Poligami Solusi HIV/AIDS? Ini Pandangan Ulama Tentang Poligami dan HIV/AIDS

Purwokerto

Jum'at, 02 September 2022 | 11:08 WIB
Poligami Solusi HIV/AIDS? Ini Pandangan Ulama Tentang Poligami dan HIV/AIDS
Ilustrasi HIV/AIDS (Pixabay)

PURWOKERTO.SUARA.COM - Baru-baru ini, terungkap realitas HIV/AIDS di Kota Bandung yang menghebohkan masyarakat. Bermula dari mencuatnya data Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Bandung tentang kasus positif HIV di Bandung selama periode 1991-2021 yang mencapai 5.943 kasus.

Sebanyak 11 persen dari jumlah itu adalah ibu rumah tangga. Tingginya pengidap HIV/AIDS di kalangan ibu rumah tangga disebabkan suami yang melakukan hubungan seks tidak menggunakan pengaman dengan pekerja seks.

Yang tak kalah mengejutkan, selain ibu rumah tangga, 6,9 persen atau 414 kasus terjadi pada mahasiswa. Realitas ini membuat publik makin khawatir dengan penyebaran penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh ini.

Di tengah kekhawatiran ini, Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, mengeluarkan pernyataan yang memicu kontroversi. Ia menyebut poligami sebagai solusi untuk menekan angka penularan HIV/AIDS.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menyatakan itu merupakan pernyataan pribadi Uu. Kang Emil, sapaan akrabnya, menyatakan tak sependapat dengan pernyataan Uu. Karena terus mendapat tekanan publik, Uu kemudian meminta maaf atas pendapatnya yang menuai kontroversi.

"Saya, kalau memang ada hal yang disampaikan oleh saya, tidak sependapat dengan masyarakat banyak, ya saya permohonan maaf. Tentang statement saya dalam sebuah wawancara seperti itu," kata Uu di Bandung, Rabu (31/8/2022).

Pendapat Ulama Tentang Poligami

Katib Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Abdul Moqsith Ghazali menilai, pernyataan Uu tidak memiliki landasan kuat karena tak ditopang data yang kuat. Hingga kini tidak ditemukan data yang menunjukkan bahwa poligami sebagai salah satu solusi untuk menekan kasus penularan HIV/AIDS.

“Tak ada data yang menunjukkan bahwa poligami ampuh menahan laju peningkatan HIV/AIDS,” kata Kiai Moqsith dalam keterangannya, Rabu 31 Agustus 2022.

baca juga

Ia menegaskan poligami bukan solusi penanganan HIV/AIDS, apalagi jika tidak memiliki ilmu mengenai kesehatan seksual reproduksi. Poligami bahkan bisa memperparah penyebaran HIV/AIDS jika perilaku seks bebas masih dipraktikan.

“Alih-alih mengurangi HIV, bahkan jika pelaku poligami tetap menjalankan aktivitas seksual tidak sehat, maka yang bersangkutan bisa menularkan penyakit pada istri-istrinya termasuk menularkan HIV/AIDS,” tegas Wakil Ketua Lembaga Bahtsul Masail (LBM) PBNU periode 2015-2021 itu.

Senada, dr Syifa Mustika mengatakan tidak ada bukti yang menyatakan poligami dapat menekan angka HIV/AIDS. Ia menilai hal itu justru akan menambah jumlah kasus.

"Secara medis anjuran poligami untuk mencegah HIV/AIDS jelas menyesatkan. Justru poligami malah berpotensi menambah jumlah kasus HIV/AIDS jika tidak disertai ilmu soal seksualitas," ujar dokter dari Perhimpunan Dokter Nahdlatul Ulama (PDNU) itu.

Diterangkannya, solusi untuk penanggulangan HIV/AIDS bisa dilakukan dengan aktif menyosialisasikan pendidikan kesehatan seksual reproduksi pada masyarakat.

"Pendidikan ini penting dikenalkan dari mulai remaja sekolah sampai kepada lingkaran sosial masyarakat, di posyandu-posyandu atau Puskesmas,” terangnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tampil Tanpa Luis Milla di Bench Pelatih, Persib Kalah 51 dari PSM Makasar

Tampil Tanpa Luis Milla di Bench Pelatih, Persib Kalah 51 dari PSM Makasar

Purwokerto | Selasa, 30 Agustus 2022 | 00:14 WIB

PSM Makassar vs Persib Bandung, Efek Luis Milla Jadi Ujian Konsistensi Juku Eja

PSM Makassar vs Persib Bandung, Efek Luis Milla Jadi Ujian Konsistensi Juku Eja

Purwokerto | Senin, 29 Agustus 2022 | 09:46 WIB

Gerai Mie Gacoan Bandung Disegel karena tak Berizin

Gerai Mie Gacoan Bandung Disegel karena tak Berizin

Purwokerto | Rabu, 24 Agustus 2022 | 20:34 WIB

Kandidat Capres 2024 Diadu Lomba Makan Kerupuk di Lapangan Sumantri Jakarta

Kandidat Capres 2024 Diadu Lomba Makan Kerupuk di Lapangan Sumantri Jakarta

Purwokerto | Sabtu, 20 Agustus 2022 | 23:33 WIB

Terkini

Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya

Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 15:54 WIB

Karier dan Rekam Jejak Suahasil Nazara Sang Menteri Keuangan Baru

Karier dan Rekam Jejak Suahasil Nazara Sang Menteri Keuangan Baru

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 15:53 WIB

Hotel Inhumans Rilis Lagu Tema untuk Musim Kedua, Tayang Perdana 4 Oktober

Hotel Inhumans Rilis Lagu Tema untuk Musim Kedua, Tayang Perdana 4 Oktober

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 15:50 WIB

Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699

Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 15:49 WIB

Kapal Kargo Iran Diserang Rudal Misterius di Selat Hormuz, Dekat Pulau Qeshm

Kapal Kargo Iran Diserang Rudal Misterius di Selat Hormuz, Dekat Pulau Qeshm

News | Senin, 14 September 2026 | 15:49 WIB

Said Abdullah Nilai Prabowo Sudah Waktunya Reshuffle Kabinet

Said Abdullah Nilai Prabowo Sudah Waktunya Reshuffle Kabinet

News | Senin, 14 September 2026 | 15:48 WIB

Trik Nonton Bioskop Lebih Murah Bulan Ini Pakai QRIS BRImo

Trik Nonton Bioskop Lebih Murah Bulan Ini Pakai QRIS BRImo

Bri | Senin, 14 September 2026 | 15:46 WIB

Anggaran Minim, BPBD DIY Geser Alokasi Atasi Bencana di Jogja

Anggaran Minim, BPBD DIY Geser Alokasi Atasi Bencana di Jogja

Jogja | Senin, 14 September 2026 | 15:46 WIB

3 Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Anjing dalam Bisnis dan Asmara

3 Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Anjing dalam Bisnis dan Asmara

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 15:45 WIB

Saat Ginjal Tak Lagi Optimal, Perlukah Cuci Darah?

Saat Ginjal Tak Lagi Optimal, Perlukah Cuci Darah?

Video | Senin, 14 September 2026 | 15:45 WIB

×