Berwisata ke Benteng Pendem Cilacap, Berani?

Purwokerto

Sabtu, 24 September 2022 | 09:27 WIB
Berwisata ke Benteng Pendem Cilacap, Berani?
benteng pendem Cilacap (visitjateng)

PURWOKERTO.SUARA.COM, CILACAP- Jika berkunjung ke Kabupaten Cilacap Jawa Tengah, Benteng Pendem bisa menjadi jujugan untuk berwisata sejarah. Meski sebagian orang mengesankan Benteng Pendem horor atau mistis, bangunan peninggalan Belanda itu sejatinya punya nilai sejarah yang penting. 

Dilansir dari laman resmi Disporapar Cilacap, Benteng Pendem terletak di bagian tenggara kota Cilacap, ujung Timur Pantai Teluk Penyu di wilayah Kelurahan Cilacap.  Bagian selatan Benteng Pendem adalah Samudera Indonesia, sisi selatan Selat Nusakambangan, sebelah Barat Kantor Pertamina Area 70, dan sebelah Utara tangki – tangki penampungan bahan minyak mentah Pertamina UP IV Cilacap yang berada di Area 70.

Untuk menuju ke Benteng Pendem, perjalanan dapat ditempuh dari  terminal bus dan angkutan kota kurang lebih 5 kilometer, serta 2 kilometer  dari pusat Pemerintahan Kabupaten Cilacap, dan 1 kilometer  dari Objek Wisata Teluk Penyu.

Berdasarkan dokumen peta dari Belanda pada tahun 1988, secara keseluruhan luas area Benteng Pendem ± 10,5 hektar. Sebagian lahan dipergunakan untuk pembangunan tangki Pertamina seluas 4 ha. Saat ini, kawasan Benteng Pendem tinggal 6,5 ha.

Keberadaan Benteng Pendem baru 60 persen dari keseluruhan data yang ada. 40 persen lainnya masih menjadi misteri dan dimungkinkan tertimbun pasir.

Benteng Pendem bernama asli BATTERIJ OP DE LANTONG TE TJILATJAP, artinya tempat pertahanan pantai di atas tanah menjorok ke laut menyerupai bentuk lidah. Benteng Pendem dibangun oleh Tentara Kerajaan Belanda dari tahun 1861 – 1879, dan digunakan sebagai markas tentara Belanda untuk pertahanan Pantai Selatan Pulau Jawa di bagian Selatan. 

Beralih Fungsi 

Cilacap mungkin dipandang strategis untuk pendaratan dan pantainya terlindung oleh Pulau Nusakambangan. Hingga tahun 1942, pada saat masuknya tentara Dai Nippon (Jepang ) ke Indonesia, Benteng Pendem dijadikan markas tentara Jepang.

Saat tanggal 14 Agustus 1945 Jepang kalah perang dari sekutu, Benteng Pendem Cilacap kembali jatuh ke tangan tentara Hindia Belanda ( KNIL ) sampai tahun 1950.

baca juga

Selama 2 tahun sampai tahun 1952 Benteng dalam keadaan kosong dan  tidak ada yang menguasai. 

Baru pada tahun 1952 akhir sampai 1965, Benteng Pendem dijadikan markas Tentara Nasional Indonesia (TNI), di antaranya Pasukan Banteng Loreng.

Benteng Pendem sempat dimanfaatkan untuk markas latihan lintas hutan, gunung, rawa dan laut oleh Pasukan RPKAD (kini Kopassus) yang membangun Tugu Monumen Peluru 2 buah sebagai pintu utama masuk ke dalam Komplek Benteng Pendem pada saat itu.

Antara tahun 1965 – 1986, Benteng Pendem sempat terbengkelai hingga kondisinya memprihatinkan. Dalam perkembangannya, Pemerintah melaksanakan pembangunan dermaga kapal, kantor dan tangki minyak untuk Pertamina dengan sebutan Area 70 memanfaatkan sebagian areal Benteng Pendem seluas 4 ha.

HIngga pada tanggal 26 November 1986, seorang warga Cilacap memberanikan diri untuk menggali dan menata lingkungan Benteng Pendem. Pada tanggal 28 April 1987, Benteng Pendem dapat dikunjungi dan resmi dibuka untuk umum hingga saat ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sukses di Layar Bioskop, Keluarga Cemara Kini Dibuat Serialnya

Sukses di Layar Bioskop, Keluarga Cemara Kini Dibuat Serialnya

Purwokerto | Sabtu, 24 September 2022 | 05:10 WIB

Biadab, Bandar Narkoba Rekrut Difabel Jadi Kurir Agar tak Dicurigai Aparat

Biadab, Bandar Narkoba Rekrut Difabel Jadi Kurir Agar tak Dicurigai Aparat

Purwokerto | Jum'at, 23 September 2022 | 22:23 WIB

Yang Begini Susah Viral, Hafiz Asal Langkat Zahran Auzan Juara 2 MTQ Internasional di Arab Saudi

Yang Begini Susah Viral, Hafiz Asal Langkat Zahran Auzan Juara 2 MTQ Internasional di Arab Saudi

Purwokerto | Jum'at, 23 September 2022 | 21:37 WIB

Terkini

Melebihi Target, 4.000 Orang Registrasi Festival Yacht Gratis di Benoa

Melebihi Target, 4.000 Orang Registrasi Festival Yacht Gratis di Benoa

Bali | Minggu, 09 Agustus 2026 | 09:26 WIB

Baru Debut Langsung Nyekor, Aksi Striker Timnas Garuda Bikin Juara Belanda Gigit Jari

Baru Debut Langsung Nyekor, Aksi Striker Timnas Garuda Bikin Juara Belanda Gigit Jari

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 09:10 WIB

Wamenpar Ni Luh Puspa Sebut Perilaku Wisatawan Berubah, Incar Taman Rekreasi hingga Atraksi Wisata

Wamenpar Ni Luh Puspa Sebut Perilaku Wisatawan Berubah, Incar Taman Rekreasi hingga Atraksi Wisata

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 09:10 WIB

7 Kebiasaan yang Bikin AC Boros Listrik, Sering Menyalakan dan Mematikan Salah Satunya

7 Kebiasaan yang Bikin AC Boros Listrik, Sering Menyalakan dan Mematikan Salah Satunya

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 09:07 WIB

Ulasan Seasons of Blossom: Mengurai Luka, Duka, dan Tekanan Masa Remaja

Ulasan Seasons of Blossom: Mengurai Luka, Duka, dan Tekanan Masa Remaja

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Dari Balap Karung ke Mobile Legends, Transformasi Tradisi di Tangan Gen Z

Dari Balap Karung ke Mobile Legends, Transformasi Tradisi di Tangan Gen Z

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:59 WIB

Gubernur Khofifah: Jatim Jaga Daya Beli, Masyarakat Pasuruan Serbu Pasar Murah & Bendera Merah Putih

Gubernur Khofifah: Jatim Jaga Daya Beli, Masyarakat Pasuruan Serbu Pasar Murah & Bendera Merah Putih

Jatim | Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:53 WIB

Tabrakan Kereta Barang vs Kereta Penumpang 19 Orang Jadi Korban di Kroasia

Tabrakan Kereta Barang vs Kereta Penumpang 19 Orang Jadi Korban di Kroasia

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:45 WIB

Moga Bunda Disayang Allah: Kisah Haru tentang Kasih Sayang dan Perjuangan

Moga Bunda Disayang Allah: Kisah Haru tentang Kasih Sayang dan Perjuangan

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Feng Shui Rumah Bentuk Tanah Kantong Semar, Benarkah Bawa Keberuntungan?

Feng Shui Rumah Bentuk Tanah Kantong Semar, Benarkah Bawa Keberuntungan?

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23 WIB

×