PURWOKERTO.SUARA.COM - Polri merilis video animasi rekaulang atau rekonstruksi penembakan Brigadir J. Dalam video 2 menit lebih ini terungkap kata-kata Ferdy Sambo kepada almarhum Brigadir J.
"Kamu tega sekali sama saya, kamu kurang ajar sekali sama saya," kata Sambo kepada Brigadir J di ruang tengah sesaat sebelum ia ditembak.
Tak ada penjelasan konteks kalimat yang diucapkan Ferdy Sambo kepada Brigadir J. Diduga, itu terkait motif pembunuhan berencana yang dilakukan Sambo.
Sesaat setelah mengatakan itu, Ferdy Sambo memerintahkan Bharada E untuk menembak Brigadir J. Sambo memerintahkan lebih dari sekali dengan nada tinggi.
"Woy kamu tembak, kau tembak cepat, cepat woy kau tembak!" teriak Sambo kepada Bharada E.
Bharada E kemudian menembak Brigadir J di bagian dada kanan. Tembakan kedua mengenai tangan dan dagu menembus ke wajah Brigadir J. Brigadir J jatuh tersungkur dengan kondisi darah berceceran di lantai.
Setelah itu, Sambo menembak Brigadir J yang sudah tersungkur di kepala. Sambo lalu menembak ke arah dinding dengan senjata milik Brigadir J untuk membentuk skenario seolah terjadi baku tembak.
Cerita selanjutnya seperti yang diungkapkan Penyidik Polri. Ferdy Sambo menjemput Putri candrawathi yang ada di dalam kamar. Mengantar Putri ke halaman, selanjutnya Putri pulang ke rumah pribadi di Jl Saguling. Kuat melapor ke Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan.
Baca Juga: Masuk Persneling 3, Polri Ungkap Penyebab Truk Kecalakaan hingga Tewaskan 10 Orang di Bekasi