Usai Diviralkan Hotman Paris, Pondok Gontor Benarkan Terjadi Penganiayaan Santri Asal Palembang Hingga Meninggal

Purwokerto

Selasa, 06 September 2022 | 11:05 WIB
Usai Diviralkan Hotman Paris, Pondok Gontor Benarkan Terjadi Penganiayaan Santri Asal Palembang Hingga Meninggal
Ibu santri yang meninggal akibat penganiayaan sesam santri di Pondok Modern Darussalam Gontor, Ponorogo, Jawa Timur ketika mengadu ke Hotman, Minggu, 4 September 2022. (Instagram Hotman Paris)

PURWOKERTO.SUARA.COM – Setelah Hotman Paris mendesak penyelidikan kematian santri asal Palembang, Sumatra Selatan, Pondok Modern Darussalam Gontor akhirnya angkat bicara. Melalui juru bicaranya, Senin 5 September 2022, manajemen pondok mengakui ada penganiayaan yang menyebabkan kematian AM (16) dan telah mengeluarkan pelaku penganiayaan secara permanen.

Noor Syahid, juru bicara Pondok Modern Gontor, Ponorogo, Jawa Timur menyatakan, ada indikasi penganiayaan pada kematian AM. Pada hari yang sama ketika santri bernama AM meninggal, yaitu pada Senin 22 Agustus 2022, pengelola pondok langsung mengusut kasus ini.

“Berdasarkan penemuan tim pengasuhan santri, kami memang menemukan dugaan penganiayaan yang menyebabkan almarhum wafat,” kata Noor.

Pengelola pondok mencari siapa yang terlibat penganiayaan hingga menyebabkan santri bernama AM ini meninggal dunia. Setelah mendapat keterangan, pihak pondok modern Darussalam Gontor padahari itu juga mengeluarkan santri yang terlibat penganiayaan secara permanen dan memulangkan ke orangtua masing-masing.

“Pada hari yang sama ketika almarhum wafat kami juga mengambil tindakan tegas dengan menjatuhkan sanksi kepada santri yang diduga terlibat yaitu dengan mengeluarkan yang bersangkutan dari pondok modern Darussalam Gontor secara permanan dan langsung mengatar mereka ke orangtua mereka masing-masing,” ujar Noor.

Noor mewakili pondok meminta maaf kepada keluarga AM atas peristiwa ini. Ia juga meminta maaf atas ketidakjelasan dan ketertutupan pada saat mengantar jenazah AM.

“Kami juga meminta maaf jika dalam proses pengantaran jezah tidak jelas dan tidak terbuka,” ucapnya.

Sebelumnya pengacara kondang, Hotman Paris Hutapea menerima aduan seorang ibu bernama Soimah dalam program Hotman 911 di Palembang. Melalui akun instagramnya yang bertanda centang itu, Hotman mengunggah video ketika Soimah menagis tersedu-sedu menceritakan kejanggalan kematian anaaknya di sebuah pondok pesantren di Ponorogo, Jawa Timur.

Sambil menangis, Soimah menceritakan awal mula kabar duka itu datang. Soimah menceritakan ada telepon dari pengasuh pondok pesantren. Namun penelepon meminta nomor suami Soimah karena hanya akanmenyampaikan pesan ke suaminya.

baca juga

Singkat cerita dikasihlah nomor suaminya. Tanpa disangka, telepon itu membawa kabar duka kematian putranya yang berinisial AM (16). Soimah seketika menangis makin keras.

Yang membuat ia curiga, jenazah putranya menunjukkan tanda penganiayaan. Kain kafan yang digunakan untuk membungkus jenazah bersimbah darah.

Darah terus mengucur dari kepala dan badan jenazah. Keluarga sampai mengganti  kainkafan hingga dua kali sebelum memakamkan jenazah. Dari kejanggalan inilah, keluarga menduga AM meninggal karena penganiayaan.

"Meninggalnya jam 06.45, saya dikasih tahu jam 10.00," ujar Soimah sambil menangis.

Soimah tidak melakukan visum. Tidak juga melaporkan kejanggalan ini ke Polisi. Menurut, Soimah ia kahwatir karena ini menyangkut pondok pesantren besar dan ternama di Indonesia.

"Belum lapor polisi karena pertimbangannya menyangkut lembaga besar," ujar Soimah.

Hotman seketika menyebut Kapolda Jawa Timur dalam unggahannya. Ia memohon agar Kapolda Jawa Timur menyelidiki kematian AM yang terjadi di pondok pesantren.

"Bapak Kapolda Jawa Timur mohon dilakukan segera penyelidikan atas meninggalnya anak ibu Soimah," kata Hotman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polres Ponorogo Selidiki Kasus Santri Tewas di Ponpes Gontor, Diduga karena Penganiayaan

Polres Ponorogo Selidiki Kasus Santri Tewas di Ponpes Gontor, Diduga karena Penganiayaan

Purwokerto | Senin, 05 September 2022 | 18:59 WIB

Soimah Mengadu ke Hotman Paris, Laporkan Kejanggalan Kematian Putranya di Pondok Pesantren di Jawa Timur

Soimah Mengadu ke Hotman Paris, Laporkan Kejanggalan Kematian Putranya di Pondok Pesantren di Jawa Timur

Purwokerto | Senin, 05 September 2022 | 12:03 WIB

Dilaporkan ke Polisi, Pencuri Cokelat Alfamart dan Pengacaranya Meminta Maaf, Kasus Berakhir Damai

Dilaporkan ke Polisi, Pencuri Cokelat Alfamart dan Pengacaranya Meminta Maaf, Kasus Berakhir Damai

Purwokerto | Selasa, 16 Agustus 2022 | 08:06 WIB

Alfamart Benarkan Karyawannya Diancam UU ITE, Hotman Paris: Lawan!

Alfamart Benarkan Karyawannya Diancam UU ITE, Hotman Paris: Lawan!

Purwokerto | Senin, 15 Agustus 2022 | 18:01 WIB

Terkini

Kontroversi Semifinal Piala Dunia 2026? Yamal Handball, Spanyol yang Dapat Penalti

Kontroversi Semifinal Piala Dunia 2026? Yamal Handball, Spanyol yang Dapat Penalti

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 04:10 WIB

Rekor 7 Dekade Prancis Patah! Spanyol ke Final Piala Dunia Setelah 16 Tahun

Rekor 7 Dekade Prancis Patah! Spanyol ke Final Piala Dunia Setelah 16 Tahun

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 03:59 WIB

FBI Tetapkan Inggris vs Argentina Laga Paling Berbahaya di Piala Dunia 2026

FBI Tetapkan Inggris vs Argentina Laga Paling Berbahaya di Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 03:54 WIB

Rencana Gila FIFA di Final Piala Dunia 2026, Bakal Ada Konser Musik di Jeda Babak I

Rencana Gila FIFA di Final Piala Dunia 2026, Bakal Ada Konser Musik di Jeda Babak I

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 03:29 WIB

Spanyol Unggul Tipis atas Prancis di Babak I, Penalti Oyarzabal Jadi Pembeda

Spanyol Unggul Tipis atas Prancis di Babak I, Penalti Oyarzabal Jadi Pembeda

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 02:57 WIB

Rodrigo De Paul Tak Sabar Ingin Habisi Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026

Rodrigo De Paul Tak Sabar Ingin Habisi Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 02:32 WIB

Semifinal Piala Dunia 2026: Mikel Oyarzabal Bawa Spanyol Unggul 1-0 atas Prancis

Semifinal Piala Dunia 2026: Mikel Oyarzabal Bawa Spanyol Unggul 1-0 atas Prancis

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 02:26 WIB

Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar

Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 01:45 WIB

PM Spanyol Menunduk Minta Maaf ke Prancis Jelang Semifinal Piala Dunia 2026, Ada Apa?

PM Spanyol Menunduk Minta Maaf ke Prancis Jelang Semifinal Piala Dunia 2026, Ada Apa?

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 01:17 WIB

Prancis Nyaris Tak Tersentuh Selama 7 Dekade! Spanyol Bisa Ubah Sejarah Malam Ini?

Prancis Nyaris Tak Tersentuh Selama 7 Dekade! Spanyol Bisa Ubah Sejarah Malam Ini?

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 01:07 WIB

×