (iruma cezza)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Batasi Penggunaan Smartphone, Ini Rekomendasi Screen Time pada Anak

Batasi Penggunaan Smartphone, Ini Rekomendasi Screen Time pada Anak

| Minggu, 28 Agustus 2022 | 15:51 WIB

Lakukan Hal Ini Untuk Atasi Insomnia

Lakukan Hal Ini Untuk Atasi Insomnia

| Minggu, 28 Agustus 2022 | 13:41 WIB

Media Sosial, Beri Pengaruh Buruk Kesehatan Mental

Media Sosial, Beri Pengaruh Buruk Kesehatan Mental

| Jum'at, 26 Agustus 2022 | 17:51 WIB

Terkini

Setengah Pemudik Belum Balik, Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Diprediksi Mengerikan!

Setengah Pemudik Belum Balik, Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Diprediksi Mengerikan!

Jawa Tengah | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:52 WIB

Harga Minyak Dunia Naik Tinggi Lagi, Kembali Dibanderol USD 100/Barel

Harga Minyak Dunia Naik Tinggi Lagi, Kembali Dibanderol USD 100/Barel

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:52 WIB

Tensi Geopolitik Timteng Panas, Ketahanan Energi RI Dinilai Paling Kuat di ASEAN

Tensi Geopolitik Timteng Panas, Ketahanan Energi RI Dinilai Paling Kuat di ASEAN

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:46 WIB

Bulughul Maram: Kitab Monumental Ibnu Hajar al-Asqalani dalam Fikih Hadis

Bulughul Maram: Kitab Monumental Ibnu Hajar al-Asqalani dalam Fikih Hadis

Your Say | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:45 WIB

Update Arus Balik Lebaran 2026: Terminal Pulo Gebang Ramai, Perjalanan Tetap Lancar

Update Arus Balik Lebaran 2026: Terminal Pulo Gebang Ramai, Perjalanan Tetap Lancar

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:43 WIB

4 Rekomendasi Sepatu Lari Specs untuk Pemula, Mulai Rp200 Ribuan

4 Rekomendasi Sepatu Lari Specs untuk Pemula, Mulai Rp200 Ribuan

Lifestyle | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:35 WIB

Siap-siap! IHSG Bisa Anjlok Setelah Libur Panjang, Simak Rekomendasi Saham

Siap-siap! IHSG Bisa Anjlok Setelah Libur Panjang, Simak Rekomendasi Saham

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:31 WIB

6 Pilihan HP Samsung Rp2 Jutaan yang Awet untuk Jangka Panjang, Performa Stabil

6 Pilihan HP Samsung Rp2 Jutaan yang Awet untuk Jangka Panjang, Performa Stabil

Tekno | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:25 WIB

Anjlok 51 Persen! Ini Dua Alasan Utama Penurunan Drastis Pemudik di Terminal Kalideres

Anjlok 51 Persen! Ini Dua Alasan Utama Penurunan Drastis Pemudik di Terminal Kalideres

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:25 WIB

IHSG Rawan Terkoreksi, Cek Saham yang Cuan setelah Liburan Panjang Berakhir

IHSG Rawan Terkoreksi, Cek Saham yang Cuan setelah Liburan Panjang Berakhir

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:23 WIB