Purbalingga Siapkan Anggaran untuk Redam Dampak Kenaikan Harga BBM

Purwokerto

Selasa, 06 September 2022 | 17:03 WIB
Purbalingga Siapkan Anggaran untuk Redam Dampak Kenaikan Harga BBM
Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi memindai QR code Qris ketika belanja di Pasar Segamas Purbalingga, beberrapa waktu yang lalu. (Twitter Humas Purbalingga)

PURWOKERTO.SUARA.COM, PURBALINGGA - Gelombang kenaikan harga kebutuhan pokok akibat kenaikan harga BBM memang belum menerjang. Namun kemungkinan datangnya situasi ini harus diantisipasi. Kabupaten Purbalingga tengah menyiapkan anggaran APBD untuk bantalan sosial agar gejolak inflasi tidak terlalu memukul daya beli masyarakat.

Ada tiga bantuan sosial yang ditujukan untuk sasaran yang berbeda. Satu di antaranya adalah yang harus disipkan Pemerintah Daerah. Mentri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers meminta kepada kepala daerah agar mengalokasikan 2 persen dari dana transfer umum pusat ke daerah untuk bantuan transportasi.

Sasarannya, Sri Mulyani menyebut antara lain pengusaha angkutan umum, nelayan dan pengemudi ojek online. Sebab, kenaikan harga BBM akan memukul langsung terhadap penyedia jada transportasi dan nelayan.

"Dengan kenaikan ini (Pertalite, Pertamax dan Solar), kami berupaya semaksimal mungkin menahan supaya harga barang-barang yang lain tidak meningkat terlalu pesat. Namun juga berharap kelompok paling rentan bisa mendapatkan Bantalan Sosial yang baru," kata Wakil Menteri Keuangan Prof Suahasil Nazara dalam Zoom Meeting Rakor Pengendalian Inflasi, Senin 5 September 2022.

Selain subsidi transportasi, ada juga Bantuan Langsung Tunai (BLT) oleh Kemensos sebesar Rp 150 ribu yang didistribusikan empat kali kepada keluarga penerima manfaat (KPM). Kedua, Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar Rp 600 ribu kepada pekerja dengan gaji maksimal Rp 3,5 juta/bulan. Ketiga, dukungan Pemda sebesar 2 persen dari Dana Transfer Umum (DTU) yakni DAU dan DBH untuk subsidi sektor transportasi, antara lain angkutan umum, ojek, dan nelayan, serta untuk perlindungan sosial tambahan.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Prof M Tito Karnavian menyebut disamping dukungan anggaran 2 persen DTU, Pemerintah Daerah juga bisa menggunakan dana reguler APBD berupa Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk kepentingan pengendalian inflasi daerah. Arahan ini sudah dilegalkan melalui SE Mendagri Nomor 500/4825/SJ 19 Agustus 2022.

"Dana Desa maksimal 30 persen yang digunakan untuk Bansos bagi masyarakat yang terdampak Inflasi," katanya.

Terkait penggunaan Dana Desa ini juga sudah dilegalkan melalui Kepmendesa No 97/2022 tentang Pengendalian Inflasi dan Dampak Inflasi Daerah pada Tingkat Desa. Kegiatan yang bisa dilakukan misalnya kegiatan swakelola, Padat Karya Tunai Desa, BLT maupun transformasi BUMDes.

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi SE BEcon MM dalam langkah awal pengendalian Inflasi tingkat kabupaten, ia meminta agar Dinperindag untuk memantau adanya kenaikan harga komoditas pangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ayam Panggang Bu Mis, Ayam Panggang Paling Lezat Sejagat Purbalingga

Ayam Panggang Bu Mis, Ayam Panggang Paling Lezat Sejagat Purbalingga

| Rabu, 07 September 2022 | 15:10 WIB

Kata Singkat Jokowi untuk Aksi Demo yang Panjang Menuntut Penurunan Harga BBM

Kata Singkat Jokowi untuk Aksi Demo yang Panjang Menuntut Penurunan Harga BBM

| Selasa, 06 September 2022 | 12:54 WIB

Polres Purbalingga Salurkan Bantuan Bagi Pengemudi Ojek Online

Polres Purbalingga Salurkan Bantuan Bagi Pengemudi Ojek Online

| Selasa, 06 September 2022 | 07:11 WIB

SIAGA 98: Pengurangan Subsidi BBM Berarti Negara Kalah Negosiasi dengan Pertamina

SIAGA 98: Pengurangan Subsidi BBM Berarti Negara Kalah Negosiasi dengan Pertamina

| Senin, 05 September 2022 | 17:10 WIB

Terkini

Aseng Tak Mungkin Main Sendiri, Eks Pimpinan KPK Minta Jaksa Kejar Pejabat Pemberi Izin

Aseng Tak Mungkin Main Sendiri, Eks Pimpinan KPK Minta Jaksa Kejar Pejabat Pemberi Izin

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:22 WIB

Aksi Kamisan ke-909 Soroti Penghilangan Paksa dan Tahanan Demonstrasi 2025

Aksi Kamisan ke-909 Soroti Penghilangan Paksa dan Tahanan Demonstrasi 2025

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:19 WIB

12 Urutan Zodiak yang Paling Pelit dan Tak Suka Berbagi

12 Urutan Zodiak yang Paling Pelit dan Tak Suka Berbagi

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:15 WIB

Saling Balas Serangan! Iran Targetkan Pangkalan Militer AS Setelah Washington Gempur Bandar Abbas

Saling Balas Serangan! Iran Targetkan Pangkalan Militer AS Setelah Washington Gempur Bandar Abbas

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:13 WIB

Inul Daratista Kurban 10 Sapi Jumbo di Idul Adha 2026, Berdoa Agar Rezeki Makin Lancar

Inul Daratista Kurban 10 Sapi Jumbo di Idul Adha 2026, Berdoa Agar Rezeki Makin Lancar

Entertainment | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:13 WIB

Video Remaja Hirup Lem di Ampera Viral, Mengapa Anak-anak Kini Mudah Terpapar Zat Adiktif?

Video Remaja Hirup Lem di Ampera Viral, Mengapa Anak-anak Kini Mudah Terpapar Zat Adiktif?

Sumsel | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:12 WIB

Krisis Air, Petugas Damkar Mojokerto Terpaksa 'Impor' Air dari Pacet demi Padamkan Pabrik Ban

Krisis Air, Petugas Damkar Mojokerto Terpaksa 'Impor' Air dari Pacet demi Padamkan Pabrik Ban

Jatim | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:10 WIB

8 Fakta Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Pekalongan, Korban Disebut Mencapai Puluhan

8 Fakta Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Pekalongan, Korban Disebut Mencapai Puluhan

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:08 WIB

Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi

Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi

Surakarta | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:07 WIB

Wabup vs Bapperida, Kebijakan TPA Bojong Menteng Serang Terpecah Belah?

Wabup vs Bapperida, Kebijakan TPA Bojong Menteng Serang Terpecah Belah?

Banten | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:05 WIB